Terapkan “Customer-centric” Karena Pelanggan Adalah Alasan Utama Anda Berbisnis

Mengembangkan hubungan yang berkelanjutan dengan pelanggan Anda sangat penting memahami bahwa pertumbuhan perusahaan Anda sebenarnya dimulai di sini. Bahkan jika Anda memiliki tim penjualan terbesar di dunia, jika Anda tidak peduli dengan pelanggan Anda, mendengarkan pelanggan Anda, dan menghargai pelanggan Anda, mereka akan tahu dan pergi ketika perusahaan lain menawarkan sesuatu yang lebih baik. Jika Anda meluangkan waktu untuk menjadi vendor dan mitra yang baik, maka pelanggan Anda akan membantu Anda tumbuh dalam banyak hal, seperti bersabar ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, atau memberi tahu teman-teman di perusahaan lain tentang Anda.

Budaya Menomorsatukan Pelanggan (Customer-centric)

Bagaimana Anda bisa membangun perusahaan yang berpusat pada pelanggan dimulai dengan budaya dan dimulai dari hari pertama Anda membangun bisnis tersebut. Pertama, Anda harus memahami bahwa tanpa pelanggan Anda tidak memiliki bisnis dan pekerjaan nomor satu Anda adalah memberikan nilai kepada pelanggan Anda melebihi apa yang bisa dilakukan orang lain. Pikirkan kembali hari ketika Anda memutuskan untuk memulai bisnis Anda. Tidak masalah apa motivasi awal Anda untuk memulai bisnis, Anda percaya bahwa Anda sedang memecahkan masalah untuk pelanggan tertentu dan yakin Anda bisa melakukan itu lebih baik dari siapa pun. Ketika Anda mulai membangun bisnis Anda, mengembangkan teknologi, merekrut, mengumpulkan modal, dan semua hal lain yang perlu Anda lakukan untuk memulai bisnis Anda, sering kali dilupakan bahwa Anda benar-benar ada di sini untuk membuat hidup pelanggan Anda lebih mudah dan memungkinkan mereka untuk menghasilkan lebih banyak uang. Jangan biarkan pikiran ini hilang begitu saja, tapi jadikan sebagai pedoman Anda. Jika Anda benar-benar menanamkan pikiran ini di hari pertama Anda membangun bisnsi dan terus mengingatnya, maka hal itu akan berpengaruh pada setiap pengambilan keputusan Anda dan menular ke semua karyawan Anda. Itu akan menjadi bagian dari budaya kerja Anda yang akan membantu menciptakan produk dan membangun perusahaan yang tidak hanya akan menyenangkan pelanggan tapi juga akan membantu mereka bahagia.

Baca juga >>
Review Produk Pinjaman Bank BRI 2018

Pelanggan Anda adalah alasan Anda ada, dan fakta ini harus dijalin jauh ke dalam budaya perusahaan Anda. Ini bukan berarti “pelanggan selalu benar”, tapi maksudnya adalah bahwa misi Anda adalah untuk memberikan produk dan layanan berkualitas tinggi sehingga pelanggan Anda akan berteriak dari puncak gunung dan mengatakan betapa hebatnya Anda dan perusahaan Anda. Dimulai dari CEO dan mengalir terus ke bawah. Hal ini perlu menjadi bagian dari nilai-nilai perusahaan Anda, bahkan perlu dijelaskan dalam struktur rencana perusahaan. Ada dua pendorong utama bagi wiraniaga untuk menghasilkan uang. Yang pertama adalah membawa pelanggan baru ke bisnis Anda. Yang kedua adalah memastikan mereka tetap menggunkan produk bisnis anda yang berarti Anda memiliki pelanggan yang bahagia. Tim penjualan tahu bahwa jauh sebelum data pelanggan diserahkan ke tim postsales, pelanggan harus bahagia. Pelanggan yang sudah bahagia dan melihat kesuksesan akan membuat manajer ikut bahagia dan pekerjaan mereka lebih mudah dan pada waktunya akan membuatnya lebih mudah lagi dalam menyenangkan pelanggan. Sederhananya, memiliki budaya customer-centric harus menjadi inti bagi bisnis Anda jika Anda ingin membangun bisnis besar, jangka panjang, dan berkelanjutan. Ketika Anda melakukan ini dengan baik, penjualan menjadi lebih mudah, pendapatan tumbuh lebih cepat, investor mengalirkan modal lebih besar, dan semua orang akan menghasilkan lebih banyak uang. Tapi ketika Anda melakukan ini dengan buruk, Anda berjuang keras melawan pertumbuhan pelanggan, orang-orang mempertanyakan nilai produk Anda meski itu adalah produk yang bagus, maka semua orang akan menghasilkan uang yang lebih sedikit.

Proses “Postsales”

Selain membangun budaya customer-centric sejak hari pertama Anda membangun perusahaan, menciptakan proses postsales yang benar akan menjadi fondasi untuk menyenangkan pelanggan Anda. Ada beberapa alasan untuk ini. Pertama, ini adalah cetak biru bagaimana tim Anda akan bekerja dengan pelanggan Anda tanpa batas. Mungkin sulit membayangkannya sebelum Anda memiliki pelanggan pertama, atau di tahun pertama Anda memiliki pelanggan, tapi ketika bisnis Anda berjalan, Anda harus memiliki rencana bagaimana Anda berinteraksi dengan pelanggan Anda. Ketika Anda memiliki rencana ini, akan lebih mudah untuk mempekerjakan, melatih, dan memproyeksikan pendapatan dari rencana bisnis yang sudah ada. Demikian juga jika Anda berencana untuk mengumpulkan modal, memiliki rencana ini akan memberi Anda data dan kepercayaan diri untuk mendapatkan investor dan menumbuhkan kepercayaan diri pada kesehatan keuangan perusahaan Anda.

Baca juga >>
7 bisnis cepat kaya terbaru dengan modal sedang 2018

Selama tahun pertama atau mungkin lebih lama, Anda akan sangat fokus untuk mendapatkan pelanggan baru, dan dalam banyak kasus Anda akan memiliki lebih banyak pelanggan di tahun berikutnya. Begitu Anda mulai menemukan pengulangan dalam proses penjualan Anda dan mulai merekrut lebih dari satu  tenaga penjualan, tetiba basis pelanggan Anda yang sudah ada dengan cepat melebihi pendapatan baru yang dihasilkan oleh tenaga penjualan Anda setiap bulan. Seperti halnya dalam proses penjualan, yang Anda perlukan untuk bisa memprediksi penghasilan baru adalah memahami bagaimana kinerja pelanggan sehingga Anda bisa memproyeksikan bagaimana seluruh bisnis Anda di masa depan. Memiliki proses possales akan memberi Anda data untuk memahami bagaimana perilaku pelanggan, sehingga Anda bisa merencanakan pertumbuhan perusahaan.

Tidak hanya penting bagi perusahaan Anda untuk memiliki cetak biru yang jelas, tapi juga penting bagi pelanggan. Dalam banyak hal, hubungan yang Anda kembangkan dengan pelanggan Anda tidak berbeda dari hubungan apa pun. Saat pertama kali mengenal seseorang, Anda ingin menyukainya dan percaya bahwa setiap orang memiliki niat terbaik. Seiring berjalannya waktu, jika Anda tidak saling berhubungan, maka keakraban akan menghilang. Perbedaannya, Anda harus memanfaatkan hubungan bisnis Anda, yang memungkinkan Anda untuk menetapkan harapan yang jelas pada masa depan peruahaan.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat

Order via Whatsapp !