Apa Itu Mompreneur Dan Cara Untuk Menjadi Seorang Mompreneur

Apa Itu Mompreneur Dan Cara Untuk Menjadi Seorang Mompreneur

Apa Itu Mompreneur Dan Cara Untuk Menjadi Seorang Mompreneur

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

APA ITU MOMPRENEUR !

Mompreneur merupakan gabungan dari dua kata, yaitu kata mommy (ibu) dan kata entrepreneur (wiraswasta). Dengan demikian mompreneur adalah istilah untuk ibu rumah tangga yang memiliki dan mengelola usahanya sendiri.

Beberapa tahun belakangan ini, gelombang kewirausahaan menyerbu kehidupan ekonomi Indonesia dengan dahsyat. Salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan ini dikenal dengan istilah entrepreneurship. Banyak orang yang banting setir menjadi pengusaha. Demam berwirausaha ini kemudian merebak seiring dengan bermunculannya seminar-seminar dan pelatihan entrepreneurship.

Entrepreneur atau dalam bahasa Indonesianya disebut wiraswasta merupakan salah satu profesi yang sangat menarik dan menantang oleh sebagian orang. Wiraswasta menarik bagi orang yang mudah bosan dalam bekerja, menyukai tantangan baru dalam bekerja, dan orang yang memiliki jiwa dinamis.

Sebaliknya, wiraswasta bagi pecinta kestabilan kerja dan cinta kemapanan mungkin bukan sebuah tantangan, justru merupakan sebuah ancaman. Hal tersebut disebabkan dalam berwiraswasta, pelaku harus siap dengan naik turun pendapatan sehingga harus siap pula dengan ketidakmapanan.

Keuntungan menjadi mompreneur

  1. Menutupi kekurangan dalam perekonomian keluarga.
  2. Mempunyai penghasilan sendiri sehingga tidak bergantung pada suami dalam keinginan membeli peralatan rumah tangga atau suatu barang tertentu.
  3. Menambah pemasukan keluarga.
  4. Meringankan pengeluaran biaya untuk anak anak.
  5. Membuat diri populer.
  6. Memperluas pergaulan.
  7. Menambah ilmu yang sebelumnya tidak pernah diketahui.

Kerugian menjadi mompreneur

  1. Memerlukan pengorbanan extra seperti banyak mengeluarkan energi, pikiran, kesabaran, dan tentu saja pengorbanan waktu.
  2. Menambah kesibukan ibu karena harus membagi perhatian antara mengurus anak dan mengelola bisnis. Bukan tidak mungkin kerepotan ketika bisnis dan mengurus anak saling berbenturan.
  3. Menimbulkan perselisihan atau perbedaan pendapat dengan suami atau anggota keluarga lainnya apabila tidak mendapat izin melakukan bisnis.
 

KESULITAN MEMBAGI WAKTU MOMPRENEUR !

Waktu adalah sesuatu yang amat berharga. Kita punya waktu 24 jam dalam sehari untuk beberapa aktivitas yang dibagi bagi dalam beberapa macam pekerjaan. Ketika sudah menjadi seorang ibu, dengan sendirinya peran Anda bertambah dan waktu untuk orang lain juga bertambah. Jika Anda lihat, pada umumnya, waktu bagi seorang ibu rumah tangga terbagi atas beberapa bagian berikut.

1. Waktu untuk keluarga

Kegiatan rutin yang dilakukan seorang Ibu antara lain : menyusui, menyuapi makan, menyiapkan keperluan sebelum anak berangkat ke sekolah, menemani anak anak mengerjakan tugas, memasak, mencuci, menyetrika, menyiapkan pakaian suami, menemani suami mengobrol selama sarapan, menjadi pengingat suami, dan mengatur keuangan yang diberikan suami.

2. Waktu untuk lingkungan sekitar

Sang Ibu pun perlu menyisihkan waktu untuk kegiatan di lingkungan, seperti mengikuti arisan yang diadakan ibu ibu di daerah tempat tinggal, bersilaturahmi dengan tetangga, kerabat dan teman teman, menjenguk tetangga, kerabat ataupun teman yang sakit, dan kerja bakti di lingkungan sekitar yang diadakan warga sekitar.

3. Waktu untuk diri sendiri

Seorang Ibu bisa me-refresh diri sendiri dengan menyendiri sejenak dan tidak diganggu siapapun atau mengevaluasi diri termasuk juga beribadah.

4. Waktu untuk keperluan lain

Mengantar anak berobat ketika anak sakit, jadwal mengunjungi tetangga yang meninggal, jadwal mengikuti kegiatan kegiatan social, dan lain lain.

 

 

ALASAN MENJADI SEORANG MOMPRENEUR !

Pertimbangan dan alasan setiap orang untuk menjadi seorang ibu pengusaha berbeda-beda. Walaupun berbeda-beda, pada umumnya alasan-alasan tersebut dapat dikategorikan sebagai berikut.

1. Pilihan hidup sebagai single fighter

Beberapa alasan seseorang menjadi single fighter, seperti dicerai atau menceraikan suami, ditinggal pergi suami, suami tidak bekerja, suami di-PHK, atau suami meninggal dunia.

2. Usaha sampingan ibu rumah tangga

Berbagai alasan ibu rumah tangga mendirikan usaha sampingan, seperti kondisi ekonomi keluarga yang tidak bagus, tiba-tiba suami di PHK, pengeluaran untuk anak-anak semakin membengkak, gaji suami yang tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan keluarga, atau menyelamatkan Anda dari tindakan berutang.

3. Hobi entrepreneurship

Bisnis yang dilakukan ibu rumah tangga semata-mata karena kesenangan saja atau sebagai penyaluran hobi pribadi.

4. Iseng dan Waktu Luang

Bisnis yang dijalankan tidak dijadikan sebagai mata pencaharian, melainkan sebagai pengisi waktu kosong dan merasa tidak ada yang dapat dikerjakan sehingga dengan kreatif ia membuat barang yang bermanfaat.

 

MEREKA YANG SUKSES SEBAGAI MOMPRENEUR !

Apabila seorang ibu ingin membuka suatu bisnis tanpa harus mengabaikan perannya sebagai ibu rumah tangga bukanlah suatu hal yang mustahil. Berikut sekelumit kisah nyata mereka yang sukses menjalani profesi sebagai ibu sekaligus pebisnis.

1. Usaha yang diawali dari iseng yang kreatif

Mendaur ulang kertas. Tetangga saya di jakarta mempunyai usaha daur ulang kertas sampah. Dia membeli kertas-kertas yang sudah tidak terpakai lagi dari masyarakat. Pembeliannya dalam skala besar tersebut membutuhkan lahan yang luas untuk melakukan daur ulang. Dari sampah sampah kertas tersebut, ia sulap menjadi berbagai macam barang. Ada yang berupa kerajinan tangan yang unik-unik, barang yang dipakai seperti tempat pensil, atau didaur ulang menjadi kertas lagi. Dari hasil kerajinan tangan tersebut, dia bisa membangun sebuah rumah yang bagus di daerah Jakarta Barat.

Mendaur ulang sampah. Bagi sebagian besar orang, sampah hanya dianggap sebagai tumpukan benda-benda yang kotor dan harus disingkirkan. Namun bagi orang yang kreatif, tumpukan sampah dapat menjadi sumber uang. Sampah tempurung kelapa misalnya, dapat disulap menjadi kancing baju dan asbak rokok. Di samping itu, sampah kertas dapat didaur ulang menjadi bahan untuk kerajinan tangan; sampah bambu dapat disulap menjadi vas bunga, dan masih banyak sampah yang dapat dimanfaatkan lagi.

2. Bisnis yang diawali dari hobi

Dewi Lestari atau biasa dipanggil Dee memiliki hobi menulis. Dari hobinya itu, ia melahirkan karya fenomenal Supernova. Dee mengatakan bahwa dia menulis bukan untuk memperoleh uang, tetapi hanya untuk kepuasan batinnya. Dee merasakan adanya kepuasan batin saat karyanya selesai, bukan pada saat karyanya diterbitkan dan Dee mendapat honor yang besar.

 

AKTUALISASI DIRI SEORANG MOMPRENEUR !

Menjadi seorang pengusaha jika ditekuni dan dilakukan secara positif dapat membantu potensi seorang ibu berkembang. Ada dua hal yang dapat menjadi pemicu berkembangnya potensi mompreneur dalam diri sang ibu yaitu sebagai berikut.

1. Adanya tantangan

Munculnya tantangan dalam membangun usaha (penulis menyebut tantangan untuk menggantikan kata hambatan) seorang ibu akan terpacu untuk mengatasi tantangan tersebut. Pada akhirnya, usaha untuk mengatasi tantangan akan membuka potensi potensi baru yang selama ini terpendap dalam diri seorang ibu. Sering kali potensi dalam diri seseorang baru berkembang setelah ia menemui tantangan dalam hidupnya.

2. Kebutuhan Manusia

Menurut Maslow, seorang pakar psikologi humanistik, aktualisasi diri itu adalah kebutuhan tertinggi seorang manusia. Terakhir, karena sifat fleksibel dari entrepreneur maka usaha tersebut bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah. Dengan demikian, seorang ibu rumah tangga pun dapat menjalankan bisnis tanpa harus mengesampingkan perannya sebagai ibu rumah tangga.

*Disarikan dari buku 99 bisnis ibu rumah tangga karangan malahayati

Your Details

Let us know how to get back to you.


How can we help?

Feel free to ask a question or simply leave a comment.