Perbedaan Rom Stable dan Rom developer Xiaomi

Jika anda pengguna baru xiaomi, mungkin masih belum familier dengan beberapa jenis rom yang dimiliki Xiaomi. Memang terdapat beberapa jenis rom berbeda beda Xiaomi dan mungkin akan membuat anda bertanya tanya. Apakah ada Perbedaan Rom Stable dan Rom developer ?

Rom atau firmware sendiri bisa diartikan sebagai sistem operasì android seperti windows pada sistem operasi komputer, namun bedanya rom diterapkan untuk perangkat mobile. Dan Xiaomi  menggunakan Rom yang dinamai MIUI (baca : mi-yu-ai).

Jenis jenis ROM XIAOMI

Ada beberapa jenis rom xiaomi didunia. Dan di tanah air, hp xiaomi yang beredar agak beda dengan ponsel kebanyakan, utamanya untuk rom yang dipakai. Rom xiomi ini memiliki beberapa jenis, seperti rom stable dan rom developer. Berikut ulasannya lengkap beserta beda masing masing.

perbedaan ROM MIUI stable/resmi dan Rom developer (beta)

1. Rom stable

Rom stable atau rom resmi dari xiaomi. Rom ini menggunakan alokasi update bawaan dari xiaomi. Biasanya update Miui dengan cukup stabil minimal 1 bulan  sekali, bisa lewat on the air (OTA). Rok stable terbagi jadi dua kategori yakni rom global official dan rom china official.

A. Rom stable global official

Rom stable global official merupakan bagian dari rom stable, khusus untuk perangkat xiaomi dan dipasarkan global ke seluruh dunia. Rom ini terdiri dari banyak bahasa termasuk bahasa indonesia. Di ponsel xiaomi dengan menggunakan rom ini sudah terinstal aneka aplikasi bawaan google seperti google play store dan aplikasi google lainnya. Juga sudah terinstal aplikasi bawaan android yang tinggal pakai. Disarankan bagi pengguna xiaomi di tanah air sebaiknya menggunakan rom ini. Sebab resmi dan sudah di instal berbagai aplikasi bawaan google maupun  android.

Baca juga >>
Cara Mudah Membuat Skin Mini World Tanpa Print Di HP

B. Rom stable china official

Rom stable ini juga rom resmi dari xiaomi. Bagian dari rom stable. Rom ini digunakan untuk target market wilayah cina. Meski begitu banyak juga digunakan di indonesia. Rom ini memiliki ketersediaan bahasa terbatas seperti bahasa cina dan inggris. Karena memang targetnya untuk satu wilayah yakni cina saja

di dalam rom ini, cuma tersedia aplikasi mi store, tidak terinstal aplikasi bawaan google seperti google play store, google service, dan aplikasi lainya. Jadi jika beli xiaomi dengan rom ini, harus instal aplikasi google, agak merepotkan.

 Sebagai saran, jika beli xiaomi, pilihlah yang rom rom resmi. Namun jika tidak tersedia, bisa beli xiaomi dengan rom china ini. Namun anda harus instal lagi aplikasi bawaan google dan playstore, karena tidak tersedia di rom china.

2. Rom developer / rom beta

Rom xiomi jenis developer, cukup banyak beredar di indonesia. Disebut juga dengan rom beta karena di ponsel xiaomi rom ini bertulis BETA. Walaupun di update terbaru, tulisan beta tidak hilang. Rom ini khusus untuk uji berbagai aplikasi maupun  fitur xiaomi. Sehingga waktu updatenya tercepat dibanding rom lain. Tiap ada tambahan fitur xiaomi, perangkat langsung dapat notifikasi. Waktu update 2 minggu sekali.

Rok developer terbagi menjadi 2. Yakni rom developer china dan developer global.

A. Developer china

Rom.ini punya beberapa ciri ciri, antara lain :

·         Terdapat bug sebab fitur update masih dalam tahap percobaan

·         Tidak terdapat bahasa indonesia

·         Tidak terdapat GAaps

·         Update sangat rutin 2 minggu sekali

Baca juga >>
Cara UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Kelebihan dan  rom developer china yakni seperti jaringan 4g aman, fitur terbaru, tak terdapat bahasa indonesia dan untuk request unlock bootloader harus developer cina.

B. Rom developer global

Rom satu ini punya ciri ciri antara lain, telah tersedia bahasa indonesia. Tersedia GApps, update sangat rutin, terdapat bahasa indonesia, fitur baru, jaringan 4G hilang di semua ROM Global.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat

Order via Whatsapp !