Pengertian produktivitas menurut para ahli

Pengertian Produktivitas (Produktivity) ~ Produktivitas (Produktivity) merupakan hasil perbandingan antara output yang dihasilkan dengan input yang digunakan yang dipengaruhi beberapa faktor saat berlangsungnya proses. Nah itu iti sekilas mengenai pengertian ptoduktivitas, untuk lebih jelasnya silahkan anda lihat pembahsan dibawah ini.
Pengertian produktivitas menurut para ahli

Pengertian Produktivitas (Produktivity)

Di dalam ilmu ekonomi, produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil tersebut (input). Pada umumnya rasio ini berupa suatu bilangan rata-rata yang mengungkapkan hasil bagi antara total angka keluaran dan total angka masukan dari beberapa kategori barang/jasa (seperti biaya tenaga kerja dan bahan baku).
Secara teoritis produktivitas yaitu istilah didalam kegiatan produksi menjadi perbandingan antara keluaran (output) dengan masukan (input). Siklus produktivitas ialah salah satu konsep yang membahas upaya peningkatan produktivitas terus-menerus (Suprapto dkk).

Pengertian Produktivitas menurut para ahli

Ada beberapa Ahli yang mendefinisikan terkait produktivitas, dibawah ini admin sajikan nama-nama ahli dengan beragam penafsiran sesuai dengan ilmu yang dimilikinya. Berikut ini adalah beberapa pengertian produktivitas menurut para ahli:
Menurut Ravianto (1986) produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa) dengan sumber (jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energi dan sebagainya) guna menghasilkan hasil tersebut.
Malayu S.P Hasibuan (2003) dalam Hidayat & Hasanah (2016) menyatakan yakni Produktivitas merupakan Perbandingan antara output (Hasil) dengan input (masukan). Jika produktivitas naik hanya dimungkinkan oleh adanya peningkatan efisiensi (waktu, bahan, tenaga) dan sistem kerja, teknik produksi dan adanya peningkatan keterampilan dari tenaga kerjanya.
Menurut Sinungan (2003), menyatakan produktivitas ialah suatu pendekatan interdisipliner tuk menentukan tujuan efektif, pembuatan rencana, aplikasi penggunaan cara produktifitas tuk menggunakan sumber-sumber secara efisien, dan tetap menjaga adanya kualitas tinggi.
Menurut Sutrisno (2009), produktivitas secara umum diartikan sebagai hubungan antara keluaran (barang–barang atau jasa) dengan masukan (tenaga kerja, bahan, dan uang). Masukan sering dibatasi dengan tenaga kerja, sedangkan kuluaran diukur dalam kesatuan fisik,bentuk dan nilai.
Menurut Nasution (2002:203) dalam Mahambeng (2015), produktivitas merupakan rasio antara hasil kegiatan (output) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil (input). Dimana peningkatan produktivitas akan meningkatkan pendapatan karyawan yang akan menambah daya beli masyarakat.
Menurut Render, Heizer (2002:14) dalam Mahambeng (2015), produktivitas adalah perbandingan yang naik antara jumlah sumber daya yang dipakai (input) dengan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan.
Menurut Mahambeng (2015), produktivitas merupakan konsep rasio, yaitu rasio keluaran (output) terhadap masukan (input) yang lebih besar. Dengan demikian, pruduktivitas dapat dibuat menjadi lebih besar melalui peningkatan salah satu output pada tingkat input yang konstan, mengurangi pengunaan input, atau kombinasi keduanya. Input dapat mencakup biaya produksi (production cost) dan biaya peralatan (equipment cost). Sedangkan output dapat terdiri dari penjualan (sales), earnings (pendapatan), dan market share.
Menurut Sinaungan (2003:17) dalam Yulvina (2012) mengemukakan bahwa: “Produktivitas adalah suatu konsep yang bersifat universal yang bertujuan untuk mengggunakan sumber-sumber riil yang semakin sedikit. Produktivitas merupakan suatu pendekatan interdisipliner tuk menentukan tujuan efektif, peningkatan hasil kerja, aplikasi penggunaan cara yang produktif menggunakan sumber-sumber secara efisien, guna diperoleh kualitas hasil kerja yang tinggi. Produktivitas mengikutsertakan pendayagunaan secara terpadu sumber daya manusia dan keterampilan, disiplin dan motivasi yang tinggi, manajemen, informasi, energi dan sumber-sumber lain menuju kepada pengembangan dan peningkatan standar hidup untuk seluruh masyarakat, melalui konsep produktivitas semesta/total”.

Definisi dasar dalam memahami pengertian produktivitas

Definisi dasar tuk memahami pengertian produktivitas dirumuskan oleh Pusat Produktivitas Nasional Indonesia yang ditulis dalam mimbar IKIP Bandung (1995) dalam Yulvina (2012) yaitu: Produktivitas pada dasarnya merupakan sebuah sikap mental yang selalu punya pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Secara umum produktivitas, mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipakai.
Produksi dan produktivitas merupakan dua pengertian yang berbeda. Peningkatan produksi menunjukan pertambahan jumlah hasil yang dicapai, sedangkan peningkatan produktivitas mengandung pengertian pertambahanhasil dan perbaikan cara-cara pencapaian produksi. Peningkatan produksi tak selalu disebabkan peningkatan produktivitas, sebab produksi bisa walaupun produktivitas tetap atau menurun.
Peningkatan produktivitas dapat dilihat dari tiga bentuk:

  1. Jumlah produksi meningkat dengan menggunakan sumber daya yang sama 
  2. Jumlah produksi yang sama atau meningkat dicapai dengan menggunakan sumber daya yang kurang 
  3. Jumlah produksi yang jauh lebih besar diperoleh dengan pertambahan sumber daya yang relative kecil.
Baca juga >>
pengertian etika moral dan akhlak
Sumber daya manusia memegang peranan utama dalam proses peningkatan produktivitas, karena alat produksi dan teknologi pada hakekatnya merupakan hasil karya manusia. Produktivitas tenaga kerja mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga persatuan waktu
Produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh banyak faktor, baik yang berhubungan dengan tenaga kerja itu sendiri serta faktor-faktor lainnya, seperti: 1. Pendidikan, 2. Keterampilan, 3. Disiplin, 4. Sikap dan etika kerjasama, 5. Motivasi, 6. Gizi dan kesehatan, 7. Tingkat hasil kerja, 8. Jaminan social, 9. Lingkungan dan iklim kerja, 10. Kualitas hasil kerja, 11. Teknologi, 12. Sarana produksi, 13. Manajemen, 14. Kesempatan berprestasi
Demikianlah pembahasna mengenai Pengertian Produktivitas menurut para Ahli silahkan buat anda yang ingin lebih memahami mengenai produktivitas admin telah sajikan pengertian produktivitas menurut para ahli atau pakar. Terimakasih
Order via Whatsapp !