Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli dan Istilah Lainnya

Bahasa merupakan salah satu aspek penting di dalam kehidupan manusia. Kita menggunakan bahasa untuk mengungkapkan emosi dan pikiran batin, mengungkapkan pemikiran yang abstrak dan kompleks, serta untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bahasa adalah suatu bentuk verbal, fisik, bawaan biologis, dan bentuk dasar dari komunikasi.

Pengertian Bahasa menurut para ahli

  1. Bahasa menurut Bill Adams, ialah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif
  2. Wittgenstein, merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis
  3. Ferdinand De Saussure, ialah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain
  4. Pengertian bahasa menurut Plato, adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.
  5. Pengertian bahasa menurut Bloch & Trager, ialah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.
  6. Pengertian bahasa menurut Carrol, ialah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang dipakai, atau yang dapat dipakai dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.
  7. Pengertian bahasa menurut Depdiknas, Pengertian bahasa pada hakikatnya adalah ucapan pikiran dan perasan manusia secara teratur, yang mempergunakan bunyi sebagai alatnya.
  8. Pengertian bahasa menurut Harun Rasyid, Mansyur & Suratno (2009: 126), merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan.
  9. Pengertian bahasa menurut Sudaryono, ialah sarana komunikasi yang efektif walaupun tak sempurna sehingga ketaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.
  10. Pengertian bahasa menurut Saussure, Definisi ialah objek dari semiologi.
  11. Pengertian bahasa menurut Mackey (1986:12), ialah suatu bentuk dan bukan suatu keadaan (lenguage may be form and not matter) atau sesuatu sistem lambang bunyi yang arbitrer, atau juga suatu sistem dari sekian banyak sistem-sistem, suatu sistem dari suatu tatanan atau suatu tatanan dalam sistem-sistem.
  12. Pengertian bahasa menurut Wibowo (2001:3), ialah sistem simbol bunyi yang berarti dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia tuk melahirkan perasaan dan pikiran.
  13. Pengertian bahasa menurut Walija (1996:4), Definisi bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif tuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.
  14. Pengertian bahasa menurut D.P. Tambulan (1994:3), ialah tuk memahami pikiran dan perasaan, serta menyatakan pikiran dan perasaan.
  15. Definisi bahasa menurut H.G. Brown (1987:4), ialah suatu sistem komunikasi menggunakan bunyi yang diucapkan melalui organ-organ ujaran dan didengar di antara anggota-anggota masyarakat, serta menggunakan pemrosesan simbol-simbol vokal dengan makna konvensional secara arbitrer.
  16. Makna bahasa menurut Harimurti Kridalaksana (1985:12), Menyatakan bahwa ialah sistem bunyi berarti yang dipergunakan tuk komunikasi oleh kelompok manusia.
  17. Arti bahasa menurut Finoechiaro (1964:8), ialahsistem simbol vokal yang arbitrer yang memungkinkan semua orang dalam suatu kebudayaan tertentu, atau orang lain yang mempelajari sistem kebudayaan itu, berkomunikasi atau berinteraksi.
  18. Pengertian bahasa menurut Fodor, merupakan sistem tanda serta simbol yang saling berhubungan dengan memiliki sifat yang konvensional dimana mempunyai sifat ataupun ciri-ciri tertentu yang dipunyai pada situasi atau benda yang dimaksud tersebut.
  19. Pengertian bahasa menurut Bolinger, merupakan sistem fonem yang terbentuk karena perbedaan bunyi, sintaksis, serta sistem morfem tuk dapat mengungkapkan makna yang ada hubungannya dengan dunia luar, dunia luar yang dimaksud adalah kenyataan.
  20. Pengertian bahasa menurut Carol (1961:10), merupakan sistem bunyi atau urutan bunyi vokal yang terstruktur yang dipakai atau dapat dipakai dalam komunikasi internasional oleh kelompok manusia dan secara lengkap dipakai tuk mengungkapkan sesuatu, peristiwa, dan proses yang terdapat di sekitar manusia.
  21. Pengertian bahasa menurut I.G.N. Oka dan Suparno (1994:3), ialah sistem lambang bunyi oral yang arbitrer yang dipakai oleh sekelompok manusia (masyarakat) sebagai alat komunikasi.
  22. Pengertian bahasa menurut Kamus Linguistik (2001:21), ialah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang dipakai oleh para anggota suatu masyarakat tuk kerja sama, berinteraksi dan mengidentifikasikan diri.
  23. Pengertian bahasa menurut Soejono (1983:01), ialahsuatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama.
  24. Pengertian bahasa menurut Mc. Carthy, ialah praktik yang paling tepat tuk mengembangkan kemampuan berpikir
  25. Pengertian bahasa menurut William A. Haviland, ialah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.
  26. Pengertian bahasa menurut Gorys Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), Ada dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, ialah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
  27. Pengertian bahasa menurut Owen dalam Stiawan (2006:1), Definisi bahasa yaitu language can be defined as a socially shared combinations of those symbols and rule governed combinations of those symbols (bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional tuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan).
  28. Pengertian bahasa menurut Tarigan (1989:4), Ada dua definisi bahasa. Pertama, ialah suatu sistem yang sistematis, barang kali juga tuk sistem generatif. Kedua, ialah seperangkat lambang-lambang mana suka atau simbol-simbol arbitrer.
  29. Pengertian bahasa menurut Santoso (1990:1), ialah rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar.
  30. Pengertian bahasa menurut Syamsuddin (1986:2), Ia memberi dua pengertian bahasa. Pertama, ialah alat yang dipakai tuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai tuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Kedua, ialah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
  31. Pengertian bahasa menurut Pengabean (1981:5), ialah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi pada sistem saraf. Pendapat terakhir dari makalah singkat tentang bahasa ini diutarakan.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

Pengertian Slogan dan Poster

Setelah mengetahui pengertian bahasa menurut para ahli selanjutnya kita akan membahas slogan dan poster. Mungkin anda sering mendengar atau melihat istilah slogan. Slogan bisa diartikan sebagai serangkaian kata-kata atau kalimat yang relatif pendek yang umumnya sangat menarik dan mudah untuk diingat oleh orang banyak. Slogan digunakan untuk memberitahukan atau menyampaikan informasi.

Kalimat dalam slogan ialah kalimat yang menarik, mencolok dan mudah diingat untuk menjelaskan sesuatu ideologi dari sebuah organisasi, golongan, partai politik dan sebagainya. Slogan berbentuk kalimat pendek dan menarik agar bisa melekat di setiap ingatan orang.

Kalimat slogan haruslah singkat agar gampang diingat oleh orang yang membacanya. Slogan biasa disajikan dalam bentuk frasa, klausa atau kalimat. Slogan ialah motto atau frasa yang dipakai pada konteks politik, komersial, agama, dan lainnya, sebagai ekspresi sebuah ide atau tujuan yang mudah diingat. Kata “slogan” sendiri diambil dari istilah dalam bahasa Gaelik, sluaghghairm, yang berarti “teriakan bertempur”.

Slogan punya ciri-ciri tertentu yang membedakan dengan istilah lain. Ciri-ciri slogan yakni umunya slogan ialah sebuah perkataan yang menarik dan mudah diingat oleh setiap orang. Slogan juga bisa berupa motto atau frase yang menggunakan kalimat yang mudah melekat di pemikiran orang.

Selain itu pengertian slogan ciri-cirinya bahwa slogan juga bisa berupa semboyan dari sebuah organisasi atau masyarakat. slogan punya pengertian sebagai sebuah motto atau frase yang dipakai dalam berbagai macam konteks, contohnya seperti politik, sosial, agama, komersial dan lainnya dan penggunaan slogan yakni sebagai ekspresi sebuah ide atau tujuan dari organisasi tertentu.

Slogan bertujuan untuk menyampaikan informasi yang disampaikan terwakili oleh kalimat pendek dari slogan dan masyarakat bisa menyimpulkan pesan atau informasi apa yang terkandung dari kalimat slogan itu. Yang kedua slogan bertujuan untuk mempengaruhi orang lain melalui informasi yang disampaikan. Tujuan slogan yang ketiga yakni menghimbau orang lain agar melakukan apa yang menjadi tujuan kalimat slogan. Selanjutnya untuk memotivasi orang lain dengan pesan-pesan yang terkandung dalam kalimat slogan dan yang terakhir guna menyadarkan masyarakat.

Pengertian Slogan Dan Poster

Slogan bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yakni slogan kesehatan, slogan kebersihan, slogan pendidikan, slogan lingkungan dan lain sebagainya. Sebagai contoh slogan pendidikan “Guru Berkesan, Pendidikan Cemerlang”. Slogan pendidikan umumnya diletakkan dilingkungan pendidikan seperti sekolah.

Jika anda pergi ke taman, pasti anda menemukan beberapa slogan tertulis disana, misalnya slogan “Hijaulah Alamku, Lestarilah Lingkunganku”. Dilihat dari pengertian slogan bahwa slogan mengandung pesan tertentu yang bisa mempengaruhi orang lain. Jika slogan lingkungan, maka tujuan dibuatnya slogan ini yakni agar masyarakat sadar akan pentingnya kehijauan dan masyarakat bisa menjaga kelestarian alam. Setiap slogan punya arti dan makna masing-masing dan ditempatkan di lokasi yang sesuai.

Cara Menulis Slogan

Dalam menulis slogan dan poster, kita harus berusaha agar slogan dan poster yang kita buat dimengerti oleh pembacanya. Di samping itu, tulisan dalam slogan ataupun poster harus bisa membuat masyarakat umum tertarik untuk mengikuti slogan dan poster itu. Dibawah ini beberapa cara untuk menulis slogan baik itu di tempat umum atau ditempat tertutup sekolah anda atau kampus, yang mesti diperhatikan diantaranya:

  1. Menentukan topik/tujuan. Tentukan terlebih dahulu topik permasalahan yang akan dijadikan poster atau slogan.
  2. Merumuskan pesan/amanatusai menentukan topik permasalahan yang akan dijadikan slogan/poster, kita susun pesan yang akan disampaikan ke dalam slogan/poster
  3. Merumuskan kalimat yang menarik, singkat, padat, dan jelasBahasa yang digunakan untuk membuat slogan/poster haruslah menarik agar orang yang membaca tertarik dan bisa mengikuti isi pesan slogan/poster itu.
  4. Menuliskannya dengan huruf besar dan dengan panduan warna yang menarik sehingga mudah dibaca dan diingat.
  5. Slogan ialah tulisan atau perkataan yang menarik, mencolok serta mudah diingat untuk memberitahu dan mengumumkan kepada masyarakat.
  6. Poster ialah pengumuman yang berbentuk tulisan disertai gambar dipasang di tempat umum atau tempat yang strategis.
  7. Slogan dan poster harus bisa membuat pembacanya tertarik dan mengikuti isi dari slogan/poster itu.

Pengertian Paragraf Jenis Ciri dan Fungsi

Setelah membahas mengenai pengertian bahasa menurut para ahli selanjutnya kita akan membahas mengenai paragraf. Paragraf adalah kumpulan suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi serta lebih luas dari pada kalimat. Definisi paragraf yaitu bagian yang berasal dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat, yang isinya mengungkapkan satuan informasi atau kalimat dengan pikiran utama sebagai pengendaliannya dan juga pikiran penjelas sebagai pendukungnya.

Pengertian Paragraf Jenis Ciri Dan Fungsi

Paragraf dapat terdiri dari satu kalimat atau kumpulan kalimat, Akan tetapi kalimat yang berhubungan antara yang satu dengan yang lain dalam suatu rangkaian yang membentuk suatu kalimat, dan dapat disebut juga dengan penuangan ide dari penulis melalui kalimat atau kumpulan kalimat yang satu dengan yang lainnya, yang berkaitan dan juga hanya memiliki satu tema. Paragraf juga dapat disebut sebagai karangan yang singkat.

Ciri-ciri paragraf diantaranya sebagai berikut

  • Kalimat pertamanya bertakuk/letaknya agak dalaman, ke dalam lima ketukan spasi untuk jenis karangan yang biasa.
  • Paragraf memakai pikiran utama yang dinyatakan dalam kalimat topik.
  • Setiap paragraf memakai sebuah kalimat topik dan juga selebihnya merupakan kalimat pengembang yang mempunyai fungsi menjelaskan, menguraikan ataupun menerangkan pikiran utama yang terdapat dalam kalimat topik.
  • Paragraf memakai pikiran penjelas yang dinyatakan dalam kalimat penjelas. Kalimat tersebut berisi mengenai detail-detail kalimat topik. Paragraf bukanlah kumpulan kalimat topik. Paragraf hanya berisikan satu kalimat topik dan juga beberapa kalimat penjelas. Setiap kalimat penjelas berisi mengenai detail yang sangat spesifik serta tidak mengulang pikiran penjelas

Fungsi paragraf diantaranya sebagai berikut

  • Mengekspresikan gagasan yang tertulis dengan memberikan bentuk suatu pikiran dan juga perasaan ke dalam serangkaian kalimat yang tersusun secara logis dalam suatu kesatuan.
  • Untuk menandai peralihan gagasan baru bagi karangan yang terdiri beberapa paragraf, ganti paragraf berarti ganti pikiran juga.
  • Untuk memudahkan pengorganisasian gagasan bagi yang menulis dan memudahkan pemahaman bagi yang mbacanya.
  • Memudahkan pengembangan topik karangan ke dalam satuan unit pikiran yang lebih kecil.
  • Untuk memudahkan pengendalian variable, terutama pada karangan yang terdiri dari beberapa

Jenis paragraf diantaranya sebagai berikut

  • Paragraf Narasi adalah suatu jenis paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu. Paragraf narasi terdiri dari narasi kejadian dan narasi runtut cerita. Paragraf narasi kejadian yaitu paragraf yang menceritakan suatu kejadian ataupun suatu peristiwa, sedangkan paragraf narasi runtut cerita yaitu paragraf yang pola pengembangannya dimulai dari urutan tindakan ataupun perbuatan yang menciptakan ataupun menghasilkan sesuatu.
  • Paragraf Eksposisi adalah suatu paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menyampaikan informasi, mengajarkan, menjelaskan dan juga menerangkan suatu topik kepada yang membacanya dengan tujuan untuk memberikan informasi sehingga memperluas pengetahuan si pembaca. Untuk memahami paragraph ini si pembaca harus melakukan proses berpikir dan juga melibatkan pengetahuan.
  • Paragraf Agumentasi adalah suatu jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, ataupun pendapat penulis dengan disertai bukti dan juga fakta (yang benar terjadi). Tujuannya yaitu supaya si pembaca yakin bahwa ide, gagasan, dan pendapat tersebut adalah benar adanya dan terbukti.
  • Paragraf persuasi adalah suatu bentuk atau jenis karangan yang mempunyai tujuan membujuk pembaca supaya ingin berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Supaya tujuannya bisa tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan menggunakan data dan juga fakta.
  • Paragraf deduktif adalah paragraf deduktif ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada di awal paragraph. Baca juga secara lebih lengkap: pengertian paragraf deduktif.
  • Paragraf induktif adalah ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada di akhir paragraph.
  • Paragraf campuran (deduktif-induktif) adalah ditandai dengan terdapatnya kalimat utama berada di awal dan akhir paragraf.

Contoh Fakta Dan Opini Lengkap

Setelah memahami pengertian bahasa menurut para ahli selanjutnya mengenai fakta dan opini. Pengertian fakta adalah segala sesuatu yang benar-benar terjadi dan tanpa diragukan lagi kebenarannya. Sedangkan pengertian dari opini adalah semua hal yang belum pasti kebenarannya dan masih diragukan keasliannya. Ya, dari pengertian tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa fakta adalah kebalikkan dari opini. Lebih spesifiknya, fakta meliputi peristiwa atau kejadian yang benar adanya dan dapat dibuktikkan kebenarannya tanpa keraguan sedikitpun.

Contoh Fakta Dan Opini Lengkap

Untuk opini mencakup kejadian atau peristiwa yang masih diragukan kebenarannya sehingga masih bersifat kabar burung atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Contoh fakta maupun contoh opini mungkin bisa sedikit membantu Anda untuk lebih memahami apa yang dimaksud fakta dan opini. Apalagi jika Anda masih duduk di bangku sekolah, materi pelajaran Bahasa Indonesia seputar fakta dan opini ini sering dibahas. Jadi, mari simak contoh dari fakta dan opini berikut ini.

Contoh Fakta

  • Jokowi merupakan Presiden Indonesia yang ke 7
  • Pemilu akan diadakan pada bulan April 2019 mendatang
  • Pendukung Jokowi Disebut cebong dan pendukung Prabowo disebut Kampret.
  • Indonesia dilanda Tsunami di 2 kota yaitu di Palu dan Banten pada tahun 2018 lalu.
  • Para peneliti menyebutkan bila Gempa Dan Tsunami Di Palu Bencana merupakan paling mematikan di tahun 2018.

Contoh Opini

  • Menurut pendukung Jokowi,mereka optimis Jokowi menjabat dua periode.
  • Terlalu optimis,sepertinya dia menyukaimu.
  • Menurut dokter cinta,patah hati menyebabkan galau berkepanjangan.
  • Via Vallen menjadi penyanyi dangdut paling terbaik di tahun ini.
  • 5. Diperkirakan kerugian mencapai 1M akibat kebakaran di gedung tersebut.

Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku

Kata baku adalah kata yang digunakan sudah sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang telah di tentukan, Atau kata baku merupakan kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa Indonesia dan sumber utama dari bahasa baku yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kata baku umumnya sering digunakan pada kalimat yang resmi, baik itu dalam suatu tulisan maupun dalam pengungkapan kata-kata.

Kata-kata baku yaitu kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang sudah di tentukan sebelumnya dan suatu kata bisa disebut dengan kata tidak baku jika kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. ketidakbakuan suatu kata bukan hanya ditimbulkan oleh salah penulisan saja, akan tetapi bisa juga disebabkan oleh pengucapan yang salah dan penyusunan suatu kalimat yang tidak benar. Biasanya kata tidak baku selalu muncul dalam percakapan kita sehari-hari.

Kata baku biasanya sering digunakan ketika membuat karya ilmiah, membuat surat lamaran pekerjaan, membuat surat dinas, surat edaran dan surat resmi lainnya, membuat laporan, membuat nota dinas, saat berpidato dan rapat dinas, saat musyawarah atau diskusi, surat menyurat antara organisasi, instansi atau lembaga, dan lain-lain.

Kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa sudah ditentukan. Biasanya kata tidak baku sering digunakan saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur. Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan munculnya kata tidak baku, yang diantaranya sebagai berikut ini:

  • Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dia maksud.
  • Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itulah yang menyebabkan kata tidak baku selalu ada.
  • Yang menggunakan bahasa sudah terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa menggunakan kata yang tidak baku.
  • Dan yang terakhir yang menggunakan bahasa sudah terbiasa memakai kata tidak baku.

Contoh kata baku

Misalnya seperti: aktif, pasif, apotek, efektif, karena, foto, biosfer, bus, objek, november, praktik, negeri, teknik, daftar, nasihat dan lain-lain. Kalimatnya: Pada hari ini saya akan keluar kota.

Contoh kata tidak baku

Misalnya seperti: aktip, pasip, apotik, efektip, karna, poto, biosfir, bis, obyek, nopember, praktek, negri, tekhnik, nasehat dan lain-lain. Kalimatnya: Saya akan keluar kota pada hari ini.

Contoh Kalimat Majas Hiperbola

Majas Hiperbola masuk ke dalam salah satu majas populer yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hiperbola dalam bahasa Yunani kuno berarti berlebihan. Lebih jelasnya adalah gaya bahasa yang menyatakan sesuatu secara berlebihan. Lawan dari majas ini adalah Meioses dan Litotes. Masuk ke dalam pelajaran sekolah Bahasa Indonesia, majas hiperbola banyak dicari oleh banyak pelajar dan mahasiswa.

Contoh Kalimat Majas Hiperbola

Contoh Majas Hiperbola ini dapat membantu anda mengetahui tentang gaya bahasa berlebihan. Bukan lebay dan alay, tetapi gaya bahasanya yang keren dan agak berlebihan. Membuat anda menjadi terpukau dan ingin menulis tentang majas hiperbola ini. Biasanya sering digunakan untuk kata kata mutiara atau novel, puisi dan beberapa kalimat yang perlu menggunakan majas ini. Beberapa contohnya bisa disimak di bawah ini.

  • Hatiku tersayat-sayat seperti tergores pisau.
  • Seperti air dan minyak kita tidak akan bisa bersatu,tetapi hanya bisa bersama.
  • Aku tak ingin terlalu mengharapkannya,karena aku dan dia bagaikan langit dan bumi.
  • Tak ada harapan ini semua semu dan maya.
  • Demi sesuap nasi,banyak orang bekerja keras banting tulang.
  • Pembalap itu menaiki motor secepat kilat.
  • Kata bijak kali ini tak semanis kata-kata motivator.
  • Gombalanmu membuat hatiku menjadi beku tak berkutik.
  • Menunggunya seperti menunggu bus jurusan kuburan yang tak akan pernah datang.
  • Rajin belajar maka prestasimu akan mengguncang dunia.
  • Bola matanya indah seperti bola pingpong
  • Dibanding kepergianmu,senja lebih tahu cara berpamitan.
  • Hatiku pilu tersayat pisau belati,melihatmu bersamanya.
  • Jika memilikimu hanya sebuah ilusi,maka kamu ilusi terindahku.
  • Seperti tertancap duri,hatiku sakit saat kita tidak bersama lagi
  • Ini hati bukan taman bermain,jangan abaikanku bila kau tak mencintaiku.
  • Kini aku hanya bisa memeluk erat bayangmu

Contoh Peribahasa Indonesia Dan Artinya

Peribahasa adalah makna kiasan yang mengungkapkan suatu ungkapan atau kalimat yang ringkas dan padat yang merupakan perumpamaan, nasehat, perbandingan atau beberapa makna lainnya. Biasanya peribahasa ada di materi bahasa Indonesia dan dicari banyak pelajar serta mahasiswa.

Bagi anda yang mungkin ingin mengetahui beberapa peribahasa dan artinya, anda perlu mengetahui beberapa peribahasa berikut. Kami rangkum dari berbagai sumber, beberapa peribahasa ini sangat bermakna untuk anda ketahui. Walaupun hanya beberapa kata kata sederhana, tetapi sangat memiliki makna bila dipahami.

  • Berjalan sampai kebatas, berlayar sampai kepulau.
    Kita harus berusaha secara sungguh-sungguh untuk mencapai suatu tujuan.
  • Biar lambat asal selamat, tak akan lari gunung dikejar.
    Dalam mengerjakan suatu pekerjaan haruslah berhati-hati supaya selamat.
  • Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama.
    Orang yang baik jika telah mati, kebaikannya akan dikenang orang.
  • Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang juga.
    Jasa baik sekecil apapun selalu dikenang sepanjang masa.
  • Hujan emas di negeri orang, hujan batu dinegeri sendiri , baik juga di negeri sendiri
    Betapa senang hidup di perantauan, tentu lebih senang dan bahagia di negeri sendiri.
  • Dalam lautan dapat diduga, dalam hati siapa tau.
    Kita tidak mengetahui isi hati orang lain.
  • Besar pasak daripada tiang.
    Artinya lebih besar pengeluaran daripada pendapatan, bisa dibilang orang yang tidak bisa mengatur keuangan.
  • Air tenang menghanyutkan.
    Artinya orang yang kelihatannya pendiam, namun ternyata banyak menyimpan ilmu pengetahuan dalam pikirannya.
  • Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
    Artinya Sifat-sifat anak biasanya menurun dari sifat orangtuanya.
  • Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi.
    Artinya Menuntut ilmu hendaknya sepenuh hati dan tidak tanggung-tanggung agar mencapai hasil yang baik.
  • Ada uang abang di sayang, tak ada uang abang ditendang.
    Artinya hanya mau bersama disaat senang saja tetapi tidak mau tahu disaat sedang susah atau kesulitan.
  • Air beriak tanda tak dalam.
    Artinya orang yang banyak bicara biasanya tidak banyak ilmunya.
  • Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi.
    Artinya Menuntut ilmu hendaknya sepenuh hati dan tidak tanggung-tanggung agar mencapai hasil yang baik.
  • Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan terjatuh juga.
    Artinya Sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.
  • Tong kosong nyaring bunyinya.
    Artinya Orang sombong dan banyak bicara biasanya tidak berilmu.
  • Dimana lalang habis, disitu api padam.
    Hidup dan mati tidak dapat ditentukan, jika sudah saatnya pasti kita akan mati.
  • Elok basa akan kekal hidup, elok budi akan bekal mati.
    Orang yang baik budi balasannya akan disayang orang selama hidup dan setelah mati pun akan dikenang orang.
  • Luka sudah hilang parut tinggal juga.
    Artinya setiap perselisihan selalu meninggalkan bekas dalam hati orang yang berselisih, walaupun perselisihan itu sudah berakhir.
  • Makan hati berulam rasa.
    Artinya Menderita karena perbuatan orang yang kita sayangi.
  • Untung bagaikan roda pedati, sekali ke bawah sekali ke atas.
    Artinya Keberuntungan atau nasib manusia tiada tetap, kadang di bawah dan kadang di atas.

Contoh Cerita Fabel

Fabel merupakan cerita tentang hewan yang diimajinasikan berperilaku seperti manusia. Lebih jelasnya bukan cerita sebenarnya, hanya karangan belaka yang biasanya didongengkan kepada anak-anak. Cerita fabel sangat menarik untuk dibaca dan disimak. Mungkin anda pernah mendengar cerita fabel di sekolah khususnya di pelajaran bahasa Indonesia.

Bagi beberapa orang tentu masih mengingatnya. Mungkin anda ingin membacakan kembali cerita fabel berikut ini kepada sodara atau orang terdekat anda? Berikut contoh cerita fabel yang berjudul Semut Yang Kesepian.

Contoh Cerita Fabel

Semut kecil yang merasa kesepian, sendirian menerjang badai dan hujan, pahit kehidupan telah ia rasakan, kesabaran menjadi kunci bagi dirinya untuk tetap bertahan melawan kerasnya hidup. Tak mampu menentang kehendak Tuhan, dirinya hanya menerima dengan hati yang ikhlas, tertatih ia melangkah lalui hari demi hari, manatap langit dan bertanya “Kapan semua ini akan berakhir..?” Semut kecil berjalan pincang, terus melangkah maju ke depan, meski banyak bebatuan tajam yang harus ia lalui, ia tak menyerah pada keadaan, pahitnya kehidupan selali dihadapi dengan senyuman

Senyum berlapis tangis dan tawa menyembunyikan derita yang dialaminya, jauh di lubuk hatinya menyimpan tanya “Mengapa aku yang harus merasakan kesepian ini?” tetes air mata pun semakin deras menyelimuti kesendiriannya. Semut kecil tak sama dengan yang lainya. Ia semut yang berbeda berbeda. Musibah yang menimpanya membuat ia tak berdaya. Hanya ketegaran hati yang mampu membuatnya tetap bertahan. Semut yang kesepian ini berdoa “Tuhan ini memang salahku. Aku yang tak mampu menjaga tubuh ini, aku yang tak mampu memperbaiki kesalahan ini, aku memohon ampun padamu, andai aku boleh meminta berikanlah aku kesabaran berikan aku jalan, berikan aku teman, akan ku jaga semampuku apa yang telah engkau titipkan”

Kemudian semut kecil pun menghapus air yang bergelinang di matanya, dan ia tersenyum. Lalu berkata di dalam hatinya, “Aku pasti mampu dan aku tak akan pernah menyerah.”

Amanat : Dari contoh fabel diatas dapat diambil sebuah pesan atau amanat yang cukup bijak, yakni kesabaran dan doa adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan.

Pengertian Cerpen Menurut para Ahli

Cerpen adalah cerita pendek, jenis karya sastra yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek. Atau definisi cerpen yang lainnya yaitu merupakan karangan fiktif yang isinya sebagian kehidupan seseorang atau juga kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh saja. Maksud dari cerita pendek disini ialah ceritanya kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman. Selain itu, cerpen hanya memberikan kesan tunggal yang demikian dan memusatkan diri pada satu tokoh dan satu situasi saja.

  • Menurut H.B. Jassin Sang Paus Sastra Indonesia mengatakan bahwa: yang disebut cerita pendek harus memiliki bagian perkenalan, pertikaian, & penyelesaian.
  • Menurut A. Bakar Hamid dalam tulisan “Pengertian Cerpen” berpendapat bahwa: yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas, yaitu banyaknya perkataan yang dipakai: antara 500 sampai 20.000 kata, adanya satu plot, adanya satu watak, dan adanya satu kesan.
  • Menurut Aoh. KH mendefinisikan bahwa: cerpen adalah salah satu ragam fiksi atau cerita rekaan yang sering disebut kisahan prosa pendek.

Struktur teks cerpen ada 6 bagian yaitu:

  • Abstrak merupakan ringkasan ataupun inti dari cerita yang akan dikembangkan menjadi rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga gambaran awal dalam cerita. Abstrak bersifat opsional yang artinya sebuah teks cerpen boleh tidak memakai abstrak.
  • Orientasi adalah yang berkaitan dengan waktu, suasana, maupun tempat yang berkaitan dengan cerpen tersebut.
  • Komplikasi Ini berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat, pada struktur ini kamu bisa mendapatkan karakter ataupun watak dari tokoh cerita sebab kerumitan mulai bermunculan.
  • Evaluasi Yaitu struktur konflik yang terjadi yang mengarah pada klimaks mulai mendapatkan penyelesainya dari konflik tersebut.
  • Resolusi Pada struktur bagian ini si pengarang mengungkapkan solusi yang dialami tokoh atau pelaku.
    Koda Ini merupakan nilai ataupun pelajaran yang dapat diambil dari suatu teks ceriita oleh pembacanya.

Ciri-ciri cerpen diantaranya

  • Terdiri kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata.
  • Bentuk tulisan yang singkat tentunya lebih pendek dari Novel.
  • Isi dari cerita berasal dari kehidupan sehari-hari.
  • Penokohan dalam cerpen sangat sederhana.
  • Bersifat fiktif.
  • Hanya mempunyai 1 alur.
  • Habis dibaca sekali duduk.
  • Penggunaan kata-kata yang mudah dipahami oleh pembaca.
  • Mengangkat beberapa peristiwa saja dalam hidup tidak seluruhnya.
  • Kesan dan pesan yang ditinggalkan sangatlah mendalam sehingga si pembaca ikut merasakan isi dari cerpen tersebut.

 

5/5 (1 Review)