Panduan Reseller Dropship Agar Tidak Rugi

Saat ingin memulai sebuah bisnis, maka ketakutan terbesar yang seringkali terjadi yaitu adanya kerugian atau bahkan kehilangan modal secara besar-besaran, termasuk bagi Anda yang memutuskan untuk menjadi reseller dropship.

Apa perbedaan antara reseller dropship dan juga reseller? Pada umumnya nya reseller dropship ini bisa dilakukan, jika sudah ada perjanjian antara Anda dan juga tempat untuk mengirim barang ataupun pusat pengiriman barang tersebut tanpa ada pihak perantara.

Reseller Dropship Anti Rugi

Namun ternyata ada beberapa panduan reseller dropship agar tidak rugi, yang harus Anda pahami. Sehingga nantinya, ketika Anda mempraktekkan pada usaha yang sedang dirintis. Tidak mengalami kehilangan keuntungan atau bahkan hingga bangkrut.

1. Tentukan Supplier

Panduan pertama yang harus Anda ketahui tentang saja memilih supplier ataupun penjual yang tepat. Karena bagaimanapun juga ketika Anda mengirimkan barang ke konsumen, Anda tidak melihat produk yang dikirimkan seperti apa kondisinya dan juga kualitasnya. Namun jika tempat penjualan tersebut memang populer akan kualitas yang sangat bagus, maka Anda tidak perlu khawatir lagi.

Perlu diingat bahwa seorang dropshipper, tidak perlu ikut campur dalam pengecekan kualitas barang. Sehingga memilih supplier yang tepat menjadi kunci bagaimana reseller dropship Anda berjalan dengan sukses. Selain itu jangan lupa ketika Anda memilih tempat berjualan yang mau mengirimkan barang atas nama toko Anda. Maka supplier tersebut harus menyediakan perjanjian khusus agar nantinya tidak mengalami kendala atau kesalahpahaman di waktu selanjutnya

2. Tentukan Harga Jual

Panduan kedua agar tidak terjadi kerugian ataupun kendala yaitu cobalah kerjasama dengan terbuka dan tentukan harga jual. Saat Anda memutuskan untuk memilih supplier, pasti tempat tersebut akan memberikan harga khusus. Karena Anda telah menjadi reseller mereka.

Baca juga >>
Peluang usaha berjualan baju muslimah untuk ibu rumah tangga

Namun Anda juga harus menginformasikan kepada penjual berapa harga yang nantinya akan Anda berikan kepada konsumen secara langsung. Sehingga tidak ada perbedaan informasi ataupun kesalahan pengiriman dan juga kesalahan bayaran. Selain itu Anda juga harus mencapai kesepakatan bersama dan tidak boleh ada hal-hal yang ditutupi antara supplier ataupun Anda sebagai pihak reseller yang menjual sistem dropship.

3. Menentukan Nama Brand atau Produk

Panduan lainnya yang harus Anda ikuti dan tidak boleh dilewatkan, yaitu menentukan brand ataupun nama produk. Bagaimanapun juga produk yang dijual merupakan produk yang diambil dari supplier ataupun toko pusat. Jika produk tersebut telah memiliki nama, misalnya merek tertentu, maka Anda tidak bisa mengubahnya.

Hanya saja Anda bisa mengirimkan produk tersebut atas nama toko yang Anda miliki. Tetapi jika tempat pengiriman tidak memiliki brand atau nama produk. Maka Anda bisa menyematkan nama produk. Cobalah bicarakan dengan supplier dan tentukan. Sehingga tidak ada nama ganda yang nantinya membuat konsumen merasa ragu atau kapok untuk membeli di toko yang Anda miliki.

4. Pastikan Data Benar

Hal penting lainnya yaitu alamat, yang seringkali menjadi masalah besar. Di mana reseller dropship telah memberikan alamat dan juga toko sesuai, dengan yang Anda inginkan. Namun ternyata atau pusat mengirimkannya sesuai dengan nama toko asal.

Hal ini seringkali terjadi dan menyebabkan konsumen tidak percaya ataupun merasa tertipu. Jika terjadi seperti ini cobalah untuk minta maaf dan langsung koreksi, serta ubah sistem pembelian yang ada. Jangan lupa ingatkan supplier, tentang perjanjian pembelian. Agar Anda tidak mengalami kerugian atau kehilangan konsumen.

5. Cara Menangani Konsumen

Hal terakhir yang harus memiliki kualitas yang sama antara supplier dan Anda sebagai reseller dropship adalah cara menangani customer atau cara menangani konsumen. Misalnya saja Anda telah menangani pembelian dengan baik, namun ternyata atau pusat melayani pembeli dengan cara asal-asalan.

Baca juga >>
10 usaha modal kecil menguntungkan terbaru 2018

Misalnya saja pengemasan barang yang asal ataupun pengiriman yang cukup lama. Hal ini akan mempengaruhi nama toko Anda dan pada akhirnya akan berimbas pada usaha yang Anda lakukan. Walaupun sistemnya hanya reseller dan berbentuk dropship.

Untuk itu pelayanan customer harus sama. Usahakan semaksimal mungkin untuk bisa melayani sesuai dengan pembelian yang seharusnya. Misalnya proses pengiriman dan juga pengemasan tidak memakan waktu yang terlalu lama, atau pengemasan barang memiliki kualitas yang sangat baik.

 

Order via Whatsapp !