Panduan Memilih Jasa Pembuatan Landing Page Profesional

On page SEO yang bagus serta link building yang berkualitas baik memang bisa mendatangkan banyak visitor ke dalam website kita, tetapi percuma juga jika tingkat konversinya sangatlah rendah.

Isi dari website kita tentunya sangat berpengaruh besar terhadap tingkat penjualan yang ingin kita gapai. Apalagi jika visitor tersebut didapatkan dari iklan berbayar, maka fatal akibatnya jika tidak dialihkan ke halaman tertentu.

Untuk itulah, muncul sebuah halaman yang diberi nama Landing Page. Halaman landasan ini memuat berbagai macam informasi dan penawaran menarik tentang produk yang ingin kita jual.

Panduan Memilih Jasa Pembuatan Landing Page Profesional

Ada banyak tujuan yang bisa didapatkan dari satu landing page saja. Dimulai dari memberikan penawaran berupa ebook dan ditukar dengan kontak email mereka, hingga melakukan closing penjualan.

Halaman Landing yang didesain dengan baik dan menarik tentunya bisa mencapai tujuan tersebut. Dan tentu saja, harus memenuhi kriteria tertentu saat membuatnya.

Landing page biasanya harus mampu membawa psikologi pembaca agar mereka tertarik dengan produk yang kita tawarkan, sehingga menuntun mereka melakukan aksi tertentu.

Sehingga tak aneh jika sebagian besar kata-kata dalam halaman landing pastilah berbentuk persuasif, karena memang ditujukan untuk mempengaruhi para visitor kita.

Sayangnya, membuat landing page itu sangatlah sulit untuk dilakukan. Bahkan tidak semua penulis artikel mampu melakukannya. Maka dari itulah, kami hadir buat kamu dengan jasa pembuatan landing page.

Dijamin, artikel yang kami buat pastilah membawa psikologi visitor untuk membeli produk yang tengah kami jual – bagaimanapun caranya.

Pentingnya Pembuatan Landing Page Untuk Bisnis

Singkat cerita, landing page bisa menjadi salah satu cara terbaik dalam membawa visitor kita ke dalam suatu aksi, entah itu berupa pembelian sebuah produk, melakukan subscribe, atau menghubungi kita melalui kontak yang telah disediakan.

Sebelum tekhnik landing page ini diketahui oleh khalayak umum, kebanyakan dari kita pastinya mengarahkan para visitor ke home, sekalipun visitor tersebut didapatkan dari iklan berbayar. Alhasil, tingkat konversinya pun sangatlah rendah karena visitor tersebut tidak digiring untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Baca juga
Apa itu CPM, CPC, CPA, CTR, CPV, CPI, CPE, CPL dan PPC

Panduan Memilih Jasa Pembuatan Landing Page

Home dari website kita tentunya memuat berbagai macam informasi yang beragam, sehingga visitor yang datang pun bisa melakukan banyak hal yang mungkin tidak mendatangkan closing.

Lain lagi ceritanya jika masuk ke dalam landing page, karena biasanya visitor akan langsung disambut untuk melakukan aksi yang kita inginkan.

Ibaratnya kita masuk ke dalam sebuah toko, kemudian para penjaga toko tersebut menyambut kita sekaligus menawarkan produk yang ingin mereka jual untuk kita. Dengan begitu, visitor yang mereka dapatkan pun menjadi tertarget sehingga tingkat konversinya akan jauh lebih tinggi.

Jadi, sudah tidak zaman lagi menggiring visitor kita ke home page, kini saatnya kamu membuat landing page sendiri dan pastikan kamu menggiring visitor tersebut untuk menghasilkan konversi.

Susah membuat landing page yang bagus? Cukup dapatkan saja jasa pembuatannya di tempat kami, dijamin sesuai dengan yang kamu inginkan dan butuhkan.

Tapi sebelum kamu buru-buru melakukan pemesanan, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis landing page sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu saat ini.

Adapun beberapa jenis landing page tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Lead Generation. Kamu menyediakan hadiah tertentu (seperti pdf gratis), tetapi dengan syarat visitor tersebut mengisi formulir yang telah kamu sediakan.
  • Click Through. Biasanya visitor akan langsung diarahkan ke halaman akhir, seperti misalnya “keranjang belanja” yang selalu ada di online shop.
  • Squeeze Page. Biasanya ditujukan untuk mengumpulkan data berupa alamat email. Nantinya alamat email ini bisa kita olah untuk kepentingan pribadi. Bahkan di beberapa tempat, alamat email yang tertarget memiliki nilai dan harga tersendiri loh!.
  • Sales Page. Inilah landing page yang paling banyak digunakan oleh internet marketer, sekaligus menjadi yang paling tersulit dan termahal untuk dibuat. Ini karena sebagian besar informasi yang diberikan haruslah mampu menggiring visitor untuk membeli. Jadi bukan lagi berbicara masalah prospek, tetapi langsung mencari pelanggan yang ingin membeli.
  • Infomercial. Biasanya berisi tentang informasi dan pengalaman yang begitu panjang, agar visitor kita betah membaca isi dari keseluruhan landing page tersebut, yang pada akhirnya mereka mau membeli produk kita.
  • Splash Page. Landing page jenis ini cenderung sangat singkat dan sedikit, dan hanya memuat satu atau dua gambar saja. Tujuannya juga cukup sederhana dan singkat, yaitu agar visitor langsung memilih pilihan “ya” atau “tidak”.
  • Viral Landing Page. Landing page ini ditujukan agar para visitor mengetahui merk atau nama perusahaan kita sebaik mungkin. Dengan pendekatan tertentu, merk perusahaan atau bisnis kita bisa menempel di otak mereka dengan cepat. Di dalam dunia marketing sendiri, istilah ini disebut sebagai branding atau brand awareness.
  • Microsite. Sesuai namanya, landing page ini merupakan situs web versi mini yang dibuat untuk kampanye atau penawaran tertentu. Tujuannya tetap sama, yaitu agar mendapatkan visitor yang tertarget dan mendapatkan penjualan.
Baca juga
Pengertian dan Cara Optimasi SEO On Page Terbaru 2017

Setelah kamu mengetahui jenis landing page yang sering digunakan oleh perusahaan dan pemilik bisnis, kini saatnya kamu menentukan jenis landing page mana yang ingin kamu gunakan.

Setiap jenis tentunya akan menghasilkan lead yang berbeda, sehingga haruslah disesuaikan dengan tujuan dan tipe bisnis masing-masing. Tetapi untuk pembuatannya, bisa menghubungi kami saja!

Karena kami jagoannya dalam memberikan jasa pembuatan landing page yang berkualitas baik dan berkelas internasional.

Cara Membuat Halaman Landing Page

Ingin berhemat dengan membuat landing page sendiri? Boleh kok! Kami berikan caranya secara gratis!

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum membuat landing page. Intinya, keahlian kamu dalam menawarkan produk serta bagaimana kamu mampu menggiring visitor tersebut untuk melakukan hal yang kamu inginkan secara keseluruhan.

Dan semua itu haruslah kamu susun dalam beberapa baris kalimat atau paragraf saja! Tetapi tergantung jenis landing page yang kamu inginkan, panjang dari isi konten pun haruslah direncanakan sebaik mungkin.

Cara Membuat Halaman Landing Page

Contoh rencana pembuatan landing page tersebut bisa seperti ini:

  • Tentukan Tujuan. Ingat, landing page itu harus menggiring visitor kita melakukan aksi. Jadi tentukan tujuan kamu, apakah visitor tersebut harus mengisi formulir, memberikan informasi alamat email mereka, atau bahkan membeli produk yang tengah kita miliki.
  • Buat Hierarki Secara Visual. Buat elemen tertentu yang paling menonjol untuk ditampilkan, terutama jika landing page kamu ditujukan untuk brand awareness.
  • Buat call-to-action. Itu loh, sebuah fitur yang memungkinkan mereka melakukan tindakan akhir. Sebisa mungkin dibuat dengan begitu menarik, menonjol, dan mudah saat diakses.
  • Buat desain yang menawan. Ini pentingnya desainer dan penulis konten. Jangan sampai artikel yang kamu buat bikin boring, serta tampilannya begitu menjemukan untuk dilihat. Masukan gambar, video, dan semacamnya. Jika bisa, gunakan website builder seperti elementor yang bisa kamu install di wordpress melalui plugin.
  • Rangkai kata yang bikin visitor bergidik. Buatlah teks yang ringkas serta informatif, serta enak untuk dibaca. Tidak mudah loh membuat tulisan semacam ini.
  • Iming-imingi hadiah. Berikan janji manis jika mereka melakukan tindakan tertentu, seperti misalnya pdf gratis, cashback, pulsa gratis, dan lain sebagainya.
  • Buat landing page sejujur mungkin. Bohong sedikit, maka kamu bisa dihujat oleh para visitor. Sudah banyak kok contoh yang menggambarkan kondisi semacam ini.

Ingat, daftar di atas barulah rencana, dan belum masuk ke dalam tahap teknis. Masih ingin lanjut? Maka lakukan tahapan pembuatan landing page di bawah ini:

Baca juga
Apa itu Website Tour & Travel

1. Pilih Template Menarik

Ada banyak kok penyedia template yang bisa kamu pakai secara langsung. Hanya saja harus dibeli dan harganya cenderung sangat mahal. Mungkin bisa lebih mahal dengan harga jasa pembuatan landing page di tempat kami.

Jika lagi-lagi ingin berhemat, maka buat saja template sendiri. Semuanya bisa dilakukan selama ada kemauan. Tapi ingat, waktu yang harus diinvestasikan pun pastilah tidak sedikit, dan tetap kondisikan kepala agar tidak ngebul.

2. Beri Judul yang Menarik

Bahkan judul pun haruslah mampu menggelitik para visitor saat melihat iklan. Entah itu di mesin pencari ataupun iklan berbayar, masih ada kompetitor handal yang ingin merebut calon konsumen kita.

Nah, di sanalah perang judul dimulai. Semakin menarik judul yang diberikan, maka semakin bisa meningkatkan CTR kita. Pemberian judul ini bahkan harus dilakukan oleh para ahlinya tersendiri.

Brian Dean dari Backlinko menyebutnya dengan sebutan unik, yaitu “CTR Jedi”.

3. Tambahkan Konten Unik

Disesuaikan dengan jenis landing page yang sudah disebutkan di atas ya!

Tapi apapun jenisnya, pembuatan konten itu tidak bisa disepelakan begitu saja. Dimulai dari pemilihan kata-kata yang bersifat persuasif, positioning, hingga pemilihan warna, semuanya harus dilakukan seprofesional mungkin.

Jika tidak, maka tidak akan mampu menggiring visitor dan menggelitik psikologi mereka. Alhasil, tingkat konversinya pun bisa-bisa rendah.

4. Sertakan Gambar yang Mencolok

Satu gambar bisa bernilai seribu kata. Bahkan dengan adanya media visual ini, maka landing page kita akan nampak berwarna-warni dan mudah untuk dicerna.

Jangan sampai landing page yang kamu buat hanya memuat kata-kata saja, apalagi jika target market kamu adalah orang Indonesia.

Bisa-bisa tak ada aksi yang bisa tercapai, dan kerja keras kamu pun akhirnya sia-sia.

5. Pastikan Semua Tautan dan CTA Kamu Berfungsi

Mungkin ini tugasnya para coding, karena CTA tersebut erat kaitannya dengan HTML, PHP, Javascript, jQuery, dan segala macam bahasa pemrograman yang bikin kita puyeng.

Ingat, CTA ini haruslah dalam kondisi prima setiap saat, karena visitor yang sudah mencoba mengakses CTA ini hanyalah sepersekian persen dari jumlah visitor keseluruhan yang masuk.

Rata-rata tingkat konversi yang bisa didapatkan dari landing page adalah sekitar 10%. Jadi jika misalnya kamu menghabiskan dana iklan untuk mendapatkan 1000 visitor, maka kamu boleh mengharapkan 100 orang yang mengakses CTA.

Tapi sayangnya, CTA kamu tidak berfungsi, sehingga habislah dana iklan kamu tanpa menghasilkan apa-apa. Jadi, pastikan semuanya berfungsi dengan baik ya!

Baca juga
Pentingnya Logo dan Tips Cara Design Logo Online

6. Judul dan Deskripsi Haruslah Sesuai Dengan SEO

Tahapannya lumayan cukup panjang, dimulai dari riset keyword, melihat pesaing, menemukan pasar ceruk, hingga merangkainya menjadi kata-kata.

Semua ini dilakukan demi mendapatkan visitor tertarget yang bisa mendatangkan cuan buat kita. Tanpa melakukan riset keyword di awal-awal, maka visitor yang masuk pun bisa terlalu melebar.

Semakin melebar, maka semakin rendah tingkat konversi yang didapatkan. Di saat yang bersamaan, biaya iklan pun akan semakin besar. Jadi, pikirkan judul yang menarik, sekaligus disesuaikan dengan keyword yang telah ditentukan sebelumnya.

7. Publikasikan Landing Page Anda 

Jika semuanya sudah selesai, tinggal publikasikan!

Apa? Kamu males bikin landing page-nya karena banyak hal teknis yang harus dilakukan? Makanya, mending gunakan jasa pembuatan landing page di tempat kami saja!

Biarlah keluar budget sedikit, tetapi tidak bikin kamu puyeng. Selain itu, waktu yang kamu habiskan pun tidak percuma. Soalnya, tim kami benar-benar sudah terlatih dan profesional di bidangnya masing-masing.

Landing Page Ternyata Tidak Efektif

Itu terjadi jika kamu membuatnya secara asal-asalan. Kini, banyak orang yang sudah tahu bahwa mereka diarahkan ke landing page sehingga malas untuk membacanya lebih jauh.

Maka dari itulah, ada tekhnik tersendiri untuk menyamarkan landing page tersebut. Jadi jangan serta merta menawarkan produk, apalagi mengcopy mentah-mentah landing page yang sudah mendatangkan banyak cuan beberapa tahun yang lalu.

Landing Page Ternyata Tidak Efektif

Psikologi manusia itu akan terus berkembang, begitupun dengan landing page. Jadi, selalu sesuaikan dengan zaman dan tingkat pengetahuan dari para visitor kita.

Hal yang terpenting adalah seperti ini:

1. Sesuaikan Dengan Iklan Kita

Pernah melihat artikel yang judulnya berbeda dengan isi yang diberikan? Bagaimana perasaan kamu saat mendapatinya? Kesal? Malas? Dan bahkan ingin mengutuk orang yang menulis artikel tersebut?

Begitupun dengan visitor kita! Jangan sampai kamu membuat iklan yang provokatif dan mengundang orang untuk mengkliknya, tetapi saat dilihat isinya tidak begitu menggelegar.

CTR Jedi juga ga gitu-gitu amat! Tetap utamakan etika saat berpromosi, sebelum dihujat oleh netizen dan disumpahi dengan kata-kata yang bikin tak enak untuk didengar.

2. Buat Menjadi Mobile-Friendly

Di zaman sekarang, lebih dari 60% internet diakses melalui handphone! Itu artinya, landing page kita juga haruslah mobile friendly atau responsif dengan berbagai macam ukuran layar saat diakses.

Terutama call to action, yang mana kebanyakan sangat sulit untuk diakses melalui handphone. Untuk urusan ini tidak boleh ditawar-tawar lagi, jadilah seorang profesional di bidangnya.

Atau jika tidak ingin mendapatkan kesalahan klasik tersebut, lebih baik gunakan jasa pembuatan landing page di tempat kami saja! Dijamin, CTA nya akan bekerja sebagaimana mestinya, serta bisa diakses oleh berbagai macam gadget dengan ukuran dan jenis berbeda.

Baca juga
Cara Membuat Halaman Disclaimer Website

Sehingga calon konsumen kamu tidak dibawa para pesaing dan kompetitor yang jauh lebih canggih.

3. Kurangi Meminta, Tambah Tawaran

Seringkali kami melihat banyak sekali landing page yang meminta ini dan itu, sehingga bikin malas para pembaca dan visitor.

Tujuan harus tetap satu, agar aksi dari para visitor tetap terarah dan mereka tidak keberatan untuk melakukan hal yang kita inginkan.

Adapun jika ingin menambah aspek tertentu, maka bukanlah permintaannya, akan tetapi penawarannya.

Tawarkan kepada visitor kita hadiah yang beragam. Semakin banyak maka semakin bagus, selama tidak bikin usaha kamu tekor.

Bahkan penawaran ini bisa kamu simpan di awal landing page, agar menarik perhatian para visitor tentunya.

Sebelum kita meminta sesuatu kepada calon pelanggan, pastikan tawarkan sesuatu yang menarik hati mereka. Dengan begitu, psikologi mereka bisa kita bawa ke arah yang kita inginkan.

5/5 (2 Reviews)