Panduan Memilih Jasa Mempercepat Website Profesional

Website yang cepat saat diakses memang bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Tetapi manfaatnya tidak berhenti sampai di sana, karena usut punya usut, website yang gampang saat di-load bisa meningkatkan konversi karena visitor tidak lari ke tempat lain.

Di samping itu, kecepatan sebuah website telah menjadi faktor SEO yang tak boleh diremehkan. Google mengetahui kecepatan suatu website dari rasio pentalan dan dwell time yang diterima oleh situs tertentu.

Nah, rasio pentalan dan dwell time ini bisa kamu lihat pula melalui Google Anaylitic. Jika nilainya membengkak, maka Google akan menilai bahwa website kamu kurang begitu berkualitas baik.

Sehingga sekalipun kita sudah memiliki konten berkualitas tinggi, tetapi jika lambat, maka sitius kita pun akan tetap tenggelam di samudera persaingan.

Jadi sebelum capek-capek mengurus on-page dan off-page SEO, pastikan dulu website kamu memiliki kecepatan yang begitu mumpuni saat diakses.

Panduan Memilih Jasa Mempercepat Website Profesional

Ada banyak yang bisa kamu lakukan, dan pekerjaan ini terbilang memakan banyak waktu dan tenaga. Tetapi jika kamu ingin terima beres, maka bisa menggunakan jasa optimasi speed website di tempat kami saja.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan website kamu menjadi lambat biasanya karena memiliki gambar beresolusi tinggi sehingga menghabiskan bandwidth saat diakses, adanya plugin yang tak ter-update, tema yang begitu berat dan tidak responsif, serta coding-coding yang dipenuhi dengan bug.

Buat kamu yang ingin mempercepat situs web secara mandiri, jadi ayo kita bahas secara lengkap di sini.

Tips Cara Meningkatkan Kecepatan Website

Sebelum kita memulai segalanya untuk meningkatkan kecepatan website, maka harus mengeceknya terlebih dahulu. Mungkin saja website kita memang sudah cepat dan tak perlu melakukan hal apapun lagi.

Untuk mengetesnya, silahkan kunjungi https://gtmetrix.com melalui browser kamu, kemudian masukan website yang ingin kamu tes.

Di bagian lokasi, silahkan tentukan berdasarkan target market masing-masing. Untuk target market USA, maka kamu bisa mencobanya di Washington DC atau San Fransisco. Tetapi jika Indonesia, maka kamu bisa menggunakan Asia saja, karena belum ada pilihan tes server dari Indonesia.

Baca juga
Standar Jumlah Pemasangan Backlink Yang Disukai Google

Panduan Memilih Jasa Mempercepat Website

Jika misalnya hasil dari website kamu menunjukkan A, maka sudah tidak perlu lagi melakukan perbaikan.

Tetapi jika misalnya B, C, D atau bahkan E dan F, maka beberapa aktivitas meningkatkan kecepatan website di bawah ini mungkin bisa membantu mengubahnya menjadi A.

1. Gunakan CDN

CDN memiliki kepanjangan content delivery network, atau berarti “jaringan pengiriman konten”. CDN ini akan meningkatkan kecepatan situs web kita dengan cara menyimpan konten di beberapa lokasi server di seluruh dunia. Alhasil, website kita pun bisa diakses dengan lebih cepat dari manapun visitor berasal.

Server caching CDN tersebut biasanya terletak lebih dekat dengan pengguna akhir ke server asal. Permintaan konten ini cenderung akan masuk ke CDN, dan bukan ke server hosting asli kita.

Jadi, dimanapun situs web kita di-hostingkan, maka sudah bukan jadi masalah lagi jika menggunakan CDN, karena cache nya sudah tersimpan di server terdekat dengan si visitor yang datang ke website kita.

Alhasil, CDN akan membantu meningkatkan kecepatan website dan menurunkan waktu load secara drastis, sehingga bisa menjadi sinyal positif bagi SEO.

Visitor kita pun akan senang dan mungkin saja mendapatkan konversi yang tinggi. Dwell time dan rasio pentalan pun akan ramping dan memberikan nilai positif bagi website jagoan kamu tersebut.

2. Optimalkan Gambar

Fakta menyebutkan bahwa gambar merupakan penyebab paling umum dari website yang lama terakses, dan menduduki peringkat pertama. Ini karena ukuran file gambar jauh lebih besar daripada tulisan, coding HTML, dan CMS.

Untungnya, waktu muat gambar bisa kita kurangi melalui pengoptimalan gambar, dengan cara mengurangi resolusi, kompresi, dan pengurangan dimensinya.

Pastikan pula kamu meng-upload gambar berjenis JPG, dan hindari penggunaan PNG. Ingat, PNG jauh lebih besar dibandingkan dengan JPG.

Bisa kamu buktikan sendiri melalui photoshop. Silahkan edit gambar tertentu, dan save ke dalam 2 jenis file berbeda, yang satu PNG, dan satunya lagi JPG. Pasti ukurannya berbeda sekalipun memiliki gambar yang sama.

PNG boleh kamu gunakan untuk kebutuhan gambar dengan background transparan saja, seperti misalnya untuk logo.

3. Kurangi FileCSS dan JavaScript

Terdengar santer, bukan? Toh, pekerjaan ini memang melibatkan coding dan bahasa pemrograman, sehingga salah sedikit saja bisa-bisa website kamu error.

Ada banyak sekali bug yang mungkin bermunculan, termasuk code comments, spasi putih, dan titik koma yang tak diperlukan sama sekali. Ini tentunya dapat membuat file CSS dan JavaScript menjadi lebih berat.

Jika kamu kesulitan saat mengeditnya, silahkan hubungi kami saja. Sebagai perusahaan yang menyediakan jasa mempercepat website, coding CSS dan JavaScript sudah menjadi makanan kami sehari-hari, sehingga perbaikan bisa dilakukan menjadi lebih cepat.

Baca juga
Apa itu SSL Security Protokol Http dan Protokol Https

4. Jika Bisa, Kurangi Permintaan HTTP

Sebagian besar halaman web cenderung membutuhkan browser untuk membuat beberapa permintaan HTTP, demi memuat gambar, skrip, dan file CSS menjadi gambar yang utuh. Bahkan banyak halaman web yang akan membutuhkan lusinan permintaan semacam ini.

Setiap permintaan tersebut pastinya menghasilkan download dan upload dari hosting yang menyimpan data-data website yang kita miliki.

Karena masalah inilah, halaman website akan lambat untuk diakses. Semakin banyak file yang tersimpan, maka akan semakin berat. Jadi jika bisa, kurangi permintaan HTTP tersebut.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan CDN, mengurangi ukuran gambar, dan menginstal plugin tertentu jika website kamu menggunakan CMS wordpress.

5. Gunakan Cache HTTP Browser

Cache browser merupakan lokasi penyimpanan sementara dimana browser si visitor akan menyimpan salinan file statis sehingga mereka akan dengan cepat memuat halaman website kita di masa mendatang.

Cache ini akan membuat kita tak perlu lagi mendownload file-file yang sama secara berulang-ulang, setiap kali kita ingin melihat konten yang sama di halaman yang sama pula.

Tapi ada aturannya, kini kita harus memberitahu visitor bahwa kita menggunakan cache, dan menjadi pilihan mereka apakah ingin menyimpannya atau tidak. Cache sendiri bisa kadaluarsa dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

6. Hindari Penggunaan Redirect

Redirect merupakan sejenis skrip yang mengalihkan visitor ke halaman berbeda saat mereka mengakses situs kita. Pengalihan ini dapat menambahkan beberapa waktu untuk bisa terload secara sempurna.

Ingat, saat membangun sebuah situs web, maka satu setengah detik saja bisa begitu berharga. Rata-rata visitor kita akan kabur jika website tidak kunjung termuat lebih dari 2 detik.

Google juga menyarankan agar website mampu terload kurang dari waktu tersebut. Jika lebih, maka akan mempengaruhi sistem algoritmik mereka.

Selain itu, redirect juga bisa menghancurkan kredibilitas website di mata visitor, sehingga akan kurang begitu diminati. Rasio pentalan dan dwell time juga akan melambung tinggi.

Cara Memperbaiki Website yang Lambat

Kita sudah tahu cara meningkatkan kecepatan website secara menyeluruh. Tapi sayangnya, sebagian besar tips di atas hanya berlaku untuk website yang baru dibangun saja.

Lain lagi urusannya jika website tersebut sudah terlanjur dibuat dan kecepatannya bagaikan siput saat diakses.

Saat itu terjadi, maka harus dilakukan perbaikan. Beberapa diantaranya ada yang mudah saat dilakukan, ada pula yang sulit karena mengharuskan kita menguasai skill tertentu.

Cara Memperbaiki Website yang Lambat

Untuk bagian yang sulitnya, kamu bisa menggunakan jasa mempercepat website di tempat kami saja!

Baca juga
Apa Itu BACKLINK dan PBN

Tetapi jika website yang lambat tersebut disebabkan oleh hal yang remeh temeh, maka kamu bisa memperbaikinya secara mandiri.

1. Bersihkan Code yang tak Dibutuhkan

Dikenal dengan istilah bug, code-code ini tidak memberikan fungsi apapun, dan hanya menjadi beban saja. Ibaratnya sebuah parasit di dalam tubuh yang hanya membawa penyakit dan harus disingkirkan.

Pembersihkan code ini menuntut skill bahasa pemrograman yang mumpuni, seperti misalnya HTML, CSS, PHP, jQuery, JavaScript, hingga C++. Jika kamu mengalami kesulitan untuk membaca bahasa alien tersebut, silahkan gunakan jasa kami saja.

SDM yang kami sediakan sudah sangat terampil di bidangnya, sehingga jasa mempercepat website di tempat kami bisa diandalkan.

Boleh-boleh saja mempelajari bahasa pemrograman, hanya saja tidak akan mampu dikuasai semalaman. Jadi, demi menghemat waktu, lebih baik serahkan kepada ahlinya saja.

2. Periksa Versi PHP Website

Jika website kamu menggunakan CMS wordpress, maka biasanya akan diberitahu mengenai versi PHP jikalau ada yang terbaru.

Hanya saja, cara meng-update-nya cenderug berbeda dan harus dilakukan di tempat yang berbeda pula.

Caranya bisa masuk dulu ke control panel tempat website kamu dihostingkan. Biasanya bisa langsung diakses melalui namadomain.com/cpanel.

Selanjutnya, klik pada advanced setting dan pilih pengaturan PHP (PHP setting) dan database.

Gulir ke bawah dan cari opsi update PHP version. Sebelum di-update, pastikan kamu telah mem-backup semua data website, agar jika terjadi kegagalan, maka data sebelumnya masih bisa di-restore.

3. Temukan Kueri yang Berjalan Lambat di MySQL

MySQL merupakan sistem manajemen berbasis data relasional yang bersifat open-source. Aplikasi ini digunakan untuk berbagai macam tujuan, termasuk pergudangan data, e-commerce, dan aplikasi logging.

Intinya, MySQL ini sangatlah dibutuhkan agar website kita berjalan dengan semestinya, terutama jika website kita berbasis CMS wordpress, karena melibatkan database web yang begitu vital.

Namun, ada kalanya database tersebut memuat kueri yang lambat, sehingga berdampak pada kecepatan suatu situs.

Jika itu terjadi, segera perbaiki atau hubungi kami saja untuk melakukannya. Hal teknis ini memiliki tingkat kesulitan yang lumayan tinggi! Jadi, harus berhati-hati karena salah sedikit situs kita bisa menjadi error secara keseluruhan.

4. Tingkatkan Performa Website

Gunakan Speed Kit yang dikembangkan oleh Baqend agar lebih gampang saat menjalankannya. Software ini telah banyak digunakan dan mampu meningkatkan kecepatan hingga 300%.

Dengan menggunakan speed kit, maka kamu dapat mengubah rute lalu lintas web melalui infrastruktur berbasis caching yang disediakan oleh mereka.

Jika website kamu menggunakan CMS wordpress, maka bisa menggunakan plugin speed kit yang bisa dipasang secara gratis.

Baca juga
Cara Check Domain Authority Page Authority dan Alexa Rank

Kapan lagi bisa meningkatkan kecepatan website secara gratis? Jika ingin menambah kecepatan secara merata, jangan lupakan plugin ini ya! Segera install dan rasakan perbedaannya.

Penyebab Website Lambat Diakses

Jika ternyata masih belum bisa meningkatkan kecepatan performa website, itu artinya ada error di tempat lain yang harus diperbaiki.

Untuk mengevaluasi segala macam bentuk error yang mungkin muncul selain dari daftar yang telah disebutkan di atas, silahkan hubungi jasa mempercepat website di tempat kami saja.

Penyebab Website Lambat Diakses

Tidak hanya mendiagnosa, kami pun akan langsung memperbaikinya asalkan sudah disepakati bersama.

1. Website, Semakin Tua Terlihat Semakin Lambat

Terkadang akan sangat sulit untuk melihat performa website saat awal-awal dibangun. Tetapi dengan berjalannya waktu, maka website bisa saja berkurang kecepatannya dan bahkan sering down.

Ini bisa terjadi akibat berbagai macam hal yang mungkin tidak kamu perhitungkan sebelumnya. Ada beberapa faktor yang harus kamu perhatikan, seenggaknya bisa mencegah agar website tidak melambat sekalipun menua termakan usia.

2. Hosting yang Kurang Handal

Hosting juga bisa mempengaruhi kecepatan website kita secara nyata. Maka, ada baiknya kamu memilih jenis yang telah teruji dan banyak peminatnya.

Meskipun jarang bisa ditemukan di hosting dalam negeri, untungnya hosting yang memiliki kecepatan tinggi masih bisa kamu temukan di pasar luar dengan harga yang begitu bersaing, bahkan jauh lebih murah dengan penyedia hosting dalam negeri.

Kamu juga harus memperhatikan bandwidth, karena jika habis sebelum waktunya, maka website tidak akan bisa diakses hingga awal bulan. Maka pastikan kamu memilih hosting dengan bandwidth berukuran besar atau bahkan unlimited.

Jenis hosting juga mempengaruhi. Dulu masih menggunakan HDD, dan beralih ke dalam jenis SSD. Tetapi di zaman sekarang, banyak pemilik website yang menggunakan NVME hosting.

3. Visitor yang Semakin Bejibun

Ini juga masih erat kaitannya dengan hosting. Jika besaran visitor tidak disesuaikan dengan jenis hosting, maka bisa berabe akibatnya.

Hosting itu ada banyak jenisnya, seperti shared hosting, VPS, dan dedicated hosting. Jika misalnya visitor kamu sudah semakin banyak dan terlihat performa website mengalami penurunan, maka harus mulai beralih dari shared hosting ke VPS.

Memang shared hosting memiliki harga yang jauh lebih murah, bahkan merupakan jenis yang termurah. Tetapi jika pemasukan kamu bertambah karena visitor yang berbondong-bondong datang, maka wajib beralih. Dijamin deh, pemasukan dan pengeluarannya masih akan sesuai kok.

4. Konten yang Semakin Banyak

Konten kita disimpan di dalam hosting, sehingga semakin banyak isi website yang dimasukan, maka harus memperluas ruang penyimpanan hosting itu sendiri.

Hanya saja, jenis SSD dan HDD akan semakin berat jika menggunakan ruang penyimpanan yang besar. Semakin besar maka akan semakin sulit saat diakses. Sehingga wajib menggunakan NVME jika website kamu memiliki konten yang banyak dan visitor yang besar.

Baca juga
Panduan Memilih Jasa Pengembangan Website Profesional

NVME sendiri merupakan singkatan dari non-volatile memory express. Singkatnya, web hosting ini lebih terjamin dalam masalah kecepatan dan keamanan yang dimilikinya.

5. Website Kamu Terserang Hacker

Ini kemungkinan yang terparah dari daftar yang telah dijelaskan di atas. Pasalnya, hacker itu manusia sehingga kita berperang dengan orang – dan bukan mesin. Menghadapi sifat manusia itu jauh lebih ribet dan menantang dibandingkan dengan coding.

Hacker bisa saja memasukan berbagai macam malware dan data-data yang tak kita inginkan, sehingga bisa memberatkan situs kita secara drastis.

Ada pula beberapa jenis serangan yang akan membebani kinerja hosting, dan tak jarang diantaranya mengalami down dan tak bisa diakses sama sekali.

Makanya, penting sekali memilih jenis hosting yang memiliki sistem keamanan yang begitu kuat. Hosting yang handal selalu dilengkapi dengan anti-malware, firewall, anti brute force, dan lain sebagainya.

5/5 (1 Review)