Memang dengan semakin meningkatnya kebutuhan sehari-sehari, tentu mendorong setiap orang ingin mendapatkan penghasilan lebih, atau mencari pekerjaan sampingan untuk mendapatkan uang tambahan disamping pekerjaan utama.

Peluang usaha sampingan ini biasanya dijalankan bagi mereka yang memiliki waktu lebih di sela pekerjaan utama, seperti seorang pegawai negeri, pekerja kantoran dan  pekerjaan lainnya yang bisa disambi dengan membuka bisnis sampingan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan salah satu mahasiswa magister bisnis universitas indonesia, ditemukan fakta menarik bahwa 43,7 persen karyawan kantoran memiliki waktu luang yang besar terutama di hari sabtu dan minggu saat libur kantor.

Sebenarnya dari waktu luang tersebut ada banyak kesempatan untuk menjalankan usaha sampingan yang bisa dijadikan tambahan penghasilan atau mungkin menjadi solusi rencana keuangan jangka panjang. Sayangnya sebagian besar dari mereka tidak memanfaatkan waktu luang tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Selain waktu luang di penghujung sabtu minggu tadi, sebenarnya pada hari kerja pun masih bisa disisihkan sedikit waktu untuk mengurus bisnis = sampingan, toh kita tidak dilarang melakukan aktivitas usaha lain oleh perusahaan bukan? Dalam pandangan kami, usaha sampingan ini sangat menarik untuk dijalani karena secara teoritis tidak ada istilah gagal dalam menjalankannya karena memang  hanya sebatas sampingan saja di sela waktu luang.

Panduan Cara Membuat Usaha Sampingan Bagi Karyawan

Taukah anda bahwa kebanyakan perusahaan besar ternyata berawal dari sebuah bisnis sampingan yang iseng dilakukan oleh seseorang yang memiliki ide gagasan, pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam mengelola ide bisnis tersebut menjadi konsep usaha yang tertata rapi dan menghasilkan value yang besar.

Hobi yang ditekuni menjadi bisnis adalah hal paling baik yang bisa anda coba dalam hidup ini. Anda hanya tinggal merancang strategi bisnis dan pemasaran yang tepat untuk mengeksekusi ide bisnis tersebut menjadi usaha sampingan yang menjanjikan keuntungan besar.

Jangan pernah ragu untuk membuka bisnis sampingan. Jika anda adalah seorang yang kreatif dan inovatif, maka semua hal sederhana di sekeliling anda bisa dijadikan bahan raw material untuk bisnis sampingan yang akan anda kelola. Pastikan usaha yang akan dibuka, entah itu barang atau jasa, memiliki market share yang baik, setidaknya ada potensi pembelian dalam satu atau dua bulan pertama dari lingkungan terdekat anda.

Pertimbangkan juga besarnya kompetisi yang akan dihadapi nantinya. Lakukan survei kecil-kecilan dimulai dari orang-orang terdekat, terhadap ide produk dan jasa yang akan diluncurkan. Ingat pepatah mengatakan bahwa gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.

Tips bisnis yang selalu kami sampaikan kepada klien kami adalah jangan terburu buru mengeksekusi ide bisnis secara sporadis agresif dan menggebu. Selalu perhatikan faktor resiko supaya tidak mengalami penyesalan akibat kerugian yang ditimbulkan. Ingat terburu buru datangnya dari syetan.

Ikuti intuisi dan kata hati tentang bisnis sampingan ini tapi juga jaga supaya daya analisa anda tetap rasional dalam memilah memilih semua kemungkinan. Memiliki bisnis sampingan memang bisa menambah pundi-pundi rejeki untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Tetapi jika tidak hati hati juga berpotensi mengalami kerugian.

Bagi pekerja kantoran swasta, pertimbangkan untuk memiliki rencana pensiun. Dengan membangun usaha sampingan, rencana tersebut menjadi lebih mudah dipenuhi. Anda bisa mempersiapkan masa pensiun lebih baik dengan mulai merintis usaha di usia muda dan menikmati hasilnya saat usia anda mulai senja. Aktivitas usaha ini juga dapat membantu seseorang untuk tetap berfikir jernih dan sehat saat memasuki usia pensiun di atas 50 tahun.

Bisnis sampingan bisa jadi mengajarkan banyak hal yang tidak anda dapatkan saat menjadi pegawai kantoran. Proses ini dinamakan aktualisasi diri, namun perlu diingat bahwa kadang-kadang pelajaran ini datang dari kegagalan. Cukup diingat saja bahwa kegagalan adalah proses menuju keberhasilan, tidak ada yang salah dengan semua proses itu dan anda akan menikmati hasilnya di masa datang.

Walau hanya sebatas usaha sampingan, faktor resiko gagal tetap harus anda perhatikan. Bisnis tetaplah bisnis, sama saja antara bisnis kecil maupun bisnis besar, keduanya sama sama memiliki resiko gagal. Namanya bisnis sampingan tentu bukan prioritas utama.

Hati hati jangan sampai ambisi anda yang ingin cepat sukses dan cepat menikmati hasil membuat prioritas utama anda bergeser menjadi lebih fokus melalukan bisnis sampingan, ini jebakan yang kadang nggak keliatan. Hati hati jangan terlalu menggebu dan bernafsu cepat cepat sukses dari bisnis sampingan ini.

Biarkan semuanya berproses dengan baik, jangan dipaksakan. Sesuaikan dengan kemampuan dan waktu yang anda miliki, jangan sampai keduanya saling meniadakan.

Saat memulai bisnis sampingan biasanya kita terbuai untuk melakukan hal hal yang tidak begitu penting. Seringkali kita salah menentukan prioritas mana kebutuhan dan mana keinginan.

Kadang baru mulai tapi pengeluaran sudah seperti memiliki usaha besar misalnya menciptakan logo perusahaan, buat kartu nama, beli software mahal untuk pembukuan dan lainnya yang sebenarnya nggak pakai pun tidak terlalu masalah untuk kelangsungan usaha sampingan anda. Fokus saja pada kualitas produk dan jasa serta promosi marketing serta perijinan yang diperlukan, hal hal lainnya bisa bertahap diurus kemudian.

Kegagalan bisnis banyak disebabkan oleh pola pikir yang keliru. Contoh mindset yang salah adalah menganggap “apapun yang dijual pasti akan ada yang beli.” Pola pikir yang tidak benar dan menjerumuskan. Sehingga ujungnya anda akan menghabiskan resource yang anda miliki terutama modal finansial untuk membeli barang modal yang tidak penting dan revenue dan perputaran uangnya buruk.

Resiko kegagalan akan besar jika anda memiliki pola pikir mindset seperti ini. Lakukan riset market di awal sebelum memulai usaha.

Biasakan membuat business plan atau perencanaan bisnis yang matang. Business plan ini meliputi visi atau tujuan jangka panjang yang dirinci menjadi misi atau rencana jangka pendek sehingga bisnis sampingan ini terkonsep dan kemungkinan berhasil menjadi lebih tinggi. Jangan lupa satu lagi faktor penentu keberhasilan bisnis adalah kekuatan jaringan yang anda miliki.

Wajib hukumnya untuk menambah dan membina jaringan bisnis anda. Jaringan ini bisa berupa pelanggan, teman, saudara atau keluarga anda. Rajin membangun silaturahmi bisnis dan membuka peluang bertemu orang setidaknya dua kali sebulan akan membuat jaringan bisnis anda menggurita pelan pelan.

Tips Cara Berbisnis Agar Tetap Jalan Walau Tanpa Diawasi

Memiliki sebuah bisnis dengan omset yang besar tentunya memberikan kepuasan tersendiri. Sayangnya, malah banyak pebisnis yang tidak bisa menikmati hasil dari bisnisnya tersebut. Kenapa? Karena bisnis mereka tidak bisa berjalan tanpa kehadiran mereka sebagai pemilik bisnis, artinya bisnis tersebut harus diawasi setiap saat.

Kalau sudah begitu maka si pemilik pun harus datang mengawasi bisnisnya setiap hari, jadi tidak ada bedanya antara karyawan dengan si pemilik bisnis, bahkan ketika hari libur si pemilik tetap harus datang untuk mengontrol kondisi bisnisnya tersebut. Maka dari itu, harus dibuat sebuah sistem bisnis yang bagus, sehingga para karyawan dapat bekerja secara mandiri.

Tips cara berbisnis yang utama adalah pemasaran. Pemasaran merupakan jantungnya perusahaan, hal tersebut memang benar adanya karena sistem pemasaran yang bagus dapat meningkatkan penjualan produk dan mampu meningkatkan loyalitas pelanggan anda. Beberapa sistem pemasaran yang harus anda bangun adalah promosi produk, manajemen pemasaran, penempatan iklan produk, dan juga menciptakan hubungan yang baik dengan konsumen.

Setiap bisnis pasti memiliki standart operasi, misalkan pada bisnis rumah makan memiliki standart operasi menyambut konsumen yang datang, mencatat pesanan , membuat makanan yang dipesan, kemudian menyajikannya ke meja konsumen. Silakan buat sendiri sistem operasi yang sesuai dengan bisnis anda.

Bisnis yang besar memiliki manajemen keuangan yang baik pula. Jangan sampai keuangan bisnis anda digabung dengan keuangan pribadi anda. Buatlah sistem manajemen bisnis yang baik seperti pendapatan kotor, arus kas, laba atau profit, pekembangan profit setiap waktunya, dan lainnya.

Tips cara berbisnis yang tidak kalah pentingnya adalah membangun sumber daya manusia. Bisnis yang berjalan tanpa diawasi pemiliknya karena memiliki sumber daya manusia terpilih yang konsisten menjalankan pekerjaannya. Anda bisa merekrut karyawan yang sekiranya memiliki potensi yang bagus untuk perkembangan bisnis anda.

Kemudian buatlah struktur organisasi yang jelas mulai dari direktur, manajer, staff, hingga office boy. Berikan pelatihan untuk setiap bagian untuk meningkatkan kemampuan karyawan anda, sehingga dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangan bisnis anda.

Banyak perusahaan menerapkan jam kerja yang cukup tinggi bahkan bisa dibilang terlalu berlebihan, secara tidak langsung jam kerja yang tinggi dapat menurunkan kualitas karyawan. Satu hal yang harus anda ingat, karyawan memang memiliki tanggung jawab untuk bekerja tapi mereka juga manusia yang harus istirahat dan berkumpul dengan keluarga. Dengan menerapkan jam kerja yang tidak terlalu tinggi dapat meningkatkan produktivitas karyawan anda.

Tips cara berbisnis berikutnya adalah menentukan job desk atau tugas masing-masing karyawan sesuai dengan bagiannya. Misalkan, untuk bagian kuangan punya job desk membuat laporan keuangan, mengatur uang masuk dan uang keluar, hingga mengatur uang cashbon karyawan. Sedangkan untuk bagian pemasaran memiliki job desk membuat strategi promosi, presentasi produk dan lainnya.

Kenyamanan dalam bekerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas karyawan anda. Buatlah desain kantor yang menarik, anda bisa melihat bagaimana facebook dan google mendesain kantornya senyaman dan seindah mungkin sehingga karyawannya menjadi betah saat bekerja.

Itulah beberapa tips cara berbisnis agar tetap tetap jalan walaupun tanpa diawasi oleh anda. Semua tips diatas sudah dibuktikan oleh banyak bisnis besar seperti Mcdonald, Starbuck, Batik Keris, Kebab Turki, dan lainnya.

Tips Cara Memulai Usaha Sampingan Kuliner 

Usaha di bidang kuliner merupakan jenis usaha yang cukup banyak diminati. Usaha yang satu ini memang memiliki peluang yang bagus serta prospek yang cerah di masa depan untuk bisa memperoleh kesuksesan.

Namun untuk bisa memperoleh kesuksesan dalam menjalankan usaha kuliner tentunya Anda harus mengetahui cara memulai bisnis yang satu ini yang mana akan kami berikan ulasannya di bawah ini.

1. Tentukan Produk

Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk memulai usaha kuliner adalah dengan menentukan produk yang mana di sini Anda harus terlebih dahulu menentukan mengenai produk kuliner apa yang akan Anda jual seperti misalnya makanan ringan, makanan utama, makanan sehat, atau makanan yang ditujukan untuk kaum tertentu seperti vegetarian sehingga Anda akan lebih fokus.

2. Tentukan Target Pasar

Cara kedua yang bisa Anda lakukan dalam memulai usaha ini adalah dengan menentukan target pasar, Anda perlu menentukan target pasar dari usaha kuliner yang akan Anda lakukan karena target pasar sendiri merupakan untuk merancang strategi yang akan Anda terapkan pada bisnis ini, target pasar yang Anda tentukan antara lain meliputi umur, pendapatan, gaya hidup, dan pekerjaan.

3. Memilih Lokasi Usaha

Di dalam menjalankan suatu usaha di bidang kuliner, ada salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kesuksesan usaha tersebut yakni faktor lokasi. Apalagi di tengah ketatnya persaingan usaha di bidang kuliner yang akan membuat suatu tantangan tersendiri maka Anda harus pandai dalam memilih lokasi bagi usaha kuliner Anda, pilihlah lokasi yang dekat dengan pusat keramaian.

4. Lakukan Inovasi

Hal keempat yang juga perlu Anda lakukan dalam memulai bisnis kuliner ini adalah dengan melakukan inovasi dari produk makanan yang Anda jual, inovasi ini sangatlah Anda butuhkan terlebih lagi persaingan di bisnis kuliner ini semakin ketat sehingga Anda harus membuat produk makanan Anda berbeda dan memiliki ciri khas yang disukai oleh konsumen sehingga akan laris terjual.

5. Pilih Supplier

Hal kelima yang harus Anda lakukan dalam memulai usaha kuliner dari awal yakni dengan memilih suplier yang tepat karena hal ini akan sangat mempengaruhi dari produk makanan yang akan Anda jual kepada konsumen. Untuk membuat suatu produk makanan tentulah Anda harus membuatnya dengan bahan – bahan yang berkualitas sehingga Anda harus mempercayakannya pada suplier yang tepat.