Optimasi SEO Offpage Pengertian dan Cara Optimasi SEO Off Page

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Seorang blogger atau siter pasti mengenal dengan sangat jelas bahwa SEO selalu dibutuhkan bagi sebuah blog (website). Kegiatan ini tidak lain dan tidak bukan untuk memperoleh optimasi yang powerfull agar blog tersebut mampu berada di rangking tertinggi pada suatu search engine. Jadi tidak bisa dipungkiri lagi bila SEO memang harus diterapkan sejak awal mula membangun blog atau website demi memperoleh penilaian maksimal dari mesin pencari tertentu apakah layak untuk menempati posisi pertama atau tidak. Lantas bagaimana aturan melakukan SEO dengan benar? Itulah yang akan dibahas dalam materi kali ini.

Secara garis besar Search Engine Optimization (SEO) terbagi menjadi 2 bagian yaitu SEO Onpage dan SEO Offpage. Adapun bagian pertama sudah ada penjelasan lebih detail pada artikel sebelumnya dimana arti sederhananya yaitu melakukan optimasi melalui faktor internal sebuah halaman website entah itu theme, pemilihan keyword, description, alamat web, pengaturan template sampai komponen artikel berkualitas. Sedangkan Cara Optimasi SEO Off Page sendiri adalah proses optimasi website atau blog yang dilakukan dari faktor eksternal yaitu lewat pencarian beberapa backlink untuk mempromosikan sekaligus meningkatkan nilainya (popularitas website). Oleh karena itu, kegiatan ini tidak bisa dibilang gampang mengingat keduanya saling berkaitan dan bersifat sistematis sehingga harus melewati teknik SEO Onpage dulu sebelum berlanjut ke teknik SEO Offpage. Dengan demikian, peranan SEO offpage ternyata tak kalah pentingnya, jadi patut untuk dipelajari lebih mendalam.

Pengertian SEO Off Page

Merupakan salah satu proses optimasi lewat faktor-faktor di luar situs yang akan mempengaruhi peringkat sebuah halaman website atau blog. Biasanya, sifat offpage juga didasarkan pada bidikan kata kunci (keyword). Berarti dapat dikatakan pula jika sumbernya hanya berasal dari link masuk, inbound link atau tautan balik. Untuk analoginya, ambil contoh saja saat pemilihan ketua kelas dimana masing-masing kandidat akan menjadi ketua kelas berdasar pemungutan suara terbanyak. Sama halnya seperti mesin pencari (google, yahoo dan lain-lain) akan terus menghitung jumlah dan kualitas backlink atau tautan balik (sama dengan vote seluruh murid di kelas) sebuah website dan kemudian baru menentukan situs mana yang pantas menjadi nomor 1,2, 3 (sama dengan ketua kelas) di hasil pencarian kata kunci.

Sudah mulai mengerti kan? Dari analogi tersebut maka meningkatkan posisi situs bisa dilakukan dengan membangun backlink sebanyak-banyaknya. Tapi jangan salah memahami bahwa kekuatan Offpage tidak selalu terletak pada kuantitas backlink saja melainkan kualitas backlink juga. Berdasar sumber luar, satu backlink relevan yang mempunyai otoritas tinggi akan membawa nilai besar terhadap website dibanding ribuan bahkan ratusan backlink spam. Adapun baclink itu sendiri terdiri dari beberapa macam seperti situs web social bookmarking (google bookmark, dig), media social (youtube, facebook, twitter, google+), komentar di blog (blogcommenting atau blogwalking), forum-forum online (detik, kaskus, kompas, merdeka, bersosial, ads.id), directory web, atribut profile situs Web 2.0 (blogspot, blogdetik, weebly, wordpress) dan masih banyak lagi.

Manfaat SEO Off Page

Setelah tercapainya dasar-dasar SEO Offpage maka sudah barang tentu suatu situs (website) akan mendapatkan manfaat positif yang terkonversi menjadi 3 keuntungan yaitu

1. Menaikkan rangking web
Dapat dipastikan bilamana web yang dimaksud telah menerapkan sistem offpage secara benar maka besar kemungkinan mesin pencari mampu memberi nilai lebih hingga membawanya ke rangking tertinggi di posisi SERP.

2. Menambah sumber lalu lintas
Sudah dikatakan sebelumnya bahwa offpage terdiri dari bermacam-macam backlink. Dengan menanamkan suatu backlink melalui berbagai sumber secara otomatis pula lalu lintas yang menuju ke website akan beragam, jadi tak melulu lewat pencarian mesin pencari seperti google, yahoo dan sejenisnya. Dampak lainya tentu akan menjaring trafik (pengunjung) lebih tinggi dibanding hanya berfokus pada satu tautan balik (backlink) saja.

3. Memperkuat otoritas web
Adanya variasi offpage baik itu berdasar kualitas maupun kuantitas backlink, memberikan harapan tinggi terhadap kepercayaan sebuah mesin pencari. Dampaknya, jelas sekali bila mesin pencari akan selalu memilih bahkan mempertahankan rangking website agar berada pada posisi teratas. Lebih dari itu, sudah hampir pasti website tersebut menjadi acuan atau referensi di bidangnya bagi konsumen, komunitas sampai individu penggguna internet secara luas.

 

Jenis SEO Offpage

Dalam melakukan optimasi di luar situs, ada beberapa hal untuk diperhatikan termasuk keberagaman jenis-jenis offpage supaya nanti tak dianggap spam (sampah) atau masuk pada kategori black-hat SEO.

1. Link diversity
Adalah variasi sumber tautan balik pada sebuah situs atau website. Adapun pointnya terdiri menjadi 5 bagian antara lain.
Pertama, hirarki situs luar yang berbeda. Usahakanlah untuk memperoleh tautan balik eksternal dari halaman depan web (homepage atau root domain) tapi boleh juga melalui isi web (contect) dengan prosentase sekitar 40:60
Kedua, domain berbeda. Variasi membangun backlink tidak dianjurkan berada di satu tempat saja karena selain sulit mempopulerkan web, terkadang mesin pencari tidak menganggapnya sebagai backlink berkualitas melainkan hanya backlink spam saja.
Ketiga, follow dan nofollow. Sekali lagi variasi antara kedua backlink ini seharusnya bisa seimbang. Jadi jangan melulu mencari tautan backlink berjenis follow saja tetapi diimbangi pula dengan tautan nofollow. Prosentase boleh berbanding lurus 50:50 atau bila ingin mengikuti anjuran sebaiknya jenis follow sebanyak 60-90% sedangkan jenis nofollow cukup 10-40% saja.
Keempat, hirearki situs internal berbeda. Artinya bahwa memperoleh tautan balik ke halaman depan web (homepage) ternyata ada batasnya yaitu sekitar 20-50% dan selebihnya dianjurkan mengarah ke tautan balik halaman-halaman web lain (inner pages atau deep)
Kelima, PA dan DA yang berbeda. Page authority dan Domain authority memiliki peranan besar sebagai tautan balik (backlink). Maka, carilah situs-situs dengan PA dan DA tinggi karena dapat memberikan nilai lebih di hadapan mesin pencari.

2. Anchor Text
Adalah keberagaman variasi teks. Maksudnya dalam menuliskan tautan balik (backlink) ada baiknya tidak selalu berfokus pada kata kunci utama. Misalnya kita ingin menautkan keyword “cara memperoleh uang” ke beberapa situs untuk dijadikan backlink, maka janganlah semua tautan langsung diarahkan pada kata kunci utama namun variasikan masing-masing backlink dengan brand perusahaan, personal, URL, kata kunci turunan, dan lain-lain.

3. Sumber tautan balik relevan
Dengan menautkan suatu backlink yang relevan terhadap web, bisa dipastikan nilai tautan tersebut lebih tinggi daripada memperoleh tautan balik lewat situs-situs kurang relevan. Contohnya, website produk kewanitaan sudah seharusnya mencari tautan balik atau backlink ke website sejenis seperti kesehatan umum, kesehatan wanita, masalah kewanitaan dan sebagainya.

Kira-kira begitulah dasar terpenting jika ingin mempelajari cara optimasi SEO Off Page dengan mandiri. Pada proses awal memang butuh kesabaran dan ketelatenan namun seiring berjalannya waktu, kita nanti juga akan terbiasa dengan mencari sampai menautkan backlink-backlink berkualitas. Dan tetap diingat bahwa penilaian dari luar situs tidaklah selalu berujung pada hal-hal baik, jadi perlu adanya perhatian khusus terhadap teknik optimasi SEO Offpage demi menjaga reputasi suatu situs atau website.

😡
☹️
😐
☺️
😍
5/5😍2

Your Details

Let us know how to get back to you.


How can we help?

Feel free to ask a question or simply leave a comment.


Shares