Not Angka Pianika Yamko Rambe Yamko – Daerah Papua

Yamko Rambe Yamko adalah lagu daerah yang dianggap berasal Provinsi Papua, meskipun tidak ada orang Papua yang mengakuinya. Meskipun irama lagu ini menggambarkan kesan menyenangkan, syairnya bernada sedih karena bercerita tentang daerah yang mengalami perang antarsuku.

Asal usul lagu ini diperdebatkan. Pada akhir Juni 2020, perdebatan tersebut viral di media sosial karena dugaan bahasa dalam lagu ini bukan berasal dari salah satu bahasa di Papua. Penelusuran asal usul lagu ini disuarakan, termasuk di antaranya oleh pelawak Arie Kriting. Sementara itu, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Papua pada 27 Juni 2020 mengatakan belum ada literatur pasti soal asal bahasa lagu ini.

Hai sobat, jika kamu pecinta lagu daerah dan ingin mencari not angka dan lirik lagu daerah Papua yang berjudul Yamko Rambe Yamko, di bawah ini not dan lirik lagunya yang bisa sobat gunakan.

Not Angka Pianika Yamko Rambe Yamko

Not Angka Pianika Yamko Rambe Yamko

Lirik Lagu Yanko Rambe Yamko

Hee yamko rambe yamko
aronawa kombe
Hee yamko rambe yamko
aronawa kombe

Temino kibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade
Temino kibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade

Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro
Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro

Chord Gitar  Lagu Yamko Rambe Yamko

C                                 F             G           C
Hee yamko rambe yamko aronawa kombe

C                                 F             G           C
Hee yamko rambe yamko aronawa kombe

C                F            G                                C
Teemi nokibe kubano ko bombe ko

Baca juga >>
Not Angka Pianika Lagu Happy Birthday

F                G    C
Yuma no bungo awe ade

C                F            G                                C
Teemi nokibe kubano ko bombe ko

F                G               C
Yuma no bungo awe ade

F                      G
Hongke hongke hongke riro

C                      G           C
Hongke jombe jombe riro

F                      G
Hongke hongke hongke riro

C                      G           C
Hongke jombe jombe riro

 

Video Musik Yamko Rambe Yamko

Referensi  Lagu Yamko Rambe Yamko

Lagu Yamko Rambe Yamko yang selama puluhan tahun identik dengan identitas Papua, diklaim oleh tokoh dan seniman Papua sebagai bukan lagu daerah mereka sebab lirik lagu tersebut dianggap bukan dari bahasa Papua.

Etnomusikolog menyebut lagu ini sebagai bagian dari diplomasi musik yang dilakukan pemerintah di masa lalu dan menekankan perlunya pelurusan sejarah terkait asal-usul lagu yang samar.

Tokoh Papua, Simon Patric Moran, mengklaim dirinya sebagai saksi sejarah ketika lagu itu pertama kali diperkenalkan oleh warga Papua di Biak pada 1963, ketika Papua — yang kala itu bernama Irian Barat — baru saja diserahkan oleh UNTEA, lembaga PBB yang memediasi penyerahan Papua dari Belanda, ke Indonesia. Dia menyebut lagu itu hanya serangkaian kata tanpa makna.

Sementara, Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua, Nomensen Mambraku, memastikan tak ada satupun suku di Papua yang mengakui lagu itu sebagai bahasa mereka, merujuk pada penelitian yang dilakukan badan tersebut, Menurutnya, kemungkinan lagu itu merupakan modifikasi lagu berbahasa Afrika.

Lantaran lirik dari lagu itu tak identik dengan bahasa Papua, Simon berkesimpulan lagu Yamko Rambe Yamko adalah “serangkaian kata-kata yang di-compose (dikarang) oleh Pak Kasur untuk menciptakan kegembiraan, walaupun kata-katanya tidak bermakna”.

Dia menambahkan, sebagian besar bahasa Papua lebih banyak huruf mati, “tidak seperti untaian kata-kata” dalam lagu itu.

Baca juga >>
Mengenal Drum Band dan Jenis Alat Musik Drum Band

Simon menambahkan ada teori bahwa kemungkinan lagu ini jiplakan dari lagu Afrika.

Teori ini diperkuat oleh Nomensen Mambraku, Ketua Dewan Kesenian Papua yang pada 1990an–ketika Nomensen menjabat sebagai wakil ketua dewan kesenian Papua–membentuk tim yang terdiri dari sejumlah seniman Papua untuk menelusuri sejarah lagu tersebut.

“Kesimpulan kita, setelah didiskusikan, kami tidak menemukan lagu itu sebagai lagu milik orang Papua,” kata dia.

Dalam penelitian tersebut, didapat fakta bahwa lagu tersebut pertama kali dinyanyikan oleh Corry Rumbino seorang penyanyi Papua yang melantunkan lagu itu di istana saat peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, pada awal 1960an.

“Ternyata lagu itu lagu yang dimodifikasi dari Afrika dan Corry Rumbino yang melantunkan lagu itu pertama di Indonesia dan kemudian dipopulerkan di Papua,” jelas Nomensen.

“Tapi sesungguhnya ketika kita telusuri, lagu itu bukan dari Papua, bukan bahasa Papua,” tegasnya.

Bagaimana tanggapan komunitas Papua?
Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua, Nomensen Mambraku, mengungkapkan meski mengaku tak mengerti makna lirik lagu tersebut, namun lagu itu sudah menjadi bagian dari seni dan budaya Papua.

“Seni untuk seni,” tegasnya.

“Soal sejumlah seniman Papua mengklaim lagu itu bukan lagu orang Papua, saya setuju. Tetapi dia [lagu Yamko Rambe Yamko] sudah memberikan warna bahwa di seluruh Indonesia orang menyanyikan lagu itu dengan jiwa dan napas orang Papua, meskipun lagunya bukan dari Papua,” ujar Nomensen.

“Dari aspek kultur, lagu itu harus diakui bahwa dia mewakili nilai-nilai dan aspek dasar kehidupan seni dan budaya orang Papua, karena memang lagu itu dibesarkan di tanah Papua,” jelasnya kemudian.

Hal serupa juga terjadi pada seni budaya yang lain. Dia mencontohkan tari Gale-Gale kini identik dengan budaya Papua, padahal tarian itu berasal dari Maluku Utara.

Baca juga >>
Not Angka Pianika Kekasih Bayangan - Cakra Khan

“Seni tidak perlu dipolitisir. Biarkan seniman pada lahannya dan politik pada lahannya sendiri-sendiri,” kata dia.

Senada, tokoh Papua, Simon Patric Moran, pun tak menganggap lagu Yamko Rambe Yamko “secara paksa” disematkan sebagai identitas Papua, meski bukan berasal dari Papua.

Namun begitu, dia menegaskan bahwa budayawan Papua perlu mengklarifikasi asal-usul lagu ini.

“Secara positif saya melihat, niat Pak Kasur itu hanya untuk membawa kegembiraan. Sehingga saya menganggap itu sekedar diciptakan dari serangkaian kata-kata.”

“Saya kira budayawan perlu klarifikasi tentang hal ini karena lagu pernah dibawa ke forum internasional,” ujar Simon.

Disclaimer

Not Angka Pianika, Chord Gitar, Lirik Lagu dan Video musik di atas adalah hak cipta milik pencipta lagu, artis atau band, penerbit dan label musik yang bersangkutan. Semua media yang kami tampilkan di website ini hanya sebagai referensi atau media pembelajaran untuk mempermudah pengunjung mencari not pianika dan chord gitar lagu yang dicari.

Dukung terus artis dan band kesayangan Anda dengan cara membeli CD dan lagu originalnya. Bisa juga dengan berlangganan musik melalui media digital resmi seperti Joox, Spotify, iTunes, Google Play Music, dan media digital resmi lainnya.

Order via Whatsapp !