Perasaan cinta orang tua kepada anaknya datang tanpa pamrih baik melalui lisan, tulisan, perlakuan, hingga dalam bentuk doa. Sementara anak kepada orang tua belum tentu bisa memberikan timbal balik yang setara.

Maka dari itulah, sekalipun kita belum mampu menunjukkan perasaan cinta kita kepada mereka berdua dalam bentuk fisik atau pemberian harta, setidaknya bisa kita lakukan dengan cara menjadi anak sholeh/sholehah dan senantiasa berdoa yang secara khusus diberikan kepada mereka.

Bahkan bagi kedua orang tua kita, doa bisa menjadi pembayaran terbaik yang bisa dilakukan karena menjadi simbol rasa hormat, syukur, dan sampai hingga di akherat kelak.

Doa ini juga mengajarkan secara langsung kepada kita dalam hal gaya hidup dan kebiasaan agar terlatih dan menerapkan penilaian yang baik kepada orang lain, bertindak dengan adab yang baik, dan hal-hal positif lainnya.

Pasalnya, saat kita melakukan hal terpuji di kalangan masyarakat, maka orang tua kita pun akan mendapatkan pujian yang tak kalah hebatnya lengkap bersama pahala yang datang dari Allah SWT.

Sebaliknya, saat kita melakukan hal tercela, maka imbas kepada orang tua pun akan terasa nyata.

Maka dari itulah, biasakan membaca doa untuk kedua orang tua yang juga berperan sebagai palang pintu agar kita tak melakukan hal-hal yang membuat mereka sedih.

Salah satu wujud berbakti seorang anak kepada orang tuanya ialah dengan mendoakannya. Baik masih hidup ataupun sudah meninggal, kita mestinya selalu membacakan doa kedua orang tua disetiap selesai sholat lima waktu. Terlebih, doa anak soleh kepada orang tuanya merupakan salah satu amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir sepanjang waktu.

Ada banyak sekali bacaan doa kedua orang tua yang diajarkan nabi maupun yang diambil dari kitab suci Al Quran. Semakin panjang bacaannya tentu semakin bagus karena lebih banyak makna dan permohonannya. Namun terkadang kita buru-buru setiap selesai sholat sehingga tidak sempat membaca doa orang tua.

Oleh karena itu, disini kami ingin memberikan beberapa contoh doa kedua orang tua mulai dari yang pendek hingga yang panjang yang dapat kalian baca, hafalkan, lalu diamalkan. Jika ingin mengetahuinya, simak terus artikel di bawah ini.

Kumpulan Doa Kedua Orang secara Lengkap

Seperti yang kita tahu, bahwa berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban yang mestinya kita lakukan baik saat mereka masih hidup ataupun tidak. Jika masih hidup, tentu cara berbaktinya ialah dengan menuruti perintahnya dan jangan sampai menyakiti perasaannya.

Namun jika kedua orang tua kita sudah meninggal, maka satu-satunya cara yang bisa kita lakukan ialah mendoakannya agar diberi pengampunan dan diberi cahaya di alam barzah.

Perintah untuk berbakti kepada orang tua banyak sekali tercantum dalam Al Quran maupun hadits nabi. Salah satu contohnya ialah dalam surat Al Isra ayat 23 berikut ini:

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

Artinya: “Tuhanmu telah menyuruh agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.”

a) Doa Kedua Orang Tua setelah Sholat 5 Waktu

Hendaknya, setiap sholat 5 waktu kalian membacakan doa kedua orang tua berikut ini agar dosa-dosa kita dan dosa orang tua kita di ampuni oleh Allah SWT. Berikut bacaan doanya:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Robbighfirlii waliwalidayya warkhamhumaa kamaa robayaanii soghiiroo

Artinya: “Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa ku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil.”

b) Doa Kedua Orang Tua agar Diberi Panjang Umur

Apabila orang tua kita masih hidup, maka bacakanlah doa panjang umur bagi mereka berikut ini beserta dengan artinya:

اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، َاْلاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Allohumaghfirlii dzunuubii waliwaalidayya warkhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro. Walijamiingil muslimiina walmuslimaat, walmu’miniina wal mu’minaat, al ahyaa’i minhum wal amwaat, wataabi’ bainanaa wa bainahum bil khoiraat, robbighfir warham wa annta khoirur raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ngaliyyil adhiim.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana ia berdua merawatku saat aku masih kecil. Begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki dan perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dan sertakanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.”

c) Doa Kedua Orang Tua yang Sedang Sakit

Orang tua kalian sedang sakit dan ingin minta pertolongan kepada Allah agar diangkat segala rasa sakit yang dideritanya? Jika ya, silakan baca doa berikut ini:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ اَذْهِبِ الْبَاْسَ وَاشْفِهُ وانْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Allohumma robbannaasi adzhibil ba’sa wasyfih, wa antas syaafi, laa syifaa a illa syifaauka, syifaal laa yughoodiru saqooma.

Artinya: “Ya Allah, Rabb Manusia, hilangkanlah penyakit dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

d) Doa Kedua Orang Tua yang Sedang Sakit Parah

Bacalah doa di atas jika sakit yang diderita merupakan sakit  ringan. Namun jika sakitnya ialah sakit berat baik sakit mental ataupun fisik maka bacalah doa berikut ini:

اللَّهُمَّ اَحْيِنِي مَاكَا نَتِ الْحَيَاةُ خَيْرً الِّى وَتَوَ فَّنِى مَاكَا نَتْ الوَ فَاةُ خَيْرًا لِى

Allohumma ahyini maa kaa natil khayatu khairal li watawaf fanni maa kananatul wafatu faatu khirollii.

Artinya: “Ya Allah, Sembuhkanlah penyakitnya jika itu lebih baik baginya. Dan cabutlah nyawanya jika kematian itu lebih baik baginya.”

e) Doa Kedua Orang Tua yang Sudah Meninggal

Untuk memohonkan ampun kepada  kedua orang tua yang sudah meninggal, maka silakan bacalah doa di bawah ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Alloohummaghfir lil muslimiina wal muslimat, wal mu’miniina wal mukminaat, al ahyaa’i minhum wal amwaat, min masyaariqil ardhi ila maghooribiha barrihaa wa bahrih. Khushuushon ilaa aabaa’inaa, wa ummahaatinaa, wa ajdaadinaa, wa jaddaarinaa, wa asaatidzatinaa, wa mungaallimiinaa, wa li man ahsana ilainaa, wa li ashhaabil huquqi ‘alaynaa.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, kaum mu’minin dan mu’minat, yang masih hidup, yang wafat, yang tersebar dari timur sampai barat, yang di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”

Doa ini juga merupakan salah satu doa yang dibacakan pada salah satu rokaat sholat jenazah. Jadi, bila kalian pernah melakukannya maka pasti kalian bisa dengan mudah menghafalkan doa tersebut di atas.

f) Doa Kedua Orang Tua agar Khusnul Khotimah

Agar orang tua yang telah meninggal bisa khusnul khotimah dan dilapangkan di alam kuburnya. Silakan baca doa berikut ini:

اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

“Allahummaghfirlahu warhamhu wangaafihi wa’fu nganhu wa akrim nuzulahu wawassi’ madkholahu waghsilhu bilmaa’i wats tsalji walbarod. Wa naqqihii minal khathoo ya kamaa yunaqqats tsawbul abyadhu minad danas. Wa abdilhu daaran khairan min daarihii wa ahlan khairan min Ahlihii waa zaujan khoiran min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ngidzhu min ngadzaabil qobri wa fitnatihi wa min ngadzaabinnaar.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah serta rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah kedua orang tuaku. Serta muliakanlah tempat singgahnya, senggangkan jalan masuknya, sucikanlah kedua orang tuaku dengan menggunakan air jernih serta sejuk, serta sucikanlah kedua orang tuaku dari semua kesalahan layaknya baju putih yang telah dibersihkan dari kotoran. Serta gantilah tempat singgahnya dengan tempat singgah yang lebih baik dibandingkan yang ditinggalkannya, serta keluarga yang lebih baik, dari yang telah ditinggalkannya pula. Masukkanlah kedua orang tuaku menuju surga, serta lindungilah dari siksanya kubur dan juga fitnahnya, serta siksa api neraka.”

Sepenggal Doa Untuk Orang Tua Dari Al-Qur’an

Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk mencintai orang tua dan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Tak ayal keduanya saling terhubung antara satu sama lain yang banyak menceritakan kisah orang tua dimulai dari Nabi Ibrahim kepada Nabi Isma’il hingga Siti Maryam kepada Nabi Isa as.

Hubungan antara Al-Qur’an dan orang tua juga nampak terjalin dari adanya beberapa penggalan surat yang dijadikan doa khusus bagi orang tua.

Adapun doa tersebut tercetak jelas pada Surah Al-Isra ayat 24 dan Surah Ibrahim ayat 41, yang masing-masing memiliki peranan dan arti yang begitu menyejukkan hati baik bagi kita si pendoa maupun orang tua kita.

Al-Isra:24, untuk Orang Tua yang Masih Bersama Kita

Kutipan surah Al-Isra ayat 24 ini bisa kita bacakan untuk mendoakan orang tua secara umum, dan lebih disarankan jika orang tua kita masih hidup di dunia bersama kita.

Adapun bacaannya adalah sebagai berikut:

Rabbi Irhamhumaa kamaa rabbayaanii shoghiiraa

Artinya: Ya Tuhan Kami! Kasihanilah mereka berdua sebagaimana mereka mengasihaniku sewaktu masih kecil.

Hanya beberapa kata saja dampak dari doa ini mampu meng-cover segala macam aspek dimulai dari rasa hormat, dukungan, meminta kesehatan, keselamatan, dan selalu dijaga dari segala macam mara bahaya.

Bagaimana tidak, kita sewaktu kecil mendapatkan perhatian yang mencakup hal-hal yang telah disebutkan di atas, yang berarti doa ini pun menjadi wakil dari segala macam perlakuan istimewa yang kita dapatkan sewaktu kecil.

Ibrahim:41, Untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Hidup terasa begitu berbeda tanpa orang tua, sementara mereka tengah menghadapi kehidupan yang lebih luas dan kekal.

Maka dari itulah, agar mereka selamat dari siksa kubur dan api neraka, maka lantunkan doa setelah sholat agar mereka mendapatkan ampunan dari dosa yang mereka lakukan secara disengaja ataupun tak disengaja.

Doa tersebut tersurat dalam Surah Ibrahim ayat 41 yang berbunyi:

Rabbanagh firlii waliwaali dayya wa lilmu’miniina yauma yakuumul hisaab

Artinya: Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang yang beriman pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).

Dengan berdoa menggunakan sepenggal ayat di atas, maka diharapkan segala kesalahan orang tua kita dimaafkan sekejap mata oleh Allah SWT yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Mengucapkan doa ini setelah sholat fardhu juga mendatangkan pahala yang besar kepada kita karena Allah SWT menyukai orang-orang yang senantiasa berdoa dan meminta kepada-Nya.

Diriwayatkan dari Mu’awiyah bin Jahimah As-Silami, dimana Jahimah datang kepada Nabi SAW lalu berkata:

“Wahai Rasullallah! Saya ingin keluar dan berperang (jihad) dan saya datang untuk meminta nasihat darimu,” Nabi berkata: “Apakah engkau punya ibu?” Dia pun menjawab: “Ya”. Nabi berkata: “Kalau begitu, tinggalah bersamanya, karena surga ada di bawah kakinya.” – Sunan an-Nasa’i 3104.

Perintah Menghormati Orang Tua di Al-Qur’an

Sebenarnya, doa-doa di atas menyambung dengan ayat sebelumnya yang menyuruh kita secara tersurat untuk menghormati mereka secara penuh dan ikhlas.

Contohnya pada surah Al-Isra ayat 23 (sebelum kutipan doa di atas) dengan jelas menyuruh kita sebagai umat Islam yang beriman untuk selalu berbakti kepada orang tua.

Ketika salah satu dari mereka atau keduanya mencapai usia yang telah tua, diharapkan untuk tidak mengatakan kata-kata yang tidak hormat, apalagi berteriak dan mencaci maki.

Selain itu, ada dukungan hadits yang begitu indah menjelaskan hal yang harus kita lakukan untuk orang tua jika mereka sudah meninggal.

Kita lihat salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Malik dari Abu Hurairah yang menuliskan bahwa:

Seseorang dapat dinaikan derajatnya bahkan setelah kematiannya. Mereka bertanya: “Tuhanku, bagaimana ini bisa terjadi?” Mereka kemudian diberitahu: “Anakmu telah berdoa meminta pengampunanmu”.

Selanjutnya, kita pun diperintahkan langsung oleh Allah SWT melakukan hal-hal berikut kepada orang tua:

Mencintai dan Menghormati Kedua Orang Tua

Seperti yang sudah disebutkan di atas, perintah ini datang langsung dari Allah SWT melalui surah Al-Isra ayat 23.

Surah tersebut memerintahkan kita untuk tidak bertindak kasar kepada orang tua. Ini bukan hanya hal-hal memaki dan berteriak saja, juga hal-hal kecil yang secara tidak sadar menghilangkan rasa hormat kepada mereka berdua.

Misalnya, ketika kita mengatakan kata “ah” saja ketika disuruh, maka sudah termasuk ke dalam dosa.

Berperilaku Baik Pada Kedua Orang Tua

Anjuran ini terdapat di dalam Surah Al-Baqarah ayat 215 yang mengajurkan kita menginfaqkan untuk kebaikan orang tua, sanak saudara, anak yatim, dan Al-Masakin (orang miskin), serta orang-orang yang dalam perjalanan.

Dikisahkan pula oleh Abdullah:

Aku bertanya kepada Nabi: “Amal apa yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “melaksanakan shalat pada waktu-waktu yang telah ditentukan sebelumnya.” Saya bertanya, “Apa selanjutnya (dalam kebaikan)?” Beliau menjawab, “Berbuat baik dan berbakti kepada orang tua.” Saya bertanya lagi, “Apa yang selanjutnya?” Beliau menjawab, “Berpartisipasi dalam Jihad di jalan Allah.” Abdullah kemudian menambahkan,”Saya hanya meminta sebanyak itu dan jika saya bertanya lebih banyak, niscaya Nabi akan memberitahu saya lebih banyak lagi.” – 326-383 (buku #10, Hadits #505).

Berterima Kasih Kepada Kedua Orang Tua

Bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasihlah kepada orang tua, sebagaimana yang tertulis di Surah Luqman ayat 14, berbunyi:

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kamu kembali.

Patuhi Kedua Orang Tua

Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW memberitahu seseorang bahwa orang yang bangun di pagi hari karena ketaatannya kepada orang tua sesuai dengan perintah Allah SWT layaknya seseorang yang menemukan dua pintu terbuka untuknya di Surga.

Kemudian dia mendapati satu orang yang menemukan satu pintu surga terbuka ketika salah satu dari orang tuanya masih hidup.

Sebaliknya, seseorang yang tidak patuh kepada orang tuanya dan – bahkan – durhaka mendapati dua pintu neraka terbuka untuknya, dan mendapati satu pintu neraka terbuka jika salah satu orang dari tuanya masih hidup.

Ketidakpatuhan ini tertulis jelas pada Surah Al-Isra ayat 23 yang menyebutkan bahwa sekalipun kita mengucapkan kata ‘ah’, maka kita sudah dinilai tidak patuh dan – mungkin saja satu atau dua pintu neraka terbuka karenanya jika kita melihat riyawat dari Abdullah bin Umar di atas.

Nah itulah kumpulan doa kedua orang tua baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Silakan baca secara rutin setidaknya setiap selesai sholat 5 waktu agar kedua orang tua kalian selalu dalam perlindungan dan ampunan dari Allah SWT.