Daftar Mitos Wisata Jogja Yang Terkenal Lengkap

Daftar isi konten

Kumpulan Mitos Wisata Di Jogja Yang Terkenal – Menjadi salah satu kota istimewa di Jawa Tengah nama Jogjakarta selalu diingat banyak orang. Ya,satu-satunya daerah yang istimewa yang masih dalam keadaan keraton ini sangat indah untuk anda kunjungi. Selain banyak tempat wisata yang indah yang bisa kita kunjungi. Ternyata ada beberapa mitos di Jogja yang mungkin tak pernah kita sadari.

Mitos sendiri sebenarnya adalah hanya isapan jempol yang tidak boleh dipercaya seutuhnya. Karena memang belum tentu benar serta,kita tak boleh 100% percaya karena dianggap syirik dan musyrik oleh Islam. Di Indonesia sendiri mitos adalah salah satu hal yang banyak yang sering kita dengar dan tak asing lagi di telinga kita. Karena memang dari zaman dulu hingga sekarang,banyak cerita cerita mitos di setiap kota. Di Jogjakarta sendiri terdapat beberapa mitos mungkin anda pernah mendengarnya beberapa mitos tersebut ini?

Mitos Di Jogjakarta

1. Pohon Beringin Kembar
Permainan berjalan dengan mata tertutup melewati dua pohon beringin yang besar disebut dengan nama “Masangin”. Mitosnya bila kita bisa berjalan lurus melewati sela diantara dua pohon beringin besar,maka cita cita serta keinginan akan terkabulkan. Berani coba mampir kesini?

2. Candi Borobobudur
Candi yang dibangun dari zaman hindu-budha ini ternyata menguak beberapa mitos. Salah satunya bila kita berhasil memegang stupa anda akan terkabul cita-cita dan keinginannya. Bernama kunto bimo,jika pria memegang kelingking atau jari manis,sedangkan perempuan memegang jari kaki budha.

3. Tugu Jogja
Bila anda memeluk tugu jogja,maka anda akan kembali lagi ke jogja. Atau kuliah anda belum kelar,anda dapat mencoba agar kuliah anda kelar. Bagaimana percaya tidak dengan mitosnya?

Baca juga >>
Hal-hal Tak Terlupakan Dari Zaman Sekolah

Sekian mitos yang kami tahu,apabila anda ke jogja. Tak ada salahnya untuk mencoba beberapa mitosnya kan? jangan terlalu percaya dengan mitos,karena belum tentu benar. Walaupun memang benar adanya jangan percaya 100% ya. Karena memang mitos tak boleh seutuhnya dipercaya.