Marketplace

Sekalipun belum menunjukkan performance terbaiknya di tahun 2020. Namun bisa  dikatakan perubahan tren yang terjadi dalam industri retail, pada akhirnya telah mengubah peta persaingan bisnis di sektor retail menjadi lebih jelas.

  

Jika dahulu pelaku retail skala menengah dan besar dapat mempengaruhi pelaku retail tradisional dengan beragam fasilitas yang mereka sediakan untuk customer-nya.  Tetapi saat ini justru hal  itu seakan kurang berdampak bagi perkembangan bisnis retail yang menjalankan bisnisnya secara offline. Hal itu  bisa saja terjadi karena saat ini bisnis retail yang di jalankan secara online secara nyata  hampir mendominasi tren yang terjadi di sektor bisnis retail  masa kini.

Itulah sebabnya, dengan adanya perubahan  tren yang terjadi dalam bisnis retail masa kini membuat peta persaingan yang ada bukan lagi antar pelaku  bisnis retail offline. Tetapi  yang terjadi adalah persaingan bisnis retail antara pebisnis offline dan online.  Saat ini kita bisa lihat beberapa pemain retail  online besar seperti Tokopedia, Shopee, JD ID dan lainnya, mereka seakan mendapatkan kesempatan untuk bisa berkembang lebih besar dengan memanfaatkan potensi market yang saat ini sedang mengarah kepada model belanja online.

Kondisi itulah yang saat ini terjadi dalam bisnis retail yang ada di Indonesia, dimana hal itu pun di amini oleh Tutum Rahanta, Wakil Ketua Umum APRINDO. Menurutnya dengan melihat kondisi yang saat ini terjadi memang ada baiknya jika pelaku bisnis di sektor retail mulai mengubah konsep bisnisnya dengan menjalankan strategi kolaborasi aktivitas offline dan online. Sehingga permasalahan yang saat ini terjadi dimana customer lebih suka berbelanja dengan model online bisa tetap di layani oleh pelaku dalam industri retail yang selama ini banyak bermain di sektor offline.

Baca >>
PNM TARGET SALURKAN KREDIT KE UMKM RP 26 TRILIUN TAHUN 2020, DENGAN STRATEGI PENGGUNAAN CRM OMNI CHANNEL SEBAGAI SOLUSINYA

 

CRM BARANTUM HADIR DENGAN KONSEP CRM OMNI CHANNEL, SEBUAH APLIKASI UNTUK MENGANTISIPASI TREN BISNIS RETAIL

Apa yang disampaikan oleh Tutum Rahanta, juga menjadi perhatian Barantum, sebuah perusahaan yang fokus dalam bisnis CRM. Saat  ini dengan perkembangan bisnis yang begitu pesat dengan dukungan teknologi informasi. Maka  Barantum hadir dengan konsep CRM Omni Channel.

Mungkin banyak yang belum memahami apa itu CRM Omni Channel, secara deskripsi kita bisa jelaskan bahwa CRM berkonsep Omni Channel ini adalah sebuah aplikasi bisnis yang mampu menngkolaborasikan antara sistem offline dan online. Dimana keunggulan dari CRM ini adalah bahwa dalam aplikasikan terdapat 8 aplikasi bisnis lain yang mendukung keberadaan CRM tersebut.

Dari mulai  Call center, Email inquiry, Telegram, Line, Facebook. Instagram, Whatsapp, Twitter.  Inilah salah satu keunggulan aplikasi CRM Barantum yang tahu ini merilis layanan CRM Barantum Omni Channel.  Handri Kosada, selaku CEO Barantum menjelaskan ,” CRM Barantum Omni Channel itu memang hadir untuk memberikan kemudahan  bagi pelaku bisnis dalam bertransaksi bisnis dengan klien dan calon klien.  Sehingga dengan aplikasi tersebut pelaku bisa lebih efektif dan efisien dalam menjalankan bisnisnya dengan menggunakan aplikasi CRM (www.barantum.com) tersebut.

Dengan melihat apa yang disampaikan  oleh Handri Kosada dan  juga Tutum  Rahanta, kita bisa melihat bahwa  adanya tren yang terjadi di industri Teknologi Informasi pada akhirnya turut mempengaruhi perkembangan bisnis yang terjadi pada saat ini. Sehingga  mau tidak mau ketika mereka ingin tetap survive maka mereka harus mengubah pola bisnisnya mengikuti apa yang saat ini sedang menjadi tren dalam industri tersebut.

 

CRM BARANTUM OMNI CHANNEL, WUJUD APRESIASI BARANTUM UNTUK MENINGKATKAN CUSTOMER LOYALITY  BAGI PEBISNIS RETAIL  

 Sebuah bisnis memang sangat erat kaitannya dengan customer. Dimana satu hal yang bisa menjadi kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah ketika  perusahaan bisa mengubah kondisi customer menjadi loyal customer. Konsep itulah yang pada akhirnya menjadi fokus tersendiri bagi Barantum.

Baca >>
CUSTOMIZATION FEATURES IN CRM BARANTUM, SALES MAIN STRATEGY IN MAXIMIZING OMZET COMPANIES

Berkat dukungan dari internal dan keluarga besar ( klien ) Barantum, pada awal tahun 2020 kemarin  perusahaan telah mendapatkan satu apresiasi dari TES ( The Entrepreneurship Society ). Sebuah apresiasi  yang diberikan berkat kinerja terbaik Barantum sepanjang tahun 2019, yaitu mendapatkan apresiasi BEST CUSTOMER  RETENTION 2019.

Apresiasi tersebut memang bukan sekedar penghargaan semata. Tetapi apresiasi tersebut bukti dari adanya kerjasama yang baik antara  Barantum da para kliennya. Sehingga konsep bisnis yang terjadi diantara Barantum dan kliennya  bukan sekedar  produsen dan konsumen semata. Tetapi lebih dari itu, apresiasi itu adalah bukti bahwa Produsen dan Konsumen  itu perlu berinteraksi lebih dalam sehingga masing-masing pihak bisa menempatkan dirinya sesuai kondisinya.

Ada beberapa keunggulan yang bisa di lihat dari CRM Barantum Omni Channel : (1) CRM ini memiliki 8 aplikasi  yang telah di sebutkan diatas. Inilah salah satu keunggulan secara kontens (2) CRM Barantum  mampu menjadi mitra strategis bagi pelaku industri yang ada di Indonesia. Karena konsep aplikasi  yang disajikan dalam CRM  ini mampu di implementasikan untuk semua jenis industri yang ada di Indonesia (3) CRM Barantum ini telah di pergunakan oleh sekitar 30-an jenis industri dengan jumlah user aktifnya ada sekitar 2.000-an  yang berasal dari 100-an lebih perusahaan yang ada di Indonesia.