contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar tulis tangan dan ketik komputer simple untuk kerja kantor hrd via email bahasa indonesia dan inggris

Dengan bekerja, seseorang akan memiliki harga diri dan pemasukan sebagai tabungan di masa depan. Semakin kita loyal terhadap perusahaan, maka jenjang karir kita pun akan semakin mantap.

Namun sebelum sampai pada tahan tersebut, kita wajib untuk mencari pekerjaan terlebih dahulu dengan cara menilik lowongan kerja sesuai dengan bidang kita, kemudian mengirimkan surat lamaran kerja baik melalui email atau fisik.

Tentunya masing-masing perusahaan memiliki kriteria dan syarat tersendiri dalam memilih calon karyawan yang akan diperkerjakan.

Sekalipun via email jauh lebih memudahkan, akan tetapi ada beberapa HRD dan orang perusahaan yang menilai kandidat dari gaya tulisan.

Perjuangan kita pun tak berhenti sampai di sana, karena akan ada banyak persaingan antara satu pelamar dengan yang lainnya.

Contoh Surat Lamaran Kerja

Biar aplikasi kita lebih stand out, maka ada beberapa tips dan contoh yang dapat kamu gunakan seperti di bawah ini.

Contoh Surat Lamaran yang Bisa Dikirim

Jakarta, 14 Januari 2022

Kepada Yth,
HRD Bapak/Ibu Personalia
PT. (sebutkan nama perusahaannya)
Di tempat

Dengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama:
Tempat Tanggal Lahir:
Alamat:
Nomor Handphone:

Sehungan dengan informasi mengenai adanya lowongan kerja sebagai [sebutkan pekerjaan] yang diiklankan di surat kabar XXX pada tanggal [sebutkan tanggal], saya bermaksud untuk melamar dan bergabung dengan perusahaan yang bapak/ibu pimpin.

Peran ini sangat menarik bagi saya, dan saya percaya bahwa pengalaman teknis dan pendidikan saya dapat menjadi kandidat kompetitif untuk posisi ini.

Saya memiliki pengalaman kerja di bidang [sebutkan posisi pengalaman kerja] selama [sebutkan lamanya bekerja pada bidang tersebut].

Sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu, saya telah melampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

[sebutkan berkas yang dilampirkan dalam bentuk poin]

Demikian surat lamaran ini saya buat. Besar harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Atas perhatian dan waktunya, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

 

[Tulis nama kamu]

Perlu dicatat bahwa kata-kata dan format contoh surat lamaran kerja di atas hanyalah contoh, yang mana bisa kamu inprovisasi lagi dengan gaya bahasa sendiri dan tema yang jauh lebih menarik perhatian calon bos kita.

Untuk itulah, kita lihat beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk nge-mix and match segala data dan bahasa yang bisa dipakai saat melamar pekerjaan pada intansi tertentu.

Tips Surat Lamaran Kerja Terlihat Profesional

Semua orang past ingin bekerja dengan ahlinya, dan surat lamaran menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan segala macam keahlian dan pengalaman kita saat berhubungan dengan calon majikan.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan diantaranya:

1. Pastikan Mudah Dibaca

Bukan hanya dari sisi kata per kata dan susunan kalimatnya saja, kamu pun harus memastikan jenis tulisan, spasi, dan jarak paragraf biar tak pedih di mata saat dibaca.

Aturannya adalah sebagai berikut:

  • Gunakan gaya huruf sejuta umat untuk lamaran kerja seperti Helvetica atau Arial. Atur ukuran font tersebut antara 10,5 dan 12. Ingat, surat bisnis haruslah terlihat konservatif secara umum.
  • Atur margin surat lamaran kamu antara 1” dan 1,5”. Namun tergantung pada panjangnya surat tersebut, margin ini pun dapat kamu sesuaikan.

Selain itu, beberara informasi penting seperti nama, pengalaman kerja, dan skill yang dimiliki harus terlihat dengan jelas.

2. Pastikan Surat Ada di 1 Halaman

Tak ada orang yang ingin membaca surat lebih dari 1 halaman, apalagi jenis formalitas yang begitu terlihat membosankan.

Faktanya, kebanyakan HRD hanya melihat poin pentingnya saja seperti kerapihan, data diri, pengalaman kerja, dan skill yang kita miliki.

Jadi, buat surat lamaran kamu antara 250-450 kata dengan 3-4 paragraf seperti contoh surat lamaran kerja di atas (poin-poin seperti nama dan keahlian tidak termasuk ya!).

3. Aturan Pengantar Surat

Setelah mengetahui hal teknis di atas, saatnya kita mulai menulis pengantar surat yang baik dan benar.

Ada kalanya HRD hanya melihat sekilas surat kita selama beberapa detik mengingat ada banyaknya surat lamaran yang harus mereka seleksi pada hari itu.

Makanya, pengantar surat ini menjadi pertimbangan keras agar mereka mau memperhatikan surat lamaran kita lebih lama atau tidak.

Beberapa tipsnya adalah sebagai berikut:

1. Sebut Nama Sang HRD

Contoh di atas memang ditulis seperti ini: Kepada YTH, Bapak/Ibu Personalia.

Namun sebenarnya, kata tersebut sudah sangat kuno. Apalagi jika kamu mencoba melamar diri di sebuah perusahaan IT yang seringkali terkesan santai dan out of the box.

Jadi cobalah kamu ganti kata Bapak/Ibu Personalia tersebut dengan nama asli sang HRD. Biasanya, kita bisa mendapatkan data nama tersebut tersemat di iklan lowongan pekerjaan.

Misalnya menjadi seperti ini,

“Kepada YTH, Bapak [Direktur/HRD] [Nama Lengkap] [gelar jika ada] yang terhormat.”

Dari sini saja sang perekrut kita bisa tahu bahwa surat lamaran kerja yang dibuat bukanlah hasil copas, dan menarik minat mereka untuk membaca lebih lanjut.

2. Perkenalkan Nama Tanpa Banyak Basa-Basi

Ada banyak pelamar yang mencoba menyematkan satu paragraf panjang berupa basa-basi seperti sehubungan bla-bla-bla di atas data diri.

Harap hindari hal tersebut karena bisa membuat para perekrut menghabiskan sekian detik untuk menggulirkan bola mata ke arah bawah seperti contoh surat lamaran kerja di atas.

Sebaliknya, sematkan data diri di atas paragraf tersebut sehingga perekrut bisa langsung tahu dengan siapa mereka berbicara.

3. Sebutkan Posisi yang Diincar

Setelah data diri selesai dibuat, segera cantumkan posisi pekerjaan mana yang kamu incar. Lalu tunjukkan bahwa kamu benar-benar bersemangat dan tertarik dengan posisi dan tanggung jawab tersebut.

Memberikan informasi berupa pengalaman kerja dan keahlian yang satu bidang dengannya bisa menjadi poin tambahan.

Nada tulisan juga harus kamu perhatikan dengan seksama karena akan mencerminkan tingkat pekerjaan yang sedang kamu lamar.

Nada tersebut haruslah berupa antusiasme, kemampuan beradaptasi, dan menonjolkan sedikit kepribadian kita.

Misalnya seperti ini:

Saya bermaksud mengajukan surat lamaran kerja agar dapat diterima sebagai Ahli Strategi Media Sosial di Seon.co.id yang Bapak/Ibu pimpin. Saya begitu bersemangat dan merasa bahwa keahlian dan pengalaman saya di bidang Media Sosial Marketing sangat cocok untuk peran khusus ini.

Dengan menambahkan nada ketertarikan dan penuh semangat, serta didukung dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki, siapapun pasti ingin mencoba menghubungi kita sebagai orang yang tepat di bidang tersebut.

4. Hati-Hati Terhadap Typo dan Cliché

Baca dan baca berulang-ulang agar terhindar dari kesalahan klasik seperti tulisan typo. Sekalipun nampak remeh-temeh, akan tetapi typo bisa menjadi penilaian dari sisi ketelitian kita saat menulis, apalagi tulisan tersebut hanya terdiri dari beberapa kata saja.

Hindari pula templat dan tampilan klise yang bisa bikin surat lamaran kita nampak berbaur dengan yang lain.

Surat lamaran merupakan pintu gerbang pertama bagi kita dalam membuat sebuah peluang karir. Jadi, hindari pembuatannya secara ngasal ya!

Demikian pembahasan mengenai contoh surat lamaran kerja