SEON One Stop Solution Bisnis Online Indonesia

Cluster Cut Nyak Dien

Sumedang, Jawa Barat.

}

Senin - Sabtu

08.00 - 18.00

Phone Whatsapp

0822-1914-1914

Cluster Cut Nyak Dien

Sumedang, Jawa Barat.

}

Senin - Sabtu

08.00 - 18.00

Phone Whatsapp

0822-1914-1914

Perubahan Update Algoritma Google Terbaru 2016

Perubahan Update Algoritma Google Terbaru 2016

SEON One Stop Solution 18:57

[et_pb_fullwidth_breadcrumbs global_parent=”44013″ _builder_version=”3.0.91″][et_pb_fullwidth_breadcrumb _builder_version=”3.0.91″ title=”Breadcrumb 1″ link=”https://seon.co.id/pengertian-search-engine-manfaat-dan-jenis-jenis-search-engine/” /][et_pb_fullwidth_breadcrumb _builder_version=”3.0.91″ title=”Breadcrumb 2″ link=”https://seon.co.id/apa-itu-keyword-jenis-keyword-dan-cara-riset-keyword-yang-benar/” /][et_pb_fullwidth_breadcrumb _builder_version=”3.0.91″ title=”Breadcrumb 3″ link=”https://seon.co.id/apa-itu-website-direktori-jenis-manfaat-dan-contoh-website-direktori/” /][et_pb_fullwidth_breadcrumb _builder_version=”3.0.91″ title=”Breadcrumb 4″ link=”https://seon.co.id/apa-itu-social-bookmarking-pengertian-jenis-manfaat-social-bookmarking/” /][/et_pb_fullwidth_breadcrumbs]

Perubahan Update Algoritma Google Terbaru 2016

" Menarik sekali menyimak perubahan algoritma google terbaru pada tahun 2016 ini, tentu banyak hal mengejutkan akan dilakukan Google sebagaimana diprediksi oleh sejumlah pengamat SEO. Apakah itu? "

Perubahan Update
Algoritma Google Terbaru 2016

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Perubahan Update Algoritma Google Terbaru 2016

Google saat ini dikenal sebagai situs mesin pencari (search engine) terkemuka di dunia. Ratusan juta orang setiap hari mengakses google untuk mencari dokumen atau sekedar update informasi. Perusahaan yang bermarkas di Mountain View, USA, ini terus memperbarui algoritma demi memenuhi kebutuhan pengguna memperoleh hasil penelusuran akurat. Sejauh ini, ada tiga nama sudah mengudara dalam beberapa tahun terakhir yakni Google PandaGoogle Penguin dan Google Hummingbird.

Pemilik website atau webmaster harus menganggap situs mesin pencari sebagai sahabat baik, sayangnya hubungan kedua pihak seringkali diwarnai kejutan penuh suka duka. Google paling hobi memperbarui algoritma, mulai dari penyegaran data bersifat minor hingga penerapan jenis algoritma bersifat cabang yang berfungsi terpisah (independen) dari algoritma inti.

Perubahan Algoritma Google Panda 2016 !

Menurut seorang perwakilan Google, yakni Gary Illyes, algoritma Panda yang selama ini dikenal sebagai algoritma cabang, kini sudah terintegrasi ke algoritma inti andalan Google. Dengannya sekaligus mengkonfirmasi bahwa algoritma Panda selama beberapa tahun terakhir dipersiapkan oleh Google sebagai update jangka panjang. Hal ini menimbulkan banyak tanda tanya plus minim jawaban di kalangan webmaster dan penggila SEO.

Banyak pihak bertanya, kapan integrasi tersebut mulai terlaksana? Sejak kapan google Panda resmi berhenti memperbarui algoritma? Dan paling penting, apakah integrasi tersebut penyebab utama perubahan hasil penelusuran pada awal tahun 2016. Semua pertanyaan itu belum dijawab secara diplomatis oleh perwakilan Google, sehingga muncul sejumlah spekulasi tak pasti.

Walaupun algoritma Panda terintegrasi ke algoritma inti milik Google pada saat memperoleh update algoritma google di waktu sama, justru terjadinya perubahan hasil penelusuran awal 2016 tidak ada sangkut paut kehadiran google Panda. John Mueller justru meyakinkan webmaster tak perlu hirau berlebihan terhadap algoritma Panda, kini efeknya tidak begitu ganas dibandingkan pertama kali rilis. Sementara itu Gary Illyes menyebut integrasi google Panda baru tidak memberi dampak perbedaan mencolok.

Dengan demikian bisa diketahui bahwa integrasi google Panda ke algoritma inti Google bukan faktor penyebab perubahan dari hasil penelusuran. Begitu pula dengan algoritma Penguin yang dipastikan tidak turut terlibat. Sebenarnya apa yang terjadi pada inti mesin pencari milik Google? Perubahan hasil data memang sedikit membingungkan, tetapi itu jelas algoritma baru.

Hingga saat ini masih belum ada satupun petunjuk untuk mengklarifikasi makna dan jangkauan dari update terbaru. Perubahan telah terjadi untuk hasil penelusuran melalui perangkat desktop dan mobile. Masih belum ada indikator kuat yang menjadi penanggung jawab utama dari perubahan tersebut.

Perubahan Algoritma Google Penguin 2016 !

Google langsung menyambut tahun 2016 dengan mempersembahkan algoritma baru. Dari situlah terjadi perubahan cukup besar pada peringkat hasil penelusuran sehingga mencuri perhatian komunitas penggila SEO. Mereka pun bertanya-tanya, apakah Google merilis update algoritma Penguin? Panda? Atau cabang baru? Ternyata tak ada satupun kemungkinan muncul, sebaliknya Google mengusung perubahan signifikan ke dalam algoritma intinya.

Sebelum memasuki tahun baru, Google lebih banyak mengandalkan algoritma Panda dan Penguin. Kedua cabang algoritma tersebut mulai meramaikan layanan mesin pencari mulai tahun 2011 dan 2012. Mereka menjadi andalan utama, sering memperoleh penyegaran dan pembaruan dalam beberapa tahun belakangan. Setiap kali terjadi perubahan pada hasil penelusuran, para webmaster dan pecinta SEO langsung melirik algoritma Panda serta Penguin sebagai pelaku utama.

Penguin sudah lama tidak memperoleh update mayor sejak 2014 silam. Perubahan algoritma google terbaru pada 2016 ini membuat banyak pihak menuding bahwa Google telah memperbarui program hewan penghuni kutub utara tersebut. Seolah membantah pernyataan sejumlah pihak, John Mueller selaku perwakilan Google telah mengkonfirmasi bahwa itu bukan update google Penguin, namun membenarkan terjadi perubahan algoritma pencarian.

Perubahan Algoritma Google Hummingbird 2016 !

Bagaimana dengan google Hummingbird? Sejak perilisan September 2013 silam, algoritma terprogram untuk menyusun daftar pencarian lebih tepat dan cepat. Meski memperoleh pembaruan secara berkala, banyak pihak tidak melirik sedikitpun algoritma Hummingbird sebagai si biang kerok. Mengapa demikian?

Seperti diketahui, susunan algoritma Hummingbird lebih banyak menyoroti setiap kata dalam sebuah pertanyaan, yakni memastikan keseluruhan pertanyaan seperti kalimat, percakapan atau makna ikut masuk hitungan ketimbang kata-kata tertentu saja. Adapun tujuan utama yaitu mencocokkan halaman dengan makna jauh lebih baik ketimbang mencocokkan sedikit kata.

Pada intinya, Hummingbird sengaja dirancang untuk menerapkan sebuah teknologi yang bisa menjawab pertanyaan dan makna berdasarkan ratusan miliar halaman website tersimpan di database. Dengan demikian bisa dipastikan bahwa tak ada keterlibatan dari algoritma Hummingbird.

Update Algoritma Google Tanpa Nama !

Dua orang perwakilan Google telah resmi mengkonfirmasi adanya perubahan algoritma google terbaru, tetapi sampai detik ini masih belum ada penetapan nama atau penjelasan secara signifikan dari perubahan inti algoritma tersebut. Lalu, apa kesimpulan yang bisa diperoleh dari semua ini? Bisa dikatakan bahwa perubahan tidak terkait google Panda atau google Penguin, malahan berita mengejutkan justru google Panda sudah menjadi bagian dari inti perubahan algoritma Google terbaru.

Apabila diperhatikan secara seksama perubahan hasil penelusuran dari update algoritma tanpa nama ini, tampaknya kualitas konten jadi sorotan utama termasuk penyertaan video dan gambar, tingkat detil dan tanggal rilis. Update terbaru mungkin saja berkaitan pencarian semantik dan maksud utama yang tengah dicari oleh si pengguna. Update kemungkinan turut menyertakan komponen manual.

Menarik sekali menyimak perubahan algoritma google terbaru pada tahun 2016 ini, tentu banyak hal mengejutkan akan dilakukan Google sebagaimana diprediksi oleh sejumlah pengamat SEO. Apakah itu?

1. Pemeriksaan konten web sekejap mata. Bertahun-tahun Google bertapa mencari racikan formula tepat yang memungkinkan bot atau spider memeriksa konten web secara otomatis dan sekejap mata. Tampaknya racikan sudah siap diaplikasi, paling cepat hadir tahun ini atau tertunda hingga 2017/2018.

2. Penyempurnaan pengecekan backlink. Google semakin pintar mengecek backlink, khususnya menyasar tautan tak alami menuju website tertarget. Dengan kata lain, website kaya kandungan backlink spam harus waspada terhadap inspeksi mendadak Google yang mungkin saja menjatuhi hukuman fatal.

3. Peningkatan standar konten. Pada 2010 silam, sebuah artikel web dianggap baik untuk SEO jika memiliki 500 kata. Angka tersebut naik menjadi 750 kata pada 2012, kemudian meningkat drastis hingga 1000 kata pada 2015. Hal tersebut kemungkinan terus berjalan pada tahun ini, tetapi tak menutup kemungkinan artikel web dengan minim kata tetap meraih peringkat bagus. Akan tetapi Google justru lebih menyukai artikel yang menyiratkan informasi detil.

4. Makin sulit menaklukkan SEO. Dari tahun ke tahun Google terus memperbarui algoritma sehingga lebih rumit ditembus para webmaster yang ingin meraih peringkat teratas dalam waktu sekejap. Makin lama membangun sebuah website dan memperoleh kepercayaan penuh, sebaliknya potensi sandbox semakin mengancam. Agar mudah lepas dari hadangan Google, webmaster perlu meriset, susun rencana dan kesabaran mengeksekusi.

5. Pada akhirnya, sulit menebak rencana spesifik Google meskipun kabar angin menyebut bakal terjadi perubahan algoritma google sebanyak 400 kali pada 2016. Semua bakal terlaksana secara diam-diam, tak jauh berbeda seperti tahun sebelumnya. Intinya, tetap fokus membangun website dan terus berada di jalan kesukaan Google. Mulai sekarang belajarlah untuk menjauhi godaan black hat SEO.

Tips Cara Ampuh dan Cepat Mengatasi Google Sandbox 2017

Tips Cara Ampuh dan Cepat Mengatasi Google Sandbox 2017

SEON One Stop Solution 12:48

Tips Cara Ampuh dan Cepat
Mengatasi Google Sandbox 2017

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Tips Cara Ampuh dan Cepat Mengatasi Google Sandbox 2017

Pemilik website bersedia melakukan apa saja demi peringkat apik pada hasil penelusuran Google, termasuk menjajal metode Search Engine Optimization (SEO) berbau black hat. Walaupun layanan mesin pencari mengijinkan optimasi kata kunci, tetapi ada sejumlah aturan tak boleh dilanggar. Google punya sejumlah hukuman bagi pemilik website nakal, salah satunya “Google Sandbox”.

Apa itu Google Sandbox !

Google Sandbox merupakan sebuah filter atau penyaring yang semula hanya diduga terpasang pada website baru. Dampak hebatnya yaitu sebuah website tidak memperoleh peringkat bagus untuk sejumlah kata kunci dan susunan kata kunci walaupun berisi konten bagus, link masuk (incoming link) berlimpah dan PageRank tinggi. Banyak pakar SEO mengatakan bahwa sandbox merupakan masa percobaan bagi website sekaligus upaya Google memberantas situs spam.

Bisa ditarik kesimpulan bahwa Google Sandbox merupakan proses dimana sebuah website mengalami masa percobaan layaknya website baru. Peringkat pada hasil penelusuran kata kunci andalan tidak diketahui posisi utamanya walaupun punya banyak link masuk dan konten berkualitas. Inilah hukuman paling ditakuti oleh pemilik website yang mengandalkan mesin pencari sebagai satu-satunya sumber trafik.

Pemilik website dan pakar SEO baru mulai menyadari kehadiran efek negatif Google Sandbox pada Maret 2004. Situs yang diluncurkan sesudah bulan tersebut diketahui tak bisa memperoleh peringkat bagus pada beberapa bulan pertama beredar di dunia maya. peringkat hasil penelusuran berada di posisi buruk meskipun menyandang PageRanks bagus, banyak link masuk dan optimasi SEO berkualitas.

Semua website punya peluang setara terkena dampak sandbox. Masalah ini lebih banyak menyapa website baru yang tengah mencari peringkat bagus dalam kompetisi ketat susunan kata kunci. Semua website bakal menghuni sandbox dalam durasi waktu tertentu, namun website yang mencari peringkat pada kompetisi ketat justru menghabiskan waktu lebih lama.

Ada sejumlah alasan mengapa suatu website bebas ancaman sandbox, salah satunya yaitu tanggal peluncuran di dunia maya sebelum Maret 2004. Website yang membidik kata kunci kompetisi rendah cenderung aman dari bahaya sandbox, tetapi tak menutup kemungkinan terkena meski masa percobaan tergolong singkat. Selain itu website dengan nama domain lawas sebelum Maret 2004 juga bebas ancaman masa percobaan.

Cara Mengetahui Website Terkena Google Sandbox !

Mudah sekali untuk mengetahui apakah sebuah website terkena dampak sandbox, cukup jawab tiga pertanyaan sederhana berikut ini!

1. Apakah website anda punya PageRank bagus dan banyak link masuk?

2. Apakah susunan kata kunci sekunder memiliki peringkat bagus pada hasil penelusuran Google?

3. Apakah kata kunci utama tidak muncul pada hasil penelusuran Google?

Jika tiga pertanyaan tersebut dijawab lantang dengan kata “Ya” tetapi kata kunci utama justru tidak ditemukan pada hasil penelusuran, maka website tersebut kemungkinan besar masuk kandang sandbox. Seperti diketahui, Google enggan menampilkan sebuah website yang tengah menjalani hukuman pada hasil penelusuran atau search engine results pages (SERPs). Bahkan tertera tulisan No PageRank jika dipantau via Google Toolbar.

Durasi hukuman sandbox bermacam-macam, mulai satu hingga enam bulan, sedangkan normalnya sekitar satu hingga empat bulan. Website pengusung kata kunci kompetisi rendah justru menjalani durasi hukuman lebih singkat dibandingkan kata kunci kompetisi ketat yang bisa menghabiskan waktu hingga enam bulan. Berdasarkan sejumlah kasus diketahui bahwa durasi hukuman sekitar tiga bulan.

Filter atau penyaring pada sebuah website yang mengalami sandbox akan terus berkurang dari hari ke hari. Nantinya efek bakal hilang sendiri dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, sedangkan enam bulan untuk website yang mengusung kata kunci kompetisi ketat. Jadi tidak perlu khawatir dan risau menghadapi situasi ini. Lalu, bagaimana melewati masa hukuman lebih cepat dan singkat?

Cara Mengatasi Google Sandbox !

Memang benar filter sandbox akan hilang sendiri dengan masa durasi sekitar enam bulan, tetapi ini memakan waktu lama dan efek buruk ke website sudah terlanjur besar. Jika enggan berdiam diri menanti “masa pembebasan” dari intaian kotak pasir google sandbox, setidaknya coba jalani sepuluh tips berikut ini berdasarkan pengalaman pakar SEO dan webmaster terpercaya.

1. Terus isi website dengan konten unik nan berkualitas. Buang konten sampah yang sekedar copy-paste dari website lain karena ini sangat tidak disukai oleh Google.

2. Fokus memperbaiki konten website ketimbang membangun backlink atau link masuk. Puasa backlink setidaknya satu atau dua bulan, kemudian bangun perlahan-lahan secara natural dan berkualitas. Beberapa backlink berkualitas tinggi sanggup membawa keluar website dari Google Sandbox.

3. Lakukan riset kata kunci sebaik mungkin sebelum membangun website. Hindari pemilihan kata kunci kompetisi ketat, usahakan bermain di kompetisi menengah atau rendah untuk peluang peringkat lebih baik. Ingat baik-baik, semakin ketat kata kunci yang diusung turut berpengaruh pada durasi masa percobaan di sandbox.

4. Update website atau blog secara berkala untuk memperoleh manfaat SEO. Isi dengan konten baru nan unik secara rutin. Jika konten disukai oleh pengunjung lalu banyak disebar secara sukarela ke sosial media, maka masa hukuman turut berkurang.

5. Bagikan atau sebar konten web ke sosial media mainstream seperti Twitter, Facebook and Google plus. Jika berhasil menjadi viral, maka masa hukuman berkurang dan turut memperoleh trafik dari sosial media.

6. Kirim laman web atau postingan artikel ke beragam situs social bookmarking seperti Digg, Delicious, stumble upon dan lintas.me untuk versi lokal. Selain itu coba promosikan ke situs forum sesuai kategori.

7. Bangun dasar SEO berkualitas tinggi, baik on-page dan off-page. Coba hubungkan artikel posting yang saling berkaitan dan bertautan (interlink). Langkah ini sudah terbukti ampuh melepaskan diri dari bahaya sandbox.

8. Jangan malu mengevaluasi kembali strategi konten marketing yang sudah disusun sebelumnya. Mungkin saja ada yang terlewatkan atau menjadi batu sandungan.

9. Singkirkan semua tautan (link) tidak berkualitas yang mengarah ke nama domain. Coba gunakan layanan pengecek backlink untuk memeriksa profil backlink dan menyingkirkan semua tautan tak berkualitas secara manual.

10. Jika tak mampu menghilang semua tautan tak berkualitas secara manual, coba gunakan Google Disalow Tool.

Sudah mengikuti seluruh tips di atas namun tak ada perubahan sama sekali? Jika masih punya simpanan dana, coba sewa konsultan SEO profesional untuk membebaskan website dari jeratan Google Sandbox. Atau bila dana terbatas, mungkin boleh pertimbangkan saran ini meski agak terpaksa. Apakah itu? Beberapa orang menyarankan ganti nama domain agar cepat terlepas. Meskipun benar, jangan buru-buru mengambil keputusan tanpa menjajal serta mengevaluasi semua tips di atas.

Google sandbox sebenarnya bisa di atasi dengan membeli sebuah website dan langsung mengaktifkan sebelum benar-benar siap untuk peresmian perdana. Walaupun website masih berada di peringkat buncit, tetapi durasi sandbox sudah berjalan. Langkah selanjutnya yaitu menambah jumlah link masuk dan konten unik berkualitas. Jika ingin menghindarinya sewaktu membuat website baru, pertimbangkan penggunaan domain lawas. Itulah semua langkah ampuh dan cepat terbebaskan dari cengkraman Google Sandbox.

Apa itu Algoritma Google Jenis dan Tips Algoritma Google

Apa itu Algoritma Google Jenis dan Tips Algoritma Google

SEON One Stop Solution 13:09

Apa itu Algoritma Google Jenis dan Tips Algoritma Google

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Apa itu Algoritma Google dan Optimasi SEO !

Optimasi SEO memang berdampak besar bagi peringkat sebuah website pada hasil penelusuran mesin pencari (search engine) untuk kata kunci tertentu. Akan tetapi dibalik itu ada sebuah “senjata unik” sudah dipersiapkan sehingga patut dihindari pemilik website sejak dini. Sebagai mesin pencari terpopuler se-dunia, Google selalu ingin memberi layanan terbaik berupa hasil penelusuran kata kunci terakurat.

Oleh karena itu, Google terus mengembangkan dan memperbarui program berupa algoritma pencarian. Langkah demi langkah prosedur dan kalkulasi diterapkan oleh perusahaan raksasa internet tersebut untuk hasil penelusuran lebih akurat, relevan, berkualitas tinggi dan baru.

Hingga saat ini ada empat algoritma pencarian sudah dirilis resmi oleh Google, yaitu CaffeinePandaPenguin, dan paling baru ditambahkan ke sistem adalah Hummingbird. Lalu, apa itu sebenarnya algoritma Google? Bagaimana cara kerjanya? Bagaimana mengoptimalkan semua perubahan agar berdampak positif ke website?

Apa itu Algoritma Google !

Apa rahasia yang membuat Google tampil sebagai situs mesin pencari terpopuler? Ketepatan dan keakuratan hasil penelusuran merupakan kunci utama yang membuat pengguna internet jatuh hati. Demi mewujudkan hal tersebut, maka algoritma pencarian selalu diperbarui sehingga membatasi kehadiran website berkualitas rendah yang mengandung spam. Algoritma sengaja diterapkan untuk memilih dan mengidentifikasi pencarian teratas menurut sejumlah faktor spesifik.

Algoritma terprogram, berjalan dan dimodifikasi oleh programmer. Segala sesuatunya setelah berhasil lolos tahap uji coba akan dipakai untuk mencari spider atau bot. Semua link yang berhasil ditemukan kemudian bakal ditelusuri oleh bot dan diikuti arah tujuannya. Ini termasuk pekerjaan utama bot untuk mengindeks apa yang ditemui kemudian menyimpan semua informasi dalam database virtual.

Pemilik website dan pakar SEO seringkali dibuat pusing oleh Google setiap kali mengumumkan perubahan algoritma. Mereka pun memilih bersiap-siap menghadang kemungkinan terburuk. Banyak “cerita horor” setiap kali terjadi perubahan algoritma pencarian. Google tak segan menghukum website yang ketahuan menjajal teknik SEO black hat dan posting artikel rendah kualitas.

Algoritma pencarian terbaru milik Google terkenal jahat membuang website cacat, meskipun pernah memperoleh peringkat terbaik sekalipun. Demi hasil penelusuran lebih akurat, Google lebih menyukai website berisi konten berkualitas dan selalu mengikuti pedoman yang telah ditetapkan. Sejujurnya tidak mudah memprediksi perubahan algoritma dan bagaimana dampak ke website. Oleh karena itu, lakukan persiapan awal sebelum serangan datang.

Jenis Algoritma Google !

Seperti tertulis pada paragraf sebelumnya, sejauh ini hanya ada empat perubahan algoritma Google yang dimulai dari Google Caffeine, Panda, Penguin, dan Hummingbird. Masing-masing algoritma mempunyai karakteristik berbeda demi memperlihatkan hasil penelusuran akurat bebas spam.

1. Algoritma Google Caffeine

Apa itu algoritma google caffeine? Algoritma Google Caffeine resmi dirilis oleh Google pada 2009 silam yang bertujuan mengamati struktur arsitektur website pada indeks mereka dan begitu juga website yang belum dijamah. Faktor infrastruktur website disertakan ke dalam penentuan peringkat dan ini mempermudah Google untuk memperbarui indeks pencarian agar lebih dinamis dan organisir saat menentukan katalog jutaan tautan (link) pada database mereka.

2. Algoritma Google Panda

Apa itu algoritma google panda ? Selang dua tahun kemudian setelah google caffeine, tepatnya 2011, Google kembali merilis perubahan algoritma bernama Panda. Adapun tujuan utamanya yaitu menghukum website sebanyak mungkin yang doyan merilis konten berkualitas rendah. Pada masa ini konten berkualitas dianggap sebagai raja, bahkan berperan sentral dalam analisis dan evaluasi website.

Pada perilisan perdana, Panda mengevaluasi indeks milik Google dan mencari website yang mengandung duplikat konten, pemasangan iklan memberatkan serta beragam teknik berbahaya kaya spam ala black-hat SEO. Untungnya semua website yang dihukum punya kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan, tetapi menulis ulang artikel yang dianggap konten kualitas rendah justru tak menyelesaikan masalah.

3. Algoritma Google Penguin

Apa itu algoritma google penguin? Usai mengidentifikasi dan menghukum website berkonten kualitas rendah, inilah waktu tepat bagi Google lebih fokus dan memperbaiki kesalahan penerapan SEO. Algoritma baru akhirnya diperkenalkan kembali setahun usai perilisan Panda, tepatnya 2012 silam, kali ini mengusung nama hewan Penguin. Adapun tujuan utama yaitu meregulasi website spam atau optimasi berlebih.

Penguin turut mengincar situs yang melakukan keyword stuffing dan segala perbuatan berhubungan langsung dengan black-hat SEO. Di sisi berbeda algoritma ini justru menghadiahi website yang mengusung white-hat SEO dan diperkaya konten berkualitas tinggi yang disukai pembaca.

Penguin versi perdana membidik website yang memanipulasi tautan agar memperoleh lebih banyak trafik. Algoritma juga menghukum website yang mengandung tautan tidak relevan sesuai niche atau industri. Versi terbaru penguin yaitu mencari lebih banyak website spam dan taktik membangun tautan mencurigakan seperti beli tautan untuk menarik lebih banyak trafik natural.

4. Algoritma Google Hummingbird

Apa itu algoritma google hummingbird? Google pertama kali merilis Hummingbird pada ulang tahun ke-15, tepatnya September 2013 silam, bertujuan mencari website yang mengedepankan kecepatan dan ketepatan. Awalnya perilisan Hummingbird dijadwalkan pada Agustus, namun dibatalkan Google sehingga baru resmi berjalan sehari sebelum ulang tahun Google ke-15 yang jatuh pada tanggal 27 September.

Apa yang membuat Hummingbird berbeda dari versi terdahulu? Algoritma ini memungkinkan Google menyegarkan kembali indeks dan mesin pencari buatan mereka. Tak hanya itu, mereka turut menyimpan beragam elemen penting milik algoritma pencarian versi terdahulu. Bisa dikatakan bahwa Hummingbird jauh lebih lengkap.

Penerapan algoritma Hummingbird untuk pertama kali ternyata berdampak besar bagi 90 persen pencarian yang sudah disusun sebelumnya. Akan tetapi Hummingbird dirancang untuk sistem pencarian lebih mutakhir, sebagai contoh memakai layanan Google Voice dalam pencarian kata kunci tertentu tanpa perlu mengetik di layar atau keyboard. Ini salah satu perkembangan terbaru dari algoritma versi anyar, Google pun terus berusaha menguji sistem pencarian anyar.

Patuhi Aturan Tanpa Melawan Algoritma Google !

Perubahan algoritma pencarian milik Google seringkali dianggap ancaman terbesar bagi pemilik website. Sejumlah pakar SEO mengatakan tak perlu khawatir selama menaati aturan berlaku dari Google. Demi hasil penelusuran lebih akurat, relevan dan segar, maka algoritma terus diperbarui dan dikembangkan. Adapun target utama yaitu menampilkan jawaban paling relevan dan cepat usai mengajukan pertanyaan.

Google bakal selalu merilis algoritma terbaru sehingga pemilik website tidak cepat berpuas diri meskipun sudah berada di peringkat teratas dan banjir trafik pengunjung. Pemilik harus terus bekerja mengoptimalkan website dengan teknik sah dan selalu memposting konten relevan agar terhindar hukuman dari perubahan algoritma.

Setiap kali terjadi perubahan atau update, maka berdampak luas pada semua server Google di berbagai negara. Oleh karena itu metode SEO cenderung sama, begitu pula dalam merasakan dampak hebatnya, meskipun itu baik atau buruk. Perubahan algoritma turut dianggap tantangan bagi penggila SEO untuk menaklukkan penetapan aturan baru mengenai peringkat hasil penelusuran.

Sampai saat ini Google masih belum merilis nama untuk jenis algoritma terbaru melainkan sejumlah update minor untuk Hummingbird. Kini cara penelusuran kata kunci jauh lebih kaya dan atraktif, apalagi semakin menyesuaikan perkembangan teknologi mutakhir perangkat smartphone. Hasil penelusuran semakin berbobot dan minim website spam tak berguna.

Perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO Website

Perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO Website

SEON One Stop Solution 05:44

Perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO Website

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Google memegang peranan penting sebagai penyalur trafik berupa kunjungan pengguna internet alias netizen. Ramai atau sepi sebuah website ternyata ditentukan langsung oleh “sang raja” situs mesin pencari (search engine). Oleh karena itu webmaster harus tunduk terhadap susunan peraturan milik Google agar memperoleh peringkat teratas pada hasil penelusuran kata kunci tertentu.

Saat ini Google dikenali netizen sebagai situs mesin pencari paling handal, akurat dan cepat. Kantor dan server perwakilan telah berdiri pada hampir seluruh negara dunia, adapun tujuan utama yaitu menampilkan hasil pencarian secepat kilat. Webmaster harus menguasai SEO jika mengincar trafik bejibun secara gratis dari Google. Jurus penakluk SEO tak boleh diterapkan sembarangan tanpa mengetahui lokasi target operasi.

Jika tujuan utama membangun website yaitu incar pengunjung lokal yang berasal dari Indonesia, maka webmaster harus memperagakan jurus SEO berfokus pada Google.co.id dan bukan Google.com atau server lainnya. Mengapa demikian? Apakah metode menaklukkan server lokal sama persis server internasional? Yuk pelajari lebih dalam mengenai seluk-beluk Perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO milik Google.

SEO singkatan dari Search Engine Optimisation, yakni sebuah proses kreatif, analisis dan teknik yang mendongkrak “kehadiran” sebuah website pada hasil penelusuran mesin pencari untuk kata kunci tertarget. Tujuan utama SEO tak sekedar mencari trafik netizen secara gratis dari Google, namun mengkonversi kunjungan menjadi penjualan.

Google merupakan ladang promosi murah meriah nan efektif untuk dongkrak angka penjualan dibandingkan pasang iklan pada media massa skala lokal atau nasional. Google dalam beberapa tahun terakhir terus dioptimalkan sebagai alat pemasaran bisnis, mulai dari skala rumahan hingga bonafit. Hal itulah jadi awal mula kehadiran SEO sebagai penentuan peringkat website dari hasil penelusuran.

Webmaster wajib menjajal sejumlah jurus SEO supaya peringkat website terus beranjak naik untuk kata kunci tertarget. Google sebagai pemilik resmi dari layanan mesin pencari tak memberi sedikitpun kemudahan kepada webmaster. Semua laman website dipantau terlebih dahulu, kemudian diperiksa tingkat kelayakan sebelum masuk dan tersimpan ke database. Langkah ini sengaja dilakukan demi mencegah kehadiran website spam yang mengurangi kualitas hasil pencarian yakni kurang akurat dan berisi konten sampah.

Mempraktekkan jurus SEO itu gampang-gampang susah, salah ambil keputusan justru berakibat fatal bagi masa depan website. Oleh karena itu webmaster tak boleh gegabah dan tergoda cicipi “ilmu hitam”. Dunia SEO terbagi menjadi dua, yakni putih (White hat) dan hitam (Black hat). Website mengusung pilihan pertama justru lebih disukai Google karena mengikuti aturan berlaku.

Perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO Website

Sebelum webmaster terjun penuh ke dunia SEO, sebaiknya menentukan target pasar terlebih dahulu. Seperti diketahui, layanan mesin pencari Google terbagi menjadi puluhan server di berbagai belahan dunia. Sebagian besar netizen Indonesia mungkin mengenali fungsi dasar Google.com dan Google.co.id dimana server lokal (co.id) lebih condong dipergunakan untuk pencarian lebih akurat berbahasa Indonesia, sementara server internasional lebih handal dalam pencarian berbahasa Inggris.

Sebenarnya jurus optimasi SEO Google.com dan Google.co.id tak berbeda sama sekali, kecuali sedikit modifikasi perihal bahasa dan target utama. Optimasi SEO Google.com merupakan pilihan tepat jika website mengincar skala internasional dengan target pengunjung sebagian besar dari USA, sedangkan optimasi SEO Google.co.id lebih cocok untuk website skala nasional dengan target pengunjung sebagian besar dari Indonesia.

Berikut ini beberapa cara mengoptimasi SEO pada Google.com, yaitu:

1. Pilih domain berekstensi populer seperti .com, .net, .biz dan .info.

2. Pemilihan kata kunci harus berbahasa Inggris, apalagi pengunjung target merupakan warga Amerika Serikat dan sekitarnya.

3. Pemilihan lokasi server menentukan prestasi. Disarankan menyewa hosting di Amerika Serikat.

4. Penulisan konten wajib berbahasa Inggris, oleh karena itu gaya penulisan sesuai grammar dan spelling.

5. Mencari backlink harus berasal dari lokasi serupa dan berbahasa Inggris. Cari tautan balik dari website yang hosting di server Amerika Serikat, masuk index Google.com dan bukan lainnya.

6. Jika mengoptimalkan sosial media sebagai salah satu taktik SEO, disarankan bidik pengguna yang berlokasi di Amerika Serikat dan sekitarnya.

Cara optimasi SEO pada Google.co.id serupa dengan Google.com meskipun mengalami sedikit modifikasi, yaitu:

1. Pilih domain berekstensi populer dunia seperti .com, .net, .biz dan .info. Akan tetapi domain berekstensi lokal justru punya nilai spesial, sebut saja co.id hingga web.id.

2. Pemilihan kata kunci harus berbahasa Indonesia karena menargetkan pengunjung lokal.

3. Pemilihan lokasi server turut menentukan peringkat. Disarankan menyewa hosting lokal berbasis di Indonesia. Sekarang ini semakin banyak perusahaan hosting menawarkan server lokal handal. Jika masih sanksi dengan server lokal, boleh saja menyewa hosting di Amerika Serikat atau Singapura.

4. Penulisan konten wajib berbahasa Indonesia, oleh karena itu gaya penulisan sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Artikel atraktif dengan gaya penulisan santai sangat digemari netizen lokal.

5. Cari backlink berasal dari lokasi serupa dan berbahasa Indonesia. Cari tautan balik dari website yang hosting di server Amerika Serikat, Singapura atau Indonesia, lalu pastikan masuk index Google.co.id dan bukan server lainnya.

6. Jika mengoptimalkan sosial media sebagai salah satu taktik SEO, disarankan bidik pengguna yang berlokasi di Indonesia dan sekitarnya.

Perbedaan optimasi SEO Google.com vs Google.co.id 

Tidak sulit mencari titik letak perbedaan antara optimasi SEO Google.com vs Google.co.id. Pemilihan ekstensi domain, letak server, kata kunci, isi konten, asal backlink dan sosial media merupakan sumber utama untuk melihat semuanya. Target pengunjung dan bahasa memegang peranan penting agar website menempati peringkat teratas dari hasil penelusuran.

Jangan lakukan tindakan SEO sia-sia tanpa visi dan misi terorganisir rapi. Boleh saja membangun sebuah website konten bahasa Inggris yang berlokasi server hosting di Indonesia, tetapi jangan fokus pada Google.co.id melainkan Google.com. Sayangnya itu sama sekali tidak efektif. Mengapa? Walaupun website muncul pada hasil penelusuran, peringkatnya justru mengecewakan. Oleh karena itu, totalitas dari awal lebih dianjurkan dan pilih lokasi server di Amerika Serikat.

Uniknya, peristiwa di atas justru tak terjadi pada website konten Indonesia yang berlokasi server di Amerika Serikat atau Singapura dan fokus pada optimasi SEO Google.co.id. Walaupun lokasi server terpisah luasnya samudra biru, peringkat website justru bisa muncul paling atas dan mengalahkan website pesaing yang menyewa hosting lokal di Indonesia. Mengapa itu bisa terjadi?

Menurut pengakuan sejumlah pakar SEO Indonesia, kemampuan server hosting di Amerika Serikat dan Singapura jauh lebih handal serta cepat dibandingkan hosting lokal. Seperti diketahui, kecepatan akses website merupakan salah satu kunci untuk memperoleh peringkat terbaik di Google. Oleh karena itu, pertimbangkan baik-baik untuk memilih lokasi server.

Dengan mengetahui perbedaan Google.com dan Google.co.id dalam Optimasi SEO Website maka webmaster bisa menentukan strategi SEO tepat guna. Jangan sampai salah langkah yang justru berdampak negatif pada perkembangan website di masa depan, bahkan sampai hilang dari peredaran atau pantauan algoritma mesin pencari.

Pengertian Search Engine Manfaat dan Jenis Jenis Search Engine

Pengertian Search Engine Manfaat dan Jenis Jenis Search Engine

SEON One Stop Solution 00:12

Pengertian Search Engine Manfaat dan Jenis Jenis Search Engine

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Situs mesin pencari atau search engine memiliki peran tak tergantikan sejak pertama kali beredar di dunia maya. Banyak sekali pengguna internet terbantu dengan kehadiran layanan ini saat tengah berusaha mencari informasi akurat dan terpercaya meskipun belum mengetahui pasti arti sebenarnya dari istilah “search engine”.

Pengertian Search Engine

Dilansir dari laman Webopedia, search engine merupakan kumpulan program untuk mencari dokumen atau informasi dengan kata kunci spesifik. Layanan ini segera menampilkan daftar kumpulan dokumen berdasarkan pencarian kata kunci yang berhasil ditemukan pada dunia internet. Mesin pencari dianggap kumpulan program yang mengarah pada layanan situs tertentu, dimana sebagian besar pengguna internet mengkaitkan dengan Google, Bing dan Yahoo.

Adapun pengertian search engine secara umumnya termasuk salah satu pencarian yang memungkinkan pengguna internet untuk menemukan beragam dokumen dan informasi pada dunia internet alias World Wide Web. Dengan demikian pengguna lebih cepat memperoleh informasi dari berbagai situs dalam hitungan beberapa detik saja. Layanan mesin pencari paling laris manis, handal dan akurat saat ini adalah Google.

Cara kerja mesin pencari tergolong sederhana, yakni mengirim “sinyal” untuk mengumpulkan dokumen sebanyak mungkin. Pada layanan ini terdapat sebuah program bernama indexer dimana bertujuan membaca hasil pengumpulan dokumen dan menyusun indeks berdasarkan kata kunci yang tertera pada setiap dokumen. Setiap layanan seach engine mengusung algoritma paten untuk menghasilkan indeks akurat.

Selain mempermudah pengguna internet mencari dokumen yang dikehendaki, layanan mesin pencari turut menyumbang trafik atau pengunjung menuju website milik pihak tertentu. Saat ini, hampir semua sektor industri tumbuh pesat berkat kehadiran mesin pencari yang mengembangkan ide pengoptimalan konten web sehingga mampu mendongkrak rangking (posisi) dalam hasil penelusuran dari kata kunci tertentu. Dari sini pulalah awal mula kehadiran Search Engine Optimization (SEO).

Manfaat Search Engine

Kehadiran mesin pencari memberi banyak manfaat hebat bagi pengguna internet ataupun pemilik situs. Berikut ini tiga manfaat utama yang dirasakan langsung.

1. Beragam informasi

Internet menyimpan banyak informasi dan dokumen berharga. Mesin pencari mempermudah pencarian beragam informasi yang dikehendaki, mulai dari hasil studi universitas, ensiklopedia, diskusi umum hingga blog personal. Layanan tersebut memungkinkan pengguna mencari informasi berdasar sumber utama.

2. Ketepatan hasil

Mesin pencari mampu menyusun hasil pencarian yang tepat. Dengan meletakan dua tanda kutip (contoh: “baik”) maka daftar hasil penelusuran jauh lebih akurat. Beberapa layanan seperti Google atau Yahoo bahkan mempermudah pencarian spesifik menurut sumber web. Pengguna pun bisa memperoleh hasil efektif tanpa buang-buang banyak waktu.

3. Teratur

Layanan mesin pencari dapat memberikan keteraturan dalam dunia internet dan website. Artinya bahwa beragam informasi yang tersebar luas di server seluruh pelosok dunia dikumpulkan pada satu wadah sehingga akses lebih mudah, kapanpun dan dimana saja. Ini berdampak positif bagi pemilik situs yang bisa memperoleh kunjungan secara gratis serta stabil.

Jenis Jenis Search Engine

Mesin pencari saat ini dianggap metode terkuat mempromosikan website via online. Para pemilik situs menganggapnya bagian dari Public Relation yang bekerja secara diam-diam dibalik layar. Hal ini semakin diperkuat hasil studi menyebutkan bahwa antara 40-80 persen pengguna internet menemukan informasi atau dokumen melalui fitur pencarian mesin pencari.

Kehadiran mesin pencari menguntungkan pemilik situs, apalagi jumlah pengguna layanan ini mencapai 625 juta setiap hari seperti dilansir dari laman Searchenginewatch. Tak heran pemilik situs sangat tergantung pada layanan SE(search engine) terutama demi menghasilkan trafik tertarget menuju website supaya berpeluang lebih besar untuk terjadinya pembelian. Mesin pencari juga selalu membawa pengunjung baru menuju website tertarget dengan penyusunan strategi optimasi yang tepat.

Dalam mencari dokumen serta mempromosikan situs, maka pengguna internet dan pemilik website perlu mengenal beragam tipe seach engine, yakni:

1. Crawler-Based Search Engine

Layanan mesin pencari ini menggunakan program software otomatis untuk mensurvei dan mengkategorikan banyak laman web. Program yang digunakan oleh mesin pencari untuk mengakses laman web disebut spider, namun pada kondisi tertentu dikenal dengan nama lain seperti ‘crawler’, ‘robot’ atau ‘bot’.

Spider akan mencari laman web, mengunduh dan menganalisa informasi terkandung pada laman web. Nantinya laman web segera ditambahkan ke database mesin pencari. Ketika pengguna internet melakukan pencarian, mesin pencari segera memeriksa database dari laman website yang mengandung kata kunci spesifk lalu menampilkan dalam bentuk daftar tautan (link).

Daftar berupa tautan menuju website ditampilkan menurut pencarian kata kunci terdekat yang ingin ditemukan oleh pengguna internet. Crawler-based search engine tanpa henti menelusuri internet untuk menemukan laman web baru lalu memperbarui informasi database sehingga pengguna selalu memperoleh informasi terbaru. Adapun contoh dari crawler-based search engine yakni: Google dan Ask Jeeves.

2. Direktori

Layanan ini menggunakan editor manual alias keterlibatan langsung manusia untuk menentukan kategori suatu situs. Dengan kata lain, situs ditempatkan sesuai kategori spesifik pada database direktori. Editor manual secara spesifik akan memeriksa dan menilai sebuah situs berdasarkan informasi yang diperoleh dan memakai aturan berlaku. Ada dua layanan direktori terkenal sampai saat ini, yakni: Yahoo Directory dan Open Directory (dmoz.org).

Beberapa direktori menawarkan layanan pembayaran. Jika suatu situs atau website ingin lebih cepat terindeks, maka wajib membayar sejumlah uang. Tapi, jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, mengingat beberapa direktori juga menawarkan layanan gratis meski proses indeks memakan waktu cukup lama.

3. Hybrid Search Engine

Layanan Hybrid mengandalkan kombinasi sempurna antara hasil crawler-based dan direktori. Saat ini semakin banyak mesin pencari berpindah haluan ke model hybrid-based, namun dua layanan paling terkenal sebagai pencetus konsep tersebut adalah Google dan Yahoo.

4. Meta Search Engine

Layanan Meta SE mengambil data dari semua hasil yang ditampilkan oleh mesin pencari lainnya. Nantinya hasil pencarian tersebut dikombinasikan menjadi daftar pencarian berukuran besar. Adapun dua layanan meta mesin pencari paling terkenal yakni Metacrawler dan Dogpile.

5. Search engine khusus

Merupakan jenis SE yang dikembangkan secara khusus demi memenuhi kebutuhan pencarian lebih spesifik. Adapun layanan mesin pencari khusus seperti pencarian belanja (Yahoo Shopping), pencarian lokal (nzs), pencarian nama domain (freeparking), pencarian freeware & shareware (downloads.com) dan masih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna internet.

6. Pay per click (PPC)

Salah satu layanan berbayar dari search engine untuk keperluan marketing dan promosi web. Banyak situs memanfaatkan PPC untuk memperkenalkan atau mengiklan produk atau jasa kepada khalayak ramai agar lebih mudah diterima. Nantinya situs muncul di rangking paling teratas demi memperoleh klik lebih banyak. Google AdWords dan Bing merupakan dua layanan paling terkenal. dimana biaya yang dikenakan kepada pemilik situs berdasarkan klik atau Click-Through Rate (CTR).

Demikianlah pengertian search engine, manfaat search engine dan jenis jenis search engine yang berdampak positif bagi pengguna internet di seluruh dunia. Kehadiran layanan ini turut mempermudah pemilik situs untuk mengoptimalkan konten dan penjualan produk ataupun jasa. Google merupakan situs mesin pencari terbesar dengan ratusan juta pengakses setiap hari, maka tak heran jika kebanyakan pemilik situs berusaha mengoptimalkan rangking web di google via SEO.

Mengenal Mesin Pencari Selain Google, Bing, Yahoo, Yandex Dan Ask.com

Mengenal Mesin Pencari Selain Google, Bing, Yahoo, Yandex Dan Ask.com

SEON One Stop Solution 16:35

Mengenal Mesin Pencari Selain Google, Bing, Yahoo, Yandex Dan Ask.com

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Mengenal Mesin Pencari Selain Google !

Dalan mempelajari seluk-beluk SEO, sebaiknya pemilik situs atau blog mengenal lebih dekat apa itu mesin pencari (search engine). Dunia maya semenjak awal berdiri terus dihiasi beragam layanan mesin pencari. Nama besar seperti Google, Bing dan Yahoo mungkin sudah begitu akrab di telinga, padahal masih ada Yandex serta Ask. Semua memegang peranan penting dalam upaya membangun situs yang ramai pengunjung.

Sebelum menjajal satupun jurus SEO, yuk mengenal lebih dekat mesin pencari selain Google, Bing, Yahoo, Yandex dan Ask.com demi menghindari kesalahpahaman sekaligus dongkrak jumlah pengunjung harian.

Google sekarang ini dikenal sebagai mesin pencari terpopuler se-dunia ataupun World Wide Web. Sebagaimana dilansir dari laman wikipedia, setidaknya ada tiga milyar pencarian setiap hari. Jumlah tersebut membuatnya paling banyak digunakan, malahan pada February 2015 memiliki 64.5 persen market share di Amerika Serikat. Jauh mengalahkan para pesaing lainnya di bidang serupa.

Google usung formula unik guna memperoleh hasil penelusuran berkualitas nan akurat sesuai pertanyaan pengguna. Salah satu unsur berpengaruh dalam menentukan peringkat situs/blog yaitu PageRank. Demi kepuasan pengguna, Google menyediakan beragam opsi menarik untuk penyesuaian pencarian yang bisa diakses melalui laman Advanced Search.

Tujuan utama dari Google Search yaitu mencari dokumen yang ditawarkan web server dan tersimpan dalam database, entah itu gambar, teks ataupun data. Layanan ini merupakan hasil pengembangan ide luar biasa dari Larry Page dan Sergey Brin pada 1997. Kini layanan tak sebatas mencari dokumen berupa teks atau gambar, tetapi jauh lebih kompleks dan lengkap seperti hasil pertandingan olahraga, daftar jual rumah, jadwal tayang bioskop, zona waktu, peta, kutipan kalimat, sinonim hingga prakiraan cuaca.

Masih banyak fitur spesial seperti angka, tanggal dan sejumlah format spesifik seperti temperatur, konversi uang, pelacak kiriman barang, kode area, patem dan penerjemah bahasa. Google terus berinovasi mengembangkan fitur pencarian lebih modern, termasuk merilis “Google Voice Search” pada Juni 2011.

Walaupun Google terus berkembang pesat dan meraih gelar prestis mesin pencari terpopuler se-dunia, para pesaing tak berhenti tumbuh untuk mengalahkannya, malahan beberapa negara lebih condong memakai mesin pencari buatan lokal. Contoh, masyarakat Korea Selatan lebih banyak mengakses Naver.com dan Daum.net, sedangkan China justru dirajai oleh Baidu dan Soso.com.

Layanan mesin pencari tersebut begitu disukai karena mengusung fitur unik yang tak dimiliki oleh Google. Contoh, Ixquick menawarkan fitur tak menyimpan informasi pelacakan atau bersifat rahasia.

 

Mengenal mesin pencari Bing

Bing merupakan layanan mesin pencari milik Microsoft yang pernah merilis MSN Search, Windows Live Search dan Live Search. Beragam layanan tersedia siap pakai seperti web, gambar, video dan peta. Bing mengusung bahasa program ASP.NET dan mengikuti bahasa desain milik Microsoft, “Metro”. Pertama kali diperkenalkan pada Mei 2009 sebagai pengganti Live Search.

Pada Juli 2009 terjalin kesepakatan antara Microsoft dan Yahoo! bahwa Bing akan memperkuat layanan mesin pencari Yahoo. Pada Oktober 2011, Microsoft menyebut sedang mengembangkan infrastruktur pencarian demi hasil penelusuran lebih cepat dan relevan untuk para pengguna. Waktu itu resmi merilis teknologi indeks yang diberi nama Tiger.

Usai kerjasama bertahun-tahun, akhirnya kesepakatan berubah. Pada 2015, Yahoo hanya menampilkan Bing untuk hasil pencarian bersifat mayoritas. Pada November di tahun yang sama, Bing dinobatkan sebagai layanan mesin pencari terbesar kedua di Amerika dengan volume pencarian sebanyak 20.9 persen di bawah Google (63.9%). Sementara Yahoo yang turut disokong kekuatan Bing nangkring di posisi ketiga sebanyak 12.5 persen.

 

Mengenal mesin pencari Yahoo

Seperti dilansir Wikipedia per Februari 2015, Yahoo menempati posisi ketiga layanan mesin pencari terpopuler di Amerika Serikat dengan volume pertanyaan 12.8%, masih kalah jauh dibandingkan dua pesaing terdekat yaitu Google (64.5%) dan Bing (19.8%).Perjalanan Yahoo di bisnis ini penuh lika-liku, malahan sempat kerjasama dengan Google dan akhirnya berdiri sendiri. Akibat persaingan semakin ketat dan terus menurun, akhirnya menjalin kerjasama dengan Microsoft untuk merilis Bing.

Yahoo resmi merilis layanan mesin pencari berbasis web crawler pada 2003. Demi menghasilkan pencarian akurat, mereka mengusung perusahaan mesin pencari sejenis yang sudah diakuisisi dan memperbarui crawler yang diberi nama Yahoo Slurp. Layanan pencarian mengalami pembaruan pada Oktober 2007, tampilan lebih modern dengan desain ulang logo Yahoo pada halaman utama. Selain itu turut ditambahkan fitur Search Assist yang menyediakan saran pertanyaan secara real-time dan berhubungan langsung dengan ketikan pengguna.

Pada Juli 2008, Yahoo memperkenalkan layanan baru BOSS “Build Your Own Search Service” yang memungkinkan para developer untuk memakai sistem milik Yahoo untuk mengindeks informasi dan gambar, lalu merangkai mesin pencari buatan sendiri. Pada Januari 2010, Microsoft secara resmi mengambil fungsi operasi mesin pencari Yahoo lalu kerjasama membangun usaha periklanan yang muncul pada Yahoo dan Bing. Jika dahulu bernama Microsoft adCenter, sekarang beralih jadi Bing Ads.

Pada November 2014, Yahoo berhasil meyakinkan Mozilla agar mau mengusungnya sebagai layanan mesin pencari utama selama lima tahun ke depan pada browser Firefox regional Amerika Serikat. Pada April 2015, jalinan kesepakatan dengan Microsoft berubah, sekarang hanya hasil pencarian bing yang muncul pada platform desktop. Kemudian pada October di tahun yang sama, Yahoo meraih kesepakatan dengan Google untuk menyediakan layanan hingga akhir 2018 termasuk iklan, pencarian dan pencarian gambar.

 

Mengenal mesin pencari Yandex

Yandex merupakan layanan mesin pencari milik perusahaan Rusia, Yandex. Menurut laporan LiveInternet pada Januari 2015, pengguna lokal mencapai 51.2 persen yang mengalahkan para pesaing lainnya. Teknologi pencarian menjangkau lebih dari 1,400 kota, selain itu terkenal pula fitur “parallel” yang menyajikan hasil pencarian dari halaman utama indeks web dan sumber informasi terperinci seperti video, gambar, blog, belanja dan berita pada halaman tunggal.

Layanan mesin pencari Yandex sangat responsif dengan pertanyaan real-time, mampu mengetahui ketika sebuah pertanyaan butuh informasi terkini seperti berita terbaru atau yang muncul di twitter sekalipun. Selain itu tersedia sejumlah fitur keren seperti Wizard Answer, antivirus, pengecek ejaan (spell checker). Demi memperoleh lebih banyak pengguna, Yandex merilis versi internasional (Yandex.com) berbahasa Inggris.

 

Mengenal mesin pencari Ask.com

Ask -dulu beralamat AskJeeves.com- merupakan situs berbasis tanya jawab dan layanan mesin pencari yang didirikan Garrett Gruener dan David Warthen pada 1996. Software asli pertama kali diimplementasikan oleh Gary Chevsky. Akibat ketatnya persaingan layanan mesin pencari, pada 2010 Ask akhirnya menyerah dan kembali ke format awal sebagai situs tanya-jawab.

Banyak pengguna internet mengkritik habis-habisan toolbar browser milik Ask yang terdeteksi sebagai malware. Setiap bulan jumlah trafik Ask mencapai 100 juta pengguna yang mengakses situs, sementara itu tercatat lebih dari dua juta unduhan aplikasi mobile.

Dengan mengenal mesin pencari selain Google, Bing, Yahoo, Yandex dan Ask.com, setidaknya pemilik situs jangan cuma terfokus pada satu layanan saja. Meski harus diakui bahwa Google menyumbang trafik tertinggi, namun bila mampu mengoptimasi semua layanan maka hasilnya semakin luar biasa. bukan begitu?