SEON One Stop Solution Bisnis Online Indonesia

Cluster Cut Nyak Dien

Sumedang, Jawa Barat.

}

Senin - Sabtu

08.00 - 18.00

Phone Whatsapp

0822-1914-1914

Cluster Cut Nyak Dien

Sumedang, Jawa Barat.

}

Senin - Sabtu

08.00 - 18.00

Phone Whatsapp

0822-1914-1914

10 Bank Terbesar di Indonesia 2018

10 Bank Terbesar di Indonesia 2018

seonindo 03:15

10 Bank Terbesar di Indonesia 2018

10 Bank Terbesar di Indonesia 2018

10 Bank Terbesar di Indonesia

Pada tahun 2017 lalu merupakan suatu masa panen bagi bank-bank kelas kakap yang berada di tanah air. Pada tahun lalu, walaupun pertumbuhan ekonomi yang hanya sebesar 5,07% secara tahunan namun justru 10 bank terbesar di Indonesia malah memiliki kinerja yang gemilang.

Hal ini disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merilis statistik perbankan Indonesia untuk bulan januari 2018. Disana tercatat bahawa total aser dari bank umum sudah mencapai Rp. 7306 Triliun. Angka ini cukup fantastis jika dibandingkan dengan perolehan pada tahun 2014 lalu yang hanya mencapai Rp. 5615 triliun.

Angka tersebut diperoleh dari aset yang dimiliki oleh 115 bank umum yang beroperasi di Indonesia. Sedangkan, untuk kredit yang disalurkan angkanya mencapai hingga Rp. 4.675 Triliun yang didapatkan dari pengumpulan dana pihak ketiga atau DPK sebesar Rp. 5.228 triliun pada bulan januari 2018 lalu.

10 Bank Terbesar di Indonesia Menurut Aset dan Labanya

Nah, dari 115 bank umum yang tengah beroperasi di Indonesia, ada 10 bank terbesar di Indonesia berdasarkan asetnya. Adapun total aset yang dimiliki oleh 10 bank terbesar di Indonesia ini sudah mencapai hingga RP. 4.951 Triliun atau sama dengan 67,77% dari total aset perbankan yang ada di Indonesia.

Penasaran kan bank terbesar di Indonesia apa saja yang termasuk ke dalam kelompok bank terbesar di Indonesia jika dilihat berdasarkan asetnya. Berikut ulasan selengkapnya.

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

Bank terbesar di Indonesia jika dilihat dari aset dan labanya pada posisi pertama diraih oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk. Sepanjang tahun 2017 BRI sudah meraih laba sebesar Rp. 28,09 triliun. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 10,7%.

Laba yang dicapai oleh Bank Rakyat Indonesia ini, merupakan capaian laba yang terbesar jika dibandingkan dengn tiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya. Jika dilihat dari penyaluran kredit yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia memiliki pertumbuhan dalam penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 11,4% atau Rp. 739,3 Triliun. Hal inilah yang menjadi salah satu penopang dari tumbuhnya pendapatan bank yang memiliki kode perdagangan BBRI ini. Tidak hanya itu, Bank Rakyat Indonesia juga berhasil menyalurkan kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp. 69,4 triliun kepada lebih dari 3,7 juta debitur baru di sepanjang tahun 2017 lalu yang disalurkan kepada sektor produktif.

2. PT Bank Mandiri Tbk

Bank terbesar kedua jika dilihat dari asetnya adalah bank mandiri persero Tbk. Hingga saat ini aset bank mandiri  mengalami pertumbuhan sebesar 6,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang awalnya hanya memiliki aset sebesar Rp. 1034,3 Triliun menjadi Rp. 1.098 Triliun.

Informasi ini disampaikan oleh direktur utama Bank Mandiri yang menjelaskan bahwa pada kuartal  I tahun ini Bank Mandiri menunjukkan perkembangan yang positif dalam hal aset dan kinerja yang dimilikinya. Untuk laba bersih yang diperoleh Bank Mandiri adalah sebesar Rp. 5,9 Triliun. Angka ini memiliki pertumbuhan hingga 43,7% jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang hanya memperoleh laba sebesar Rp. 4,1 triliun.

Kinerja dari bank Mandiri juga cukup bagus pada tahun ini dengan adanya penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp. 769,3 Triliun yang memiliki kenaikan sebesar 5,2% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya mencapai Rp. 731,1 Triliun.

3. Bank Central Asia (BCA)

Bank Terbesar di Indonesia yang berikutnya adalah Bank Centra Asia Tbk yang mencatat perolehan lab bersih pada kuarta I tahun 2018 adalah sebesar Rp. 5,5 triliun. Angka ini memiliki kenaikan sebesar 10,14% disetiap tahunnya. Kenaikan akan laba yang diperoleh oleh BCA ini didorong oleh adanya pendapatan bunga bersih yakni sebesar 13,5% tahunan menjadi Rp. 3,8 triliun. Selain itu, kenaikan akan laba yang diperoleh oleh Bank Central Asia (BCA) juga didorong oleh kenaikan dari biaya operasional yang berada di angka Rp. 7,5 triliun dengan kenaikan sebesar 8,7% per tahunnya.

Jika dilihat dari sisi fungsi intermediasi, pada tahun 2018 BCA mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15% menjadi Rp. 470,1 triliun yang didukung oleh sektor korporasi yang naik sebesar 17,6%. Nah, seiring dengan kenaikan kinerja dari Bank Central Asia atau BCA ini, total aset yang dimiliki oleh Bank Central Asia naik hingga 10.2% pertahun atau sebesar Rp. 759,8 triliun. Informasi yang didapatkan dari direktur utama BCA terhadap prospek perekonomian yang ada di Indonesia untuk kedepannya akan konsisten dengan mengadaptasikan dengan perkembangan teknologi informasi serta perubahan perilaku dari nasabah.

4. PT Bank Negara Indonesia Tbk

Pada tahun 2017 lalu, Bank Negara Indonesia atau BNI untuk pertama kalinya berhasil mencatakan tota aset yang sudah melampaui Rp. 700 Triliun tepatnya aset yang dimiliki oleh Bank Negara Indonesia adalah sebesar Rp. 709,33 triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya aset dari BNI masih mencapai Rp. 603,03 triliun.

Pertumbuhan aset dari BNI ini didukung oleh adanya Dana Pihak Ketiga (DPK) yang sudah mencapai hingga Rp. 516,1 Triliun yang mengalami kenaikan hingga 18,5% jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Sedangkan sebagai bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset yang dimilikinya, Bank Negara Indonesia ini memiliki laba sebesar Rp. 3,66 triliun yang mengalami pertumbuhan sebesar 13,3% jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu yang hanya tercatat sebesar Rp. 3,23 triliun. Direktur keuangan dari Bank Rakyat Indonesia tersebut didukung oleh kinerja atas penyaluran kredit pada kuartal pertama tahun 2018 yang mengalami peningkatan sebesar10,8% jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu.

5. PT CIMB Niaga Tbk

Jika dilihat berdasarkan aset yang dimilikinya sesuai informasi yang disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan  (OJK), bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset yang dimiliki berikutnya adalah PT CIMB Niaga Tbk. Aset yang dimiliki oleh bank Cimb Niaga ini mencapai hingga Rp. ­257,5 triliun, angka ini mengalami peningkatan sebesar 8,7% jiak dibandingkan dengan periode pada tahun sebelumnya.

Kenaikan atas aset yang dimiliki oleh bank Cimb Niaga ini didukung oleh adanya penyaluran atas kredit perseroan yang mencapai hingga Rp. 179,1 Triliun atau mengalami peningkatan sebesar 1,8%. Tidak hanya asetnya saja yang meningkat, CIMB niaga juga memperoleh laba bersih yang meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp. 3Triliun yang naik sekitar 43% dengan Earning per Share sebesar Rp. 118,5 Triliun. Pertumbuhan atas laba yang didapatkan oleh CIMB Niaga ini diperoleh dari pendapatan bunga bersih yang mengalami peningkatan hingga 2,6% yakni sekitar Rp. 12,4 Triliun dan pendapatan non bunga sebesar Rp. 3,4 Triliun atau 18,8%. Dengan aset dan laba yang didapatkan oleh bank CIMB Niaga, salah satu bank ini mampu mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar di Indonesia kelima jika dilihat dari sisi aset yang dimilikinya.

6. Bank Tabungan Negara (BTN)

Pada akhir tahun lalu, Bank Tabungan Negara atau biasa disebut dengan BTN emnatatkan lab bersihnya sebesar Rp. 3,02 triliun. Yang mana angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 15,59% dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya memperoleh aba sebesar RP. 2,61 Triliun.

Kenaikan laba yang diperoleh Bank Tabungan Negara (BTN) didukung oleh total penyaluran kredit yang diberikan kepada masyarakat yang mencapai hingga Rp/ 198,99 Triliun yang tumbuh sebesar 21,01% dari tahun sebelumnya yang total hanya mendapatkan sekitar Rp. 164,44 triliun. Tidak hanya itu, meningkatnya kinerja keuangan juga didukung oleh adanya intermediasi dari bank BTN yang menyumbang pertumbuhan penyaluran bunga bersih sebesar 14,45% yang awalnya hanya mengantongi Rp. 8.25 Triliun meningkat menjai Rp. 9,44 triliun. Pendapatan bersihnya pun terus meningkat hingga Rp. 179,22 triiun.

Hingga saat ini, aset dari Bank Tabungan Negara (BTN) sudah mencapai hingga Rp. 261,36 Triliun. Pihak Bank Tabungan Negara (BTN) optimis bahwa untuk selanjutnya BTN akan menjadi bank terbesar di Indonesia ke-5 berdasarkan aset yang dimilikinya.

7. Bank Pan Indonesia

Hingga saat ini, Bank Pan Indonesia atau biasa disebut dengan bank panin sudah mencatat total aset sebesar Rp. 206,72 Triliun meningkat sebesar 3,8% menjadi Rp. 214, 54 Triliun. Menurut pihak Panin, kenaikan aset tersebut didorong oleh banyaknya outstanding kredit yang sudah mencapai sebesar Rp. 141, 15 Triiun yang mengalami peningkatan sebesar 6,7%. Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga yang diperoleh juga mengalami peningkatan sebesar 1,1% yang menjadi sebesar Rp. 147,32 triliun.

Melalui kinerja yang sudah dilakukan bank Pan Indonesia tersebut, bank Pan Indonesia berhasil mencatat laba bersihnya menjadi Rp. 707 Miliar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga 6,6% per tahunnya. Pertumbuhan atas laba bersih yang diperoleh bank Pan Indonesia tersebut disokong oleh kenaikan dari net interest Income (NII) yang sudah mencapai hingga Rp. 2,17 Triliun yang jumlahnya meningkat sebesar 4,32% pada kuarta pertama di tahun 2018 ini.

8. Bank Danamon Indonesia Tbk

Pada akhir tahun 2017  lalu, bank Danamon Indonesia mencatat laba bersih setelah pajak sebesar Rp.3,7 Triliun. Angka ini mengalami peningkatan hingga 38% dari tahun sebelumnya. Menurut informasi dari pihak Bank Danamon Indonesia peningkatan atas laba bersih dari bank danamon ini terjadi akibat dorongan dari biaya dana yang lebih rendah, biaya operasional yang disiplin dan kualitas aset yang lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tidak hanya itu, bank danamon mengungkapkan bahwa moment dari inisiatif strategis jangka panjang yang dilakukan sehingga pertumbuhan laba menjadi berkelanjutan ini merupakah hasil dari upaya dari bank danamon dalam melakukan diversifikasi sumber pendapatan. Memperkuat layanan nasaah, dan penerapan solusi yang berbasis teknologi dan digital secara komprehensif yang dilakukan oleh bank Danamon. Tidak hanya itu, pihak Bank Danamon juga menjelaskan bahwa laba yang diperoleh tersebut didukung oleh adanya portofolio kredit UKM, Enterprise dan consumer Mortgage  yang masing-masing mencapai Rp. 28,5 Triliun, Rp. 37,6 Triliun dan Rp. 6 Triliun. Selain portofolio kredit yang meningkat, kenaikan laba juga disebabkan oleh kualitas aset bank danamon yang membaik. Pihak danamon meningkatkan kualitas dari aset yang dimilikinya dari penerapan prosedur pengeloaan risiko yang disiplin.

9. Bank Maybank Indonesia

Tidak seperti bank-bank yang kami jelaskan sebelumnya yang mengalami peningkatan dalam hal labanya. Bank Maybank malah mencatat dan melaporkan laba yang diperolehnya pada kuartal I tahun 2018 sebesar Rp. 463,1 miliar. Yang mana angka tersebut terbilang lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 490,1 miliar.

Bank maybank menyebutkan bahwa pendapatan atas operasi yang dilakukan selama kuartal I tahun 2018 meningkat sebesar 7,6% jika dibandingkan dengan kuartal I tahun 2017 yang hanya mencapai Rp. 633,9 miliar. Sepanjang tahun 2017 lalu, maybank sudah menyalurkan pembiayaan kredit sebesar Rp.133,73 Triliun yang mana hal ini mengalami peningkatan hingga 21,57% jika dibandinkgan dengan periode tahun lalu. Sedangkan untuk dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh Bank Maybank Indonesia tumbuh sebesar 1,98% menjadi Rp. 121,29 Triliun. Pada akhir tahun 2017, aset dari maybank Indonesia hanya tumbuh sebesar  3,95% menjadi Rp. 173,25 Triliun.

Jadi dapat disimpulkan bahwa menurut informasi diatas, Maybank mengalami penurunan laba hingga 7,8% menjadi Rp. 1,81 Triliun. Namun, walaupun demikian Bank Maybank Indonesia masih tetap menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia ke-9 berdasarkan pada aset yang dimiikinya. Walaupun laba bersih yang diperoleh mengalami penurunan namun maybank tetap bisa mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar di Indonesia di urutan ke-9.

10. PT Bank Permata Tbk

Bank terbesar di Indonesia menurut asetnya yang selanjutnya adalah PT Bank Permata Tbk. Walaupun pada akhir tahun 2017 aset yang dimiliki oleh bank Permata mengalami penurunan hingga 4,5% menjadi Rp. 148,09 Triliun. Penurunan atas aset tersebut tidaklah sebanyak tahun sebelumnya yang turun hingga 14,93% dari 182,41.

Sama halnya dengan bank danamon, bank Permata juga mengalami penurunan kualitas laba bersih pada tahun 2018 ini, PT bank Permata melaporkan bahwa labanya tergerus hingga 63,8% di sepanjang kuartal I tahun 2018. Pada awalnya laba bersih yang didapatkan adaah sebesar Rp. 452,6 miliar sedangkna pada tahun ini laba bersih yang dicatat hanya mencapai RP. 163,6 miliar saja.

Menurut pihak bank permata, penurunan atas laba bersih yang didapatkan oleh bank permata pada saat ini disebabkan oleh adanya penurunan lab dari anak usaha PT Astra Internasional karena pada tahun lalu membukukan penjualan atas aset dari perusahaan. Namun, meskipun demikian, jika dilihat pada sisi kredit secara konsolidasi PT Bank Permata masih mengalami pertumbuhan atas kredit  yang positif sebesar Rp. 99,8 Triliun jika dibandingkan dengn periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp. 95,4 Trilun saja. Itu artinya penyaluran atas kredit yang dilakukan tumbuh sebesar 4,61% pe tahunnya. Pertumbuhan atas kredit tersebut disokong oleh seluruh segmen yang meiputi retail banking dan wholesale banking. Tidak hanya itu, pasalnya pihak bank permata akan memperbaiki keadaan yang seperti ini dengan cara mempertahankan kualitas dari aset yang dimilikinya melalui penagihan, restrukturisasi dan rehabilitas serta percepatan pemulihan kredit dan penjualan dari sebagian portofolio NPL yang dimilikinya.

Itulah informasi mengenai bank terbesar di Indonesia serta informasi singkat mengenai keadaan dan kinerja dari bank terbesar di Indonesia tersebut. Sekarang anda sudah tahu kan bank apa saja yang termasuk ke dalam daftar bank terbesar di Indonesia jika diihat dari aset yang dimilikinya? Sekian informasi ini kami sampaikan.

Jangan lupa like dan share jika anda merasa artikel ini layak untuk dibagi ke orang orang terdekat anda. Salam sukses dari kami SEON One Stop Solution.

Sumber : Bisnis Online Indonesia

Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA

Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA

SEON One Stop Solution 22:10

Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA

Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA

Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA

Layanan Mobile Banking BCA (atau disingkat m-BCA) menghadirkan akses perbankan praktis, mudah, dan tetap aman. Cukup dilakukan dari smartphone, nasabah dapat bertransaksi finansial setiap saat saat berada di rumah, kantor atau mana saja. Cukup dengan terhubung internet, dan mengakses BCA mobile, seluruh urusan perbankan Anda selesai dalam hitungan menit.

Ini yang ditawarkan BCA mobile, aplikasi pada smartphone yang dapat Anda gunakan untuk transaksi perbankan, baik mobile banking maupun internet banking (KlikBCA versi smartphone), kapan dan di manapun Anda berada. Artikel ini akan membahas mengenai cara download mobile banking bca dan aktivasinya.

Keamanan transaksi m-BCA sangat terjamin sebab sudah diproteksi sistem dan prosedur handal. Di samping dari kode PIN yang dibuat sendiri oleh nasabah, fitur ini pun mengharuskan registrasi nomor Hape milik nasabah. Lalu tiap transaksi akan melalui pengacakan atau enkripsi data yang dikirim dan diterima.

Download Mobile banking BCA di Smartphone anda. Aplikasi ini memberikan layanan transaksi non-keuangan meliputi : m-Info (info saldo,mutasi rekening, info kurs), m-Admin (aktivasi, ganti PIN, dan sebagainya) dan juga transaksi keuangan meliputi : m-Transfer (transfer antar rekening BCA dan ke bank lain), m-Commerce (top up pulsa hape), m-Payment ( credit card, kartu pascabayar, Telkom, asuransi, pendidikan, dan sebagainya).

Keuntungan BCA mobile
  1. Transaksi m-BCA Tanpa Ganti SIM Card
    Dapat digunakan untuk melakukan transaksi mobile banking (m-BCA) melalui semua operator GSM yaitu Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Axis, dan Three tanpa perlu melakukan ganti SIM Card.
  2. Transaksi semakin hemat
    Menggunakan jalur internet GPRS/EDGE/3G/WIFI
  3. Simpan Daftar Pembayaran
    Pada m-Payment terdapat fitur simpan dalam daftar pembayaran, sehingga untuk transaksi pembayaran berikutnya nasabah tinggal pilih nomor pelanggan dan tidak perlu menginput nomor pelanggan yang akan dibayar.
  4. Fasilitas Daftar Transfer
    Cukup sekali untuk mendaftarkan nomor rekening tujuan (baik untuk transfer antar rekening BCA maupun transfer ke bank lain pada menu Daftar Transfer), sehingga untuk transaksi berikutnya tinggal pilih dari daftar Transfer.
  5. Praktis dan Mudah Digunakan
    Untuk transaksi pembayaran dan transfer tidak perlu input kode perusahaan / kode bank tujuan tetapi tinggal pilih dari menu yang tersedia.

Khusus bagi pengguna BCA mobile dengan  OS Android dan iOS, dapat menikmati layanan terbaru sebagai berikut:

  1. Fasilitas Blokir Kartu ATM  melalui menu m-Admin → Blokir Kartu ATM
  2. Fasilitas Blokir Kartu Kredit  melalui menu m-Admin → Blokir Kartu Kredit
  3. Fasilitas Aktivasi Kartu Kredit  melalui menu m-Admin → Aktivasi Kartu Kredit
  4. Fasilitas Membuat/mengubah PIN Kartu Kredit  melalui menu m-Admin → Buat/Ubah PIN.
  5. Fasilitas Transaksi Tanpa Kartu melalui menu Tarik Tunai → Pengambilan Uang Tunai.
    Untuk saat ini, Transaksi Tanpa Kartu bisa dilakukan di beberapa ATM berikut ini.

Untuk Fasilitas KlikBCA
Kemudahan akses KlikBCA versi smartphone https://m.klikbca.com hanya dengan satu klik

Untuk fasilitas Info BCA
Aplikasi informatif yang berisi beragam informasi menarik terkini dari Bank Central Asia. Dapatkan informasi lengkap dari Info BCA di sini.

Untuk info saldo Flazz
Kemudahan untuk cek saldo serta informasi 10 transaksi terakhir dari kartu Flazz, pada smartphone Android yang dilengkapi dengan fitur Near Field Communication (NFC).

 

Cara Aktivasi Mobile Banking BCA di ATM dan Online

Pendaftaran m-BCA dapat dilakukan baik melalui menu di ATM BCA dan juga nasabah bisa datang langsung ke kantor bank BCA. Untuk pendaftaran dari ATM BCA, pilih “Daftar E-Banking/Auto Debet” dari tampilan menu-menu utama.

Berikutnya tekan pada opsi “Mobile Banking“, lalu tekan “Ya” untuk melanjutkan ke proses selanjutnya. Ketikkan nomor ponsel yang akan digunakan sebagai sarana bertransaksi m-BCA. Terakhir adalah membuat PIN m-BCA yang terdiri dari 6 digit angka unik yang hanya diketahui nasabah sendiri.

Setelah pendaftaran beres, lanjut dengan proses aktivasi layanan m-BCA.

Cara aktivasi Mobile Banking BCA prosedurnya adalah sebagai berikut :

1. Sentuh pada menu m-BCA di smartphone kemudian ketuk OK/YES.

2. Lanjut dengan memilih menu m-Admin lalu ketuk tombol OK/YES.

3. Dari menu-menu yang ditampilkan, ketuk tombol Aktivasi kemudian OK/YES.

4. Akan diperlihatkan pernyataan persetujuan “Saya telah membaca & setuju Syarat & Ketentuan m-BCA serta menggunakan No. HP ini sebagai ID saya”. Cukup ketuk tombol OK/YES untuk menyetujuinya.

5. Ketikkan digit nomor kartu ATM yang dipakai saat pendaftaran m-BCA, lalu klik OK/YES.

6. Ketikkan digit PIN m-BCA dan ketuk tombol OK/YES.

7. Notifikasi keberhasilan aktivasi akan terkirim ke nomor ponsel “Selamat datang di Layanan m-BCA”

8. Selesai, nasabah sudah dapat menggunakan beberapa menu m-BCA yaitu menu m-Info dan m-Admin.

9. Sementara bila ingin mengaktivasi menu m-Transfer, m-Commerce, dan m-Payment nasabah wajib datang sendiri ke kantor BCA untuk mengaktifkan FIN. Di bagian customer service nasabah akan diminta melengkapi form permohonan. Nomor ponsel yang didaftarkan harus merupakan nomor milik nasabah sendiri.

Demikianlah info perbankan kali ini yakni tentang bagaimana Cara Download Mobile Banking BCA dan Aktivasi m-BCA, semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Sumber : Bisnis Online Indonesia

Persyaratan Buka Rekening BCA dan ATM BCA 2018

Persyaratan Buka Rekening BCA dan ATM BCA 2018

SEON One Stop Solution 21:42

Persyaratan Buka Rekening BCA dan ATM BCA 2018

Persyaratan Buka Rekening BCA dan ATM BCA 2018

Persyaratan Buka Rekening BCA dan ATM BCA 2018

Masyarakat modern tak bisa lepas dari perbankan. Bank menjadi andalan menyimpan dana dengan aman sekaligus menggunakan berbagai layanan yang disediakan seperti kartu ATM. Bagi masyarakat Indonesia, Bank Central Asia pasti sudah populer. Artikel ini akan membahas mengenai persyaratan buka rekening bca dan pembuatan atm bca.

Bank Central Asia (BCA) adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini didirikan oleh Sudono Salim pada 21 Februari 1957. Bank ini mampu bertahan hingga sekarang meski pernah dihantam krisis moneter Indonesia di tahun 1998. BCA kemudian diselamatkan pemerintah, setelah kinerjanya pulih kembali, bank ini didivestasi dan pada 2002 jatuh ke tangan Farindo yang merupakan konsorsium Farallon Capital Management bersama Grup Djarum.

Kini usia BCA sudah lebih dari setengah abad. Sebuah waktu yang panjang dan penuh tantangan dalam memenuhi komitmen dan menjaga kepercayaan nasabah serta stakeholder lainnya. Bank tersebut makin kokoh untuk mewujudkan cita-cita yang selalu “Senantiasa di Sisi Anda”. Bank Central Asia memiliki visi menjadi Bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia. Bank Central Asia berusaha memberi layanan dan solusi terbaik untuk nasabah dengan produk dan layanan perbankan yang dibutuhkan.

Sebagai salah satu bank swasta dengan aset dan jumlah nasabah terbesar di tanah air, lembaga keuangan ini sudah buka dari 1957 silam. Syarat buat ATM dan rekening BCA ternyata cukup simpel.

Ada beberapa produk tabungan BCA, salah satu yang cukup banyak diminati adalah Tahapan BCA. Calon nasabah yang ingin membuka rekening Tahapan BCA hanya tinggal melengkapi beberapa persyaratan buka rekening bca yang terdiri dari : melengkapi form pembukaan rekening dari layanan online atau di kantor bank BCA sesuai domisili, KTP, NPWP, dan setoran awal minimal Rp.500 ribu.

Bagi yang ingin membuka rekening BCA via online, langsung saja buka situs resmi bank BCA. Klik menu “Daftar Online” untuk mulai melakukan pendaftaran dengan melengkapi data-data diri sesuai KTP diantaranya nama lengkap, alamat tempat tinggal, dan nomor ponsel.

Sesudah semua data diisi dengan lengkap maka pemohon akan memperoleh nomor referensi yang selanjutnya dibawa ke kantor bank BCA termasuk beberapa persyaratan buka rekening bca yang telah ditentukan.

Saat di kantor bank BCA, segera temui bagian Customer Service. Bagian CS akan memproses permohonan pembukaan rekening Tahapan BCA saat itu juga.

Calon nasabah akan diberikan pula pilihan kartu ATM yang dinamakan Paspor BCA yaitu : Paspor BCA Silver, Paspor BCA Gold, Paspor BCA Platinum. Setiap jenis kartu ATM memiliki batas maksimal penarikan dan juga biaya administrasi bulanan yang berlainan termasuk juga perbedaan biaya penggantian bila kartu ATM hilang.

Setiap pemilik rekening Tahapan BCA harus menjaga saldo mereka dengan jumlah rata-rata per bulan minimal Rp.100 ribu. Setiap bulannya nasabah pemilik rekening akan dikenakan biaya administrasi bulanan sesuai jenis kartu ATM yang dipilih yaitu Rp.15.000 untuk Silver, Rp.17.000 untuk Gold dan Rp.20.000 untuk Platinum.

Tabungan Tahapan BCA sendiri menawarkan berbagai benefit menarik seperti : aman dan nyaman untuk segala macam bentuk transaksi, ambil uang dari ATM BCA dan juga jaringan ATM Prima yang jumlahnya mencapai belasan ribu bilik di berbagai lokasi strategis, rekening tabungan dapat digunakan untuk agunan kredit, fitur notifikasi melalui SMS dan e-mail dari tiap transaksi yang dilakukan, dan undian berhadiah Tahapan BCA dengan ribuan hadiah menarik.

Demikian pembahasan mengenai persyaratan buka rekening bca dan pembuatan atm bca. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

Sumber : Bisnis Online Indonesia