Apa Itu Adsense Dan Cara Daftar Google Adsense Lengkap

Manfaat dari membangun sebuah situs atau blog dengan konten yang menarik dan original bukan hanya sekedar membangun eksistensi dan jadi ajang sharing informasi saja. Pendapatan tambahan bisa Anda dapatkan dengan menyediakan slot iklan di website. Salah satunya dengan Google Adsense.

Kita sering mendengar atau bahkan mungkin melihat sendiri banyak blogger dan youtuber yang mendapatkan penghasilan tambahan dari Google yang nilainya cukup besar bahkan bisa sangat mencukupi ketika diseriusi dan beberapa berhasil menjadikan Adsense sebagai sumber pemasukan utamanya. Bisa tetap menghasilkan walaupun tetap di rumah.

Ada banyak pilihan advertiser lain yang bisa Anda pilih ketika traffic website sudah mumpuni di atas 100.000 page view per bulan. Di bawahnya, Adsense masih menjadi pilihan utama para blogger dan publisher untuk mendapatkan pundi pundi rupiah dari iklan yang muncul di website mereka.

Yuk kita mulai pembahasan lengkapnya.

apa itu Google Adsense

Ketika sebuah situs atau blog banjir pengunjung setiap hari, sang pemilik pun berusaha mengubahnya menjadi tempat menghasilkan pundi uang. Membuka jasa pemasangan iklan jadi pilihan tepat meski sulit mencari calon klien potensial. Oleh karena itu, Google meluncurkan sebuah program periklanan bernama Adsense untuk mempermudah pemilik situs yang ingin memperoleh uang dari iklan tanpa harus pusing cari klien.

Baca juga >>
Pengertian Media Sosial Facebook Twitter Instagram Whatsapp

Menurut wikipedia, AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan ini, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.

Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google juga menyediakan iklan untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada iklan untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut.

Menurut webopedia, Google AdSense adalah layanan penempatan iklan oleh Google. Program ini dirancang untuk penerbit situs web yang ingin menampilkan iklan teks, video atau gambar yang ditargetkan pada halaman situs web dan mendapatkan uang ketika pengunjung situs melihat atau mengklik iklan.

Iklan dikontrol dan dikelola oleh Google dan penerbit Web hanya perlu membuat akun AdSense gratis dan menyalin dan menempelkan kode yang disediakan untuk menampilkan iklan. Penghasilan dihitung berdasarkan jumlah per klik atau per tayangan. Adalah gratis untuk menjadi penerbit situs web terverifikasi dalam program iklan google ini.

Sederhananya Google Adsense merupakan program periklanan berbasis Cost Per Click (CPC) yang memungkinkan pemilik situs biasa disebut sebagai publisher memasang kode html ke dalam bagian dari desain situs. Usai pemasangan kode, otomatis iklan pun segera muncul. Biasanya iklan berkaitan erat dengan kategori atau isi konten. Contoh, situs tentang resep makanan menampilkan iklan berkaitan dengan tata boga.

Adsense merupakan cara tercepat bagi pemilik situs atau blog untuk memperoleh pendapatan berupa uang sebagai hadiah atas kerja kerasnya selama ini. Anda akan mendapatkan panduan lengkap mengenai Cara Daftar Google Adsense di artikel ini.

Baca juga >>
Rekomendasi Google Adsense Yang Bikin Cuan

Sesudah memasang kode html, spider milik google secara otomatis mengobrak-abrik situs untuk mengetahui isi konten. Setelah itu spider akan mengecek database iklan kemudian menaruhnya pada desain situs persis lokasi tempat kode html terpasang. Nantinya iklan akan terus bermunculan pada semua artikel postingan. Masih bingung cara kerja Google Adsense? Simak baik-baik.

Semua berawal dari pemasang iklan yang biasa disebut advertiser yang memilih kata kunci tertentu yang ingin dipakai untuk beriklan. Contoh, produsen alat memasak terkemuka di Indonesia ingin memasang iklan di Google dengan memakai kata kunci berupa alat memasak, panci masak, wajan anti lengket dan sebagainya. Nantinya google akan mengirim spider untuk melacak situs yang memiliki konten dengan kata kunci tersebut.Jika sebuah situs atau artikel membahas tentang alat masak atau kata kunci terkait, maka iklan pun otomatis muncul. Seperti itulah gambaran singkat mengenai apa itu google adsense.

Sejarah Google Adsense

Dilansir dari wikipedia, program iklan ini didirikan setelah Google mengakuisisi Pyra Labs pada bulan Februari 2003. Sebulan berikutnya tepatnya pada tanggal 4 Maret 2003, Chairman Google dan CEO, Erick Schmidt, mengumumkan layanan iklan konten bertarget yang disebut AdSense. Untuk mendukung program ini, pada 23 April 2003 atau sebulan kemudian google mengakuisisi Applied Semantics yang teknologinya mendukung layanan ini secara penuh.

Sejak didirikan, unit AdSense for Content hanya mendukung bahasa Inggris dan beberapa bahasa negara-negara di Eropa, Timur Tengah dan Asia Timur, serta satu negara Asia Tenggara yaitu bahasa Thailand. Namun akhirnya pada tanggal 1 Februari 2012 Google secara resmi mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia kini didukung untuk menampilkan unit iklan for Content, setelah sebelumnya bahasa Indonesia hanya didukung untuk unit iklan for Search saja. Kini AdSense for Content mendukung 36 bahasa negara di dunia.

Pada tanggal 7 November 2012 Google mengumumkan telah memperbarui aplikasi permohonan akun bagi publisher baru yang mendaftar melalui mitra host, artinya pendaftar baru yang mendaftar melalui Youtube, Blogger dan Hubpages. Sejak saat itu akun AdSense dibedakan menjadi dua macam, yaitu akun hosted dan akun  non hosted. Berdasarkan catatan resmi Google, jumlah publisher layanan ini kini mencapai lebih dari 2 juta publisher di seluruh dunia.

sejarah google adsense

Istilah dalam Google Adsense

Sebelum melangkah ke pembahasan cara daftar google adsense setidaknya ada 11 istilah khusus  yang harus Anda ketahui sebagai basic knowledge.

Baca juga >>
Pentingnya Mengontrol Database Memakai PHPMyAdmin

1. Publisher

Publisher atau penayang iklan adalah orang atau pemilik situs web yang sudah terdaftar atau sudah disetujui oleh pihak pengelola aplikasi periklanan untuk memasang iklan google di situs mereka. Publisher yang menayangkan iklan google disebut publisher google adsense. Sebelumnya publisher harus mendaftar dulu ke Google dan baru bisa menayangkan iklan google di situs web mereka setelah aplikasi disetujui. Setiap publisher hanya diperbolehkan memiliki satu akun google adsense, namun mereka diperbolehkan memasang iklan google di semua situs mereka yang memenuhi persyaratan program google.

2. Ad Units

Yang dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units terdiri dari beberapa jenis bukan satu jenis dan beberapa ukuran bukan satu ukuran. Yang paling umum adalah jenis iklan teks. Pada saat pengunjung mengklik unit iklan ini, maka (jika sah) pemasang iklan akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya.

3. Link Units

Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut. Pada praktiknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

4. AdSense for Content

Definisinya adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini.

5. Alternate Ads

Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

Baca juga >>
Review AMP for WP Pro Plugin AMP Terbaik tahun 2020

6. Channels

Channels adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisis performa tayangan iklan mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.

7. Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.

8. Clicks

Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan AdSense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units atau Channelnya.

9. CTR (Clickthrough Rate)

CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

10. CPC (Cost Per Click)

CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

11. eCPM (Effective CPM)

eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).

Kebijakan program AdSense

Meski program ini memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak terpuji pemilik situs anggota program AdSense. Beberapa larangan Google yang harus ditaati pemilik situs web atau blog peserta program ini adalah:

  1. Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus.
  2. Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “klik iklan ini” atau “kunjungi halaman ini”.
  3. Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google.
  4. Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian.
  5. Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan Kata kunci tertentu.
  6. Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME.
  7. Kode unit iklan harus ditempatkan langsung pada kode html Situs web tanpa perubahan. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah kode iklan dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan hasil klik di jendela pop up atau mengalihkan target iklan.
Baca juga >>
Apa itu Bing Ads

Sebelum mengikuti panduan cara daftar google adsense Anda harus menghindari apapun yang melanggar TOS Google. Jika melanggar kebijakan Adsense di atas, pihak Google akan menjatuhkan hukuman Banned yaitu sebuah larangan menampilkan iklan google di situs web publisher, di mana sangsi ini dijatuhkan oleh google adsense bagi publisher yang melanggar kebijakan program.

Banned google ada beberapa macam, pertama iklan dinonaktifkan sehingga iklan tidak bisa tampil pada salah satu halaman tertentu yang dianggap melanggar kebijakan program. Kemudian situs dinonaktifkan sehingga situs web tidak bisa menampilkan iklan di semua halamannya.

Dan yang terakhir adalah akun adsense dinonaktifkan, ini adalah hukuman bagi pelanggaran berat sehingga publisher tidak bisa lagi menampilkan iklan di semua situs web miliknya dan tidak diperbolehkan lagi mendaftar secara permanen.

tips google adsense

Manfaat dan Kelebihan Google Adsense

Setidaknya ada 9 manfaat dan kelebihan Adsense dibandingkan platform iklan website lainnya.

1. Tambahan Penghasilan

Google menawarkan tambahan penghasilan dari iklan AdSense yang terpasang di website yang nilainya berbanding lurus dengan jumlah traffic, popularitas website, jumlah klik dan juga niche konten. Semakin kompetitif keyword yang ditargetkan, biasanya semakin besar pula nilai di setiap klik iklan.

2. Mudah digunakan.

Google Adsense termasuk salah satu platform iklan yang paling mudah digunakan. Setelah pendaftaran disetujui, kita hanya perlu menambahkan sebuah kode di file header theme dan iklan google akan langsung berjalan di situs atau blog Anda.

3. Ringan tidak memberatkan website

Fitur Auto Ads dari Adsense memudahkan para publisher untuk menayangkan iklan secara otomatis dan tidak perlu repot-repot menyisipkan iklan secara manual pada halaman web atau postingan artikel. Hanya cukup memasang satu baris kode auto ads dan kecerdasan buatan AI google akan otomatis mengatur penempatan iklan yang terbaik. Fitur Auto Ads ini memangkas keperluan untuk memasang kode iklan di setiap tempat dan membuat website ringan tidak berat lagi jika dibandingkan dengan pemasangan script manual tanpa auto ads.

Baca juga >>
Wordpress Ping List Terbaru 2019 untuk SEO

4. Sarana menguji kualitas website di mata Google

AdSense merupakan salah satu platform iklan paling selektif. Platform ini tidak menerima semua jenis blog dan tidak segan untuk menolak blog masih belum memenuhi standar. Jika Google menerima pendaftaran Adsense Anda, berarti blog Anda sudah memenuhi standar Google.

5. Satu akun untuk beberapa website.

Kebanyakan jaringan iklan akan meminta publisher untuk menginput website secara manual. Setelah Anda menerima persetujuan, baru bisa memulai menaruh iklan di website Anda dengan kode unik per website. Jika sudah disetujui, Anda bisa memasukkan iklan ke berbagai website yang memenuhi syarat AdSense dengan kode yang sama. Cukup satu akun untuk beberapa website.

6. Tampilan Iklan Rapih dan sesuai konten

Prioritas google selalu pada kenyamanan pengguna baik itu untuk search engine maupun untuk Adsense. Anda tidak perlu khawatir tampilan website akan berantakan, Google telah menerapkan sistem yang sangat bagus dengan tampilan iklan yang menarik dan iklan muncul sesuai isi konten website. Jadi iklan tidak terlalu mengganggu. Google AdSense juga menawarkan iklan yang dapat disesuaikan. Pengguna dapat dengan mudah mengatur ukuran, bentuk, dan latar belakang maupun border iklan.

7. Banyak Referensi dan Forum Support

Platform ini memiliki banyak dokumentasi yang bisa dijadikan referensi. Tidak seperti program advertisement lainnya, AdSense memiliki kategori pengiklan dan pemilik website yang cukup luas. Platform ini juga memiliki forum khusus untuk support dimana Anda bisa menemukan banyak tutorial dan panduan penggunaan. Jika terjadi masalah tinggal mencari referensi yang bisa Anda baca terkait dengan AdSense.

8. Menyediakan Statistik Lengkap

Platform ini menyediakan statistik lengkap dan analisa lengkap mengenai pengunjung dan penghasilan website. Semua fitur dapat Anda temukan di dashboard akun Adsense. Dengan mudah Anda bisa melihat jumlah klik, penghasilan setiap klik, total penghasilan, popularitas website, dan popularitas setiap halaman yang ditampilkan iklannya.

9. Pasti Membayar.

Anda tidak perlu khawatir tentang pembayaran dari Google karena mereka sangat transparan. Anda tidak akan menemukan masalah saat mengambil pembayaran dari AdSense. Google melakukan pembayaran setiap bulan dengan minimal pencairan dapat dilakukan jika sudah memenuhi nilai setara $100 atau 1,4 juta (kurs Rp 14.200).

Baca juga >>
Cara Mengoptimasi E-commerce Untuk Mendatangkan Pengunjung via mobile

Sudah tertarik untuk memasang Google AdSense? Tenang, Anda hanya perlu beberapa langkah saja. Namun perlu bersabar karena ada proses di mana Anda harus menunggu waktu beberapa hari untuk proses verifikasi.

Tips Sebelum Daftar Google Adsense

Google sangat ketat dalam menerima pendaftaran untuk menjadi publisher. Ada banyak hal yang harus dipenuhi sebelum website Anda diterima. Berikut adalah beberapa tips yang sebaiknya dipersiapkan sebelum mendaftar google adsense.

1. Umur diatas 18 tahun

Google AdSense hanya menerima publisher yang memiliki umur diatas 18 tahun. Ini nantinya berhubungan dengan akun dan pengiriman kode pin akun untuk aktivasi.

2. Pastikan hanya memiliki 1 akun

Kebijakan dari Google AdSense setiap publisher hanya boleh memiliki satu akun yang bisa digunakan untuk menambahkan banyak website tanpa dibatasi. Jika sampai ketahuan multiple akun biasanya akan langsung dibannded dari pihak Google karena dianggap menyalahi aturan.

3. Perhatikan umur website

Umur website juga perlu diperhatikan, jangan terburu-buru melakukan pendaftaran akun AdSense baru. Anda harus menunggu minimal 2 bulan baru didaftarkan. Referensi lain mengatakan setidaknya usia website minimal 6 bulan sebelum didaftarkan Adsense.

4. Pastikan Navigasi Mudah Digunakan 

Navigasi merupakan bagian penting dan sangat menentukan kenyamanan pengunjung. Semakin mudah dan jelas navigasi suatu website, semakin baik pengalaman pengguna yang diberikan. Setidaknya ada tiga hal yang perlu Anda pertimbangkan berkaitan dengan navigasi, yaitu keterbacaan, penataan, dan fungsi. Contohnya seperti website wisata yang baik penataan navigasinya seperti ini ‘Beranda » Tujuan » Galery » Ulasan » Tentang Kami’.

5. Buat Konten Original Berkualitas

Sebagus apa pun tampilan website, jika tidak punya konten yang original dan berkualitas, sulit untuk mendatangkan trafik. Konten original dan berkualitas akan mendatangkan traffic abadi. Jika pengunjung menyukai konten website, biasanya mereka akan menceritakan dan menyarankan website Anda kepada teman atau kerabat. Tentu saja ini membantu mendatangkan traffic organik. Selalu lebih baik membuat konten yang original. Google lebih menyukai konten original dan akan memblokir website yang mengandung konten tiruan atau pelanggaran hak cipta.

6. Jangan Gunakan Platform Iklan Lain

Sebaiknya Anda tidak menggunakan platform iklan lain sebelum AdSense menyetujui permintaan pengaktifan akun Anda. Website Anda akan lebih dipercaya jika hanya menggunakan layanan periklanan dari Google Adsense saja.

Baca juga >>
Apa itu Shopify dan Penjelasannya

7. Sudah Mempunyai lebih dari 15 Artikel yang terindex

Penting untuk setidaknya menerbitkan 15 artikel original dan berkualitas sebelum mendaftar Google Adsense. Artikel yang Anda tambahkan akan menjadi indikator positif dan pengenal Google untuk menggolongkan niche konten dan iklan yang cocok untuk website Anda.

8. Setidaknya Sudah Ada 100 Pengunjung Setiap Hari

Dari beberapa referensi setidaknya website Anda harus mempunyai setidaknya 100 pengunjung aktif setiap hari. Namun, angka tersebut masih argumentatif. Bisa jadi, Google menyetujui permintaan pengaktifan akun AdSense yang Anda ajukan walaupun pengunjung masih 50an tetapi kualitas konten dan syarat lainnya terpenuhi.

9. Buat halaman About, Contact dan Privacy Policy

Jika Anda ingin diterima sebagai publisher, wajib hukumnya mencantumkan halaman About, Contact, dan Privacy Police pada website Anda. peraturan ini juga sudah tercantum dalam kebijakan Google AdSense.

10. Lakukan posting rutin saat masa peninjauan

Terakhir adalah lakukan posting artikel setiap hari selama masa peninjauan. Cara ini terbukti ampuh bisa dengan mudah diterima AdSense. Dengan melakukan posting rutin menunjukan bahwa website Anda layak untuk bekerja sama dengan program Google. Selain itu ada manfaat lain tentang pentingnya posting artikel setiap hari salah satunya adalah peringkat website menjadi bertambah.

Cara Daftar Google Adsense Yang Benar

Setelah mengetahui semua seluk beluk tentang Adsense berikut kebijakan Google dan 10 tips persiapan sebelum mendaftar di atas, selanjutkan kami akan memberikan panduan bagaimana cara daftar  Adsense yang benar.

1. Membuat Akun Adsense

Untuk membuat akun AdSense, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka https://www.google.com/adsense/start.
  2. Klik Daftar sekarang.
  3. Masukkan URL situs tempat Anda ingin menampilkan iklan. Pelajari lebih lanjut cara memasukkan URL.
    Blogger, YouTube, atau partner host lainnya

    Jika situs Anda ada di salah satu situs partner host kami (seperti Blogger atau YouTube, dan sejenisnya), Anda dapat menyelesaikan langkah-langkah ini melalui akun Anda dengan mengklik Lanjutkan di… setelah Anda memasukkan URL. Dengan begitu, kami dapat menyiapkan akun Anda lebih cepat, karena situs partner host menggunakan proses pembuatan akun yang berbeda.

  4. Masukkan alamat email Anda.
  5. Pilih apakah Anda ingin AdSense mengirimkan rekomendasi performa dan bantuan yang disesuaikan. Sebaiknya Anda memilih Ya agar kami dapat membantu Anda memaksimalkan AdSense. Anda dapat mengubah setelan kontak nanti.

    2 url website dan email

  6. Klik Simpan dan lanjutkan.
  7. Login ke Akun Google.
  8. Pilih negara atau wilayah Anda. 3 selec country
  9. Tinjau dan setujui Persyaratan dan Ketentuan AdSense. 4 accept TOS google
  10. Klik Buat akun.

    Anda kini berhasil login ke akun AdSense yang baru.

Baca juga >>
Daftar Website Untuk Mengetes Kecepatan Mengetik

5 masuk dashboard adsense

2. Mengaktifkan Akun Adsense

Setelah membuat akun, Anda harus mengaktifkannya agar dapat menampilkan iklan di situs dan menghasilkan uang. Halaman beranda AdSense Anda menampilkan daftar tugas yang harus diselesaikan sebelum Google dapat mengaktifkan akun Anda :

1. Hubungkan Situs Anda ke Adsense

Untuk menyelesaikan proses aktivasi, Anda harus menghubungkan situs ke AdSense. Berikut caranya:

  1. Login ke akun AdSense. 9 connect your site to adsense
  2. Salin kode yang ada di halaman beranda AdSense. 10 copy adsense code
  3. Tempelkan kode ke HTML halaman Anda, antara tagdan. 11 pasang kode adsense di header website
  4. Konfirmasikan bahwa Anda telah menempelkan kode tersebut, lalu klik Selesai. 12 activating dan waiting

2. Memasukkan Detail Alamat Pembayaran

Untuk menyelesaikan proses aktivasi AdSense, Anda harus memberikan detail alamat pembayaran. Anda harus memasukkan informasi ini dengan benar agar dapat menerima pembayaran.

Cara memasukkan detail alamat pembayaran

  1. Login ke akun AdSense.
  2. Lengkapi kolom berikut di kartu “Detail alamat pembayaran”:
    Jenis akun: Pilih apakah Anda menginginkan akun AdSense “Perorangan” atau “Bisnis”. Catatan: Tidak ada perbedaan layanan atau struktur pembayaran antara akun perorangan dan bisnis. Akun perorangan dibayarkan kepada nama penerima pembayaran dari pemegang akun, sedangkan pembayaran akun bisnis diberikan kepada nama perusahaan.
    Nama: Untuk akun perorangan, masukkan nama lengkap Anda persis seperti yang tertera pada informasi perbankan Anda. Untuk akun bisnis, masukkan nama perusahaan Anda di kolom “Nama bisnis” dan nama kontak untuk perusahaan Anda di kolom “Nama”. Lihat contoh format nama yang dapat kami terima dan tidak:
    Alamat: Masukkan alamat pos lengkap Anda. Catatan: Anda harus dapat menerima email di alamat ini. Jika saldo rekening Anda mencapai nilai minimum verifikasi, kami akan mengirimkan Nomor Pengenal Pribadi (PIN) kepada Anda melalui email. Anda harus memasukkan PIN tersebut di akun AdSense sebelum kami dapat mengirimkan pembayaran kepada Anda. 7 nama dan alamat
    Nomor telepon: Masukkan nomor telepon yang valid.
  3. Klik Kirim.

3. Memverifikasi nomor telepon

Sebagai bagian dari upaya kami untuk melindungi akun penayang, kami meminta Anda untuk memberikan nomor telepon yang valid saat mengaktifkan akun AdSense. Kami menggunakan verifikasi nomor telepon untuk memastikan informasi Anda akurat dan terbaru. Untuk informasi lebih lanjut, lihat FAQ verifikasi nomor telepon kami.

Verifikasi nomor telepon tidak diwajibkan di semua negara. Jika Anda diwajibkan melakukan verifikasi ini, Anda akan melihat kartu pada halaman beranda AdSense.

Cara memverifikasi nomor telepon

  1. Login ke akun AdSense.
  2. Pada kartu “Verifikasi nomor telepon Anda”, masukkan nomor telepon Anda dengan format internasional.
    Nomor telepon yang menggunakan format internasional diawali dengan tanda tambah (+), diikuti dengan kode negara, kode area, dan nomor telepon:
    +(Kode negara)(Kode area)(Nomor telepon) Contoh: +14155552671, +441234567890
  3. Jika sebelumnya pernah memverifikasi nomor telepon untuk Google, Anda akan melihat nomor telepon yang terverifikasi tersebut di kolom “Nomor telepon”. Anda dapat memilih menggunakan nomor telepon ini untuk AdSense dan melewati proses verifikasi telepon lainnya.
  4. Pilih apakah Anda ingin menerima kode verifikasi melalui pesan teks atau melalui panggilan suara.
  5. Klik Dapatkan kode verifikasi.
  6. Pada halaman berikutnya, masukkan kode verifikasi 6 digit yang kami kirimkan kepada Anda, lalu klik Kirim. 8 verifikasi phone number

Setelah Anda menyelesaikan setiap tugas, klik Selesai atau Kirim.

Baca juga >>
Rekomendasi Google Adsense Yang Bikin Cuan

Setelah selesai, kami meninjau seluruh situs untuk memeriksa kepatuhannya terhadap kebijakan Program AdSense dan mengirimkan email ketika akun Anda sepenuhnya diaktifkan. Proses ini biasanya membutuhkan waktu beberapa hari, tetapi terkadang bisa membutuhkan waktu hingga 2 minggu. Kemudian, Anda dapat menyiapkan iklan di situs dan mulai menghasilkan uang.

Kesimpulan

Adsense merupakan cara tercepat bagi pemilik situs atau blog untuk memperoleh pendapatan. Sesudah memasang kode html, spider milik Adsense secara otomatis mengobrak-abrik situs untuk mengetahui isi konten. Setelah itu spider akan mengecek database iklan kemudian menaruhnya pada desain situs persis lokasi tempat kode html terpasang. Nantinya iklan akan terus bermunculan pada semua artikel postingan.

Meski program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak terpuji pemilik situs anggota program AdSense.

Jika melanggar kebijakan Adsense di atas, pihak Google akan menjatuhkan hukuman Banned google adsense yaitu sebuah larangan menampilkan iklan google di situs web publisher, di mana sangsi ini dijatuhkan oleh google adsense bagi publisher yang melanggar kebijakan program.

Banned google ada beberapa macam, pertama iklan dinonaktifkan sehingga iklan tidak bisa tampil pada salah satu halaman tertentu yang dianggap melanggar kebijakan program. Kemudian situs dinonaktifkan sehingga situs web tidak bisa menampilkan iklan di semua halamannya.

Anda bisa mengikuti tutorial cara daftar google adsense yang kami sajikan di artikel ini dengan sebelumnya memahami kebijakan Adsense dan juga mempersiapkan apa apa yang kami sebutkan di tips persiapan sebelum mendaftar Adsense. Semoga berhasil.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat