Berbagai Macam Top Level Domain (TLD) Dalam Website

Apakah Anda ingin membuat situs web? Sudah tahu apa yang ingin Anda gunakan? Apakah Anda sudah tahu hal-hal dasar apa yang perlu Anda ketahui tentang dasar-dasar membuat situs web? Faktanya tidak sedikit dari mereka yang menggunakan situs web atau yang akan membuat situs web tahu tentang dasar-dasar, yaitu domain. Mungkin yang diketahui, domain hanyalah nama yang digunakan di situs web kami. Tapi benarkah demikian? Bahkan jenis istilah dan pemahaman tentang domain tingkat atas masih ada yang belum tahu. Benar atau tidak? Apakah Anda salah satunya?

Domain untuk Situs Web

Domain adalah nama situs web yang akan kita buat. Keberadaan domain akan membuat orang lebih mudah menemukan alamat situs web kami, bahkan kami juga dapat melakukan branding hanya dengan domain tersebut. Secara umum, domain dapat diartikan sebagai nama yang akan ditampilkan untuk mengidentifikasi server di jaringan komputer atau internet. Jika kita analogikan, domain ini seperti sebidang tanah, sedangkan situs web adalah bangunan atau rumah di atasnya. Bagaimana, sampai saat ini, saya cukup mengerti tentang bagaimana domain sangat penting untuk situs web? Dalam sebuah situs web, domain memiliki peran yang sangat penting karena dapat memudahkan proses identifikasi ketika ada pengunjung yang mengakses situs web Anda. Sebenarnya, tanpa domain situs web juga dapat diakses, tetapi Anda akan kesulitan karena Anda harus mengetahui alamat IP yang terdiri dari serangkaian angka, dipisahkan menggunakan titik. Jadi lebih mudah menggunakan domain.

Jenis Domain

Tahukah Anda, hingga kini telah ada lebih dari 500 ekstensi nama domain yang tersedia untuk instan khusus pribadi atau umum. Nah, nama domain tersebut rupanya memiliki tipenya. Apakah kamu sudah tahu? Jika Anda belum melihat penjelasan di bawah ini.

Baca juga >>
Apa Itu Youtube Ads

(TLD)

Top Level Domain atau juga biasa disebut dengan TLD adalah salah satu jenis domain yang cukup sering digunakan untuk umum. Baik itu untuk kebutuhan perusahaan maupun perorangan. Ini adalah jenis domain yang cukup populer dan bahkan mudah diingat oleh konsumen par. Ya, yang termasuk dalam jenis Top Level Domain (TLD) ini termasuk .net, .org, .com, dan .info. Jadi, Anda sudah dapat membedakan hanya dengan inisial situs web di tepinya. Bukankah sulit dibedakan?

 (ccTLD)

Setelah TLD memiliki ccTLD, apa lagi? Nah, kalau yang satu ini adalah jenis domain yang juga cukup populer. Sesuai namanya, maka nama domain yang termasuk dalam tipe ccTLD adalah domain yang menggunakan kode negara sebagai identitas situs webnya. Misalnya, untuk situs web yang menggunakan. Id jelas bahwa itu berasal dari Indonesia, ada juga yang menggunakan .UK berarti mereka berasal dari Inggris, .JP untuk Jepang, AS untuk Amerika Serikat dan banyak lagi.

(gTLD)

gTLD atau Generic Top Level Domain secara khusus ditujukan untuk institusi pendidikan. Bahkan dari namanya saja kita sudah tahu dengan jelas bahwa situs web adalah situs web lembaga pendidikan, seperti .edu. Beberapa juga digunakan untuk keperluan militer, yaitu menggunakan inisial. Mil.

 (SLD)

SLD yang merupakan turunan dari Tope Level Domain. Tujuan menggunakan Domain Tingkat Kedua adalah untuk menunjukkan situs web yang lebih spesifik. Misalnya .co.id, .ac.id, biz.id. Biasanya masing-masing akan ditampilkan ke lingkaran universitas, perusahaan, komunitas bisnis, dan lainnya.

Subdomain

Dan yang terakhir adalah subdomain, Anda yang sudah sering memainkan situs web tentu tahu apa itu subdomain? Biasanya digunakan untuk situs besar untuk memudahkan pengunjung mengakses konten yang semakin spesifik. Untuk subdomain ini berbeda dengan tipe sebelumnya yang ditempatkan di bagian akhir. Karena subdomain ada di awal domain utama dan dipisahkan menggunakan titik (.). Pola penggunaan bisa lebih fleksibel, sesuai dengan kebutuhan pemilik situs web. Subdomain adalah jenis domain turunan yang biasanya digunakan oleh situs besar untuk memudahkan pengunjung mengakses konten tertentu yang lebih spesifik. Subdomain biasanya terletak di awal domain utama yang dipisahkan oleh titik (.) Jadi, pola penggunaannya bisa sangat fleksibel sesuai dengan selera dan kebutuhan pemilik situs web. Tapi tentu saja, untuk memilih nama domain, Anda tidak bisa gegabah. Karena kebenarannya adalah memilih nama domain itu mudah dan sulit. Jika Anda sudah memikirkan nama domain tetapi ternyata itu tidak tersedia saat akan membelinya, Anda juga tidak bisa menggunakannya. Apalagi ada anggaran yang harus dibayar untuk nama domain yang akan Anda gunakan.

Baca juga >>
Apa Itu Domain ID dan Jenisnya

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat

Order via Whatsapp !