Apa itu PBN Backlink dan Group PBN Indonesia

Persaingan di internet semakin hari cenderung semakin berat, dan membutuhkan berbagai macam strategi dan inovasi yang bikin kita sakit kepala. Dimulai dari on-page hingga off-page, semua orang mencoba untuk memberikan upaya terbaik.

Diantara aktivitas off-page yang dilakukan, ada sejenis link building yang begitu mahal harganya, yang kita kenal dengan sebutan PBN. Backlink ini melibatkan sejumlah website berkualitas tinggi sehingga bisa memberikan dampak besar bagi moneysite kita.

Apa itu PBN Backlink dan Group PBN Indonesia

Bahkan diantara jenis backlink yang ada, PBN masih tetap menempati urutan pertama sebagai opsi optimasi yang begitu menjanjikan.

Hanya saja kelemahannya terletak dari harga dan maintenance yang tidak begitu murah. Pertama, kita harus mengumpulkan banyak website berkualitas tinggi sehingga bisa menanam link website kita di sana, dengan kata kunci yang kita target.

Kedua, harga dari satu PBN itu bisa di atas satu jutaan. Bayangkan jika kamu mengumpulkan 100 PBN saja, maka bisa antara 10 hingga 100 jutaan untuk modal backlinking tersebut.

PBN ini seringkali menggunakan aged domain dengan syarat tertentu. Aged domain sendiri merupakan sejenis website yang sudah tidak diperpanjang oleh pemilik sebelumnya, sehingga bisa dibeli oleh kita dan dijadikan PBN.

Syaratnya, website tersebut haruslah bersih dari backlink spam, memiliki backlink profile yang bagus (seperti dari wikipedia, huffingtonpost, CNN, dan website besar lainnya), serta memiliki authority yang tinggi.

Dikarekan harganya yang bisa menguras kantong kita, maka banyak dari para webmaster yang membuat grup PBN, sehingga jatuhnya jauh lebih murah. Buat kamu yang belum mengenal apa itu PBN backlink dan Grup PBN, mari kita bahas lebih jauh di sini.

Alasan Menggunakan Backlink PBN

Link building, nyepam link comment, hingga nge-blast web 2.0 kita menggunakan software memang sudah menjadi makanan para ahli SEO sehari-hari. Semua aktivitas tersebut tentunya memang menghabiskan banyak tenaga dan energi, serta biaya yang tak sedikit. Jadi tak heran jika jasa SEO pasti memiliki harga yang lumayan tinggi.

Namun jika aktivitas link building kamu tersebut menggunakan PBN, maka kegiatan seperti menanam link comment dan blasting sudah tak perlu dilakukan lagi. Soalnya, PBN kita memang tidak memerlukan link tier 2 karena memang sudah kuat jika dilihat dari sisi profilnya.

Bahkan ada syarat tak tertulis yang menyebutkan bahwa melakukan blasting ke PBN bisa mempengaruhi kualitas dari website itu sendiri, sehingga bisa kurang begitu powerful jika dilakukan.

Maka dari itulah, menggunakan PBN bisa menjadi cara terbaik dalam melakukan tekhnik link building, soalnya kita tinggal membuat konten lalu menyisipkan link moneysite kita di sana, dan tinggal tunggu hasilnya beberapa saat kemudian.

Alasan Menggunakan Backlink PBN

Ada beberapa alasan kenapa kamu harus menggunakan PBN Backlink, yang mana diantaranya menjadi jawaban dari pertanyaan kenapa membangun PBN bisa begitu mahal.

1. Memiliki Kontrol Penuh

PBN memiliki singkatan private blog network, itu artinya jaringan website yang kita bangun milik privasi dan tidak bisa disenggol oleh orang lain. Memiliki kontrol penuh atas backlink yang kita tanam bisa menjadi keuntungan tersendiri.

Dengan jaringan pribadi, kita bisa sesuka hati memasukan berapa jumlah link yang ingin disematkan, nama anchor text, dan bahkan di sticky di homepage, dengan begitu backlink yang kita dapatkan berasal dari root domain, dan bukanlah dari inner page.

Mendapatkan backlink dari homepage jauh lebih powerful jika dibandingkan dengan jenis yang tertanam di inner page.

Ditambah lagi ada perbaikan yang bisa dilakukan sesuka hati. Katakanlah PBN kita mengalami penalti manual dan deindex, maka kita bisa langsung menghapus tautan tersebut secara bebas, kapanpun kita mau! Sehingga moneysite kita aman dari serangan yang tak diinginkan.

Lain lagi jika kamu membeli backlink dari orang lain, maka akan sangat mustahil untuk dihapus. Adapun langkah yang paling sesuai untuk dilakukan adalah dengan melakukan disavow link melalui Google Search Console.

Meskipun sangat powerful, tetapi penggunaan PBN tentunya sangat beresiko jika tak dilakukan dengan sangat hati-hati dan tanpa aturan.

Salah satu aturannya adalah dengan tidak memasukkan terlalu banyak backlink, serta konten yang dipublikasikan haruslah memiliki kualitas yang sama dengan moneysite kita.

2. Authority yang Instant

Meningkatkan DA dan PA sebuah website itu sangatlah sulit, dan harus menjalani berbagai macam tekhnik, terutama dalam link building. Backlink yang didapatkan pun haruslah berkualitas tinggi, jika tidak maka akan mempengaruhi domain authority kita secara keseluruhan.

Setelah mengetahui apa itu PBN backlink, maka otoritas dari website kita tersebut sudah pasti memiliki nilai yang tinggi, sehingga tak perlu lagi dibangun dari awal. Intinya, PBN tersebut merupakan website yang siap pakai untuk tujuan backlinking.

Sebaliknya, membangun otoritas backlink dari awal haruslah menjalani beberapa aktivitas dan usaha seperti berikut:

  • Optimalkan konten agar berkualitas tinggi dan unik.
  • Memasukan internal linking untuk meningkatkan page authority.
  • Memiliki konten yang informatif, lengkap dengan sumber informasi yang jelas.
  • Menghapus backlink spammy melalui fitur disoavow di Google Search Console.
  • Memiliki website yang responsif, dan bisa diakses oleh semua ukuran layar gadget yang berbeda.
  • Tetap konsisten dengan niche yang kita pilih.
  • Tingkatkan kecepatan website.
  • Lakukan link building dengan backlink yang berkualitas tinggi.
Baca juga
Apa Itu Website Direktori Jenis Manfaat dan Contoh

Nah, website PBN sudah menjalani hal-hal tersebut sehingga kamu tinggal pakai saja. Tanam link website dengan anchor teks pilihan kamu, karena website tersebut memang kamu yang punya.

3. Tanpa Outreach dan Mendapat Backlink Searah

Outreach merupakan salah satu tekhnik yang dilakukan untuk mendapatkan backlink berkualitas. Caranya adalah dengan mengontak pemilik website sasaran kita dan meminta mereka untuk menautkan link ke moneysite kita.

Tapi tentunya ada harga yang dibayarkan, entah itu berupa uang atau melakukan backlink balikan, tergantung dari permintaan si pemilik website dan kesepakatan kedua belah pihak.

Jika ingin membayar berupa uang, biasanya rata-rata satu backlink yang harus dibayarkan antara $25-$50. Bahkan website-website terkenal yang memiliki visitor bejibun dengan backlink profile terbaik bisa mencapai di atas $100.

Maka dari itulah, backlink yang didapatkan dari PBN sebenarnya jauh lebih murah, menghemat waktu, dan gampang untuk dilakukan. Belum lagi backlink yang didapatkan adalah searah, jadi kita tidak perlu memberikan backlink balikan kepada website orang lain.

Dengan membangun backlink PBN, maka kita bisa menghemat waktu dan tenaga, dan tidak perlu lagi ribet berurusan dengan orang lain dengan karakter yang berbeda.

Jika masih belum percaya, silahkan tengok Brian Dean melalui websitenya bernama Backlinko. Dia adalah seseorang yang menggunakan tekhnik link building murni mengikuti google guideline, dan salah satunya adalah outreach.

Dari upayanya tersebut, terlihat jelas bahwa dia melakukan usaha yang begitu keras dan kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi berbagai macam sifat manusia yang berbeda.

Cara Membuat PBN Backlink

Jika dilihat dari arti kosakatanya sendiri, sebenarnya semua website yang kita miliki itu bisa disebut sebagai PBN, karena melibatkan “privasi” dan “jaringan blog”. Tapi jika berbicara mengenai masalah PBN Backlink, maka harus ditilik dari berbagai macam faktor.

Dengan begitu, bisa dipastikan bahwa moneysite kita bisa mampu bersaing dengan website-website besar dan tua yang jauh lebih berkualitas.

Cara Membuat PBN Backlink

Backlink dari PBN ini bisa disebut sebagai salah satu cara link building terefektif yang bisa kita temukan, dan mungkin saja sekarang kamu sedang mesem-mesem sendiri dan berniat untuk membuatnya.

Sebelum buru-buru menanam link di PBN tersebut, ada beberapa cara dan tahapan dalam membuatnya.

Langkah 1: Temukan Expired Domain yang Berkualitas

Hampir setiap hari ada expired domain yang bisa kita beli dengan harga yang beragam. Tetapi jikalau ditujukan untuk backlinking dan menaikan moneysite kita, maka pemilihan expired domain tersebut tidak boleh dilakukan secara sembarangan, dan haruslah memuat beberapa kriteria dasar.

Seperti misalnya kita bisa menilai expired domain tersebut dari nilai-nilai CF (citation flow), TF (trust flow), PA (page authority), dan DA (domain authority).

Jika nilainya adalah 15, maka website tersebut terbilang cukup bagus untuk digunakan. Jika nilainya 20, maka bisa kita sebut premium, dan jika di atas 25 (30 untuk PA dan DA) maka wajib kita kejar.

Jika bisa, cari pula expired domain yang relevan dengan niche yang kita sasar. Seperti misalnya jika moneysite kamu tentang kesehatan, maka website tersebut haruslah memiliki niche yang serupa ketika masih dimiliki oleh pemilik sebelumnya.

Relevansi ini tentunya dianggap penting oleh Google, sehingga PBN tersebut akan mempertahankan niche authority-nya. Saat dilakukan penanam backlink, maka akan nampak seperti alami. Dengan begitu, kualitas backlink yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien.

Salah satu cara untuk menemukan expired domain tersebut bisa dengan menggunakan Register Compass. Melalui situs webnya yang bernama RegisterCompass.com, maka ada beberapa tahapan yang bisa kamu lakukan, diantaranya adalah:

  1. Setting Filter. Silahkan terapkan pengaturan seperti exclude digits (0-9), pilih ekstensi hanya .com, .net, dan .org. Jangan lupa pula untuk set domain authority minimal 10.
  2. Buang Domain Spam. Ini harus dilakukan melalu intuisi berdasarkan nama domain itu sendiri. Misalnya nama domain terlihat tak memiliki nama (alaksjrhtonodi.com), memiliki banyak strip (a-b-c-d-e.com), mengandung kata “cheap”, dan lain sebagainya.
  3. Cek Metrik. Domain yang tidak spammy bisa kita lihat melalui 4 tools yang berbeda, termasuk MajesticSEO, ahref, archive, dan OpenSiteExplorer. Ingat, metriknya harus sesuai, yaitu minimal 20 untuk PA, dan minimal 15 untuk DA, CF, dan TF.
  4. Cek Backlink. Mengecek backlink bukanlah pekerjaan yang mudah. Kita harus benar-benar mampu melihat backlink profile dari suatu website agar memastikan terbebas dari niche terlarang.

Kamu juga bisa melihat arsip website melalui archive.org. Caranya tinggal masukan saja nama domain ke archive.org dan pilih tanggal yang ingin diintip. Dengan begitu, kita bisa tahu niche apa yang dibahas oleh expired domain tersebut sebelumnya.

Jika sudah dirasa tak ada masalah, maka tinggal lakukan registrasi domain saja, yang mana bisa dilakukan di berbagai macam tempat. Salah satu tempat rekomendasi terbaik adalah GoDaddy. Besaran harganya tergantung dari kualitas dari nama domain tersebut, karena GoDaddy pun lihai dalam menilai sebuah expired domain.

Langkah 2: Hostingkan PBN Website

Salah satu alasan kenapa PBN termasuk ke dalam jenis backlink yang mahal adalah karena harus dihostingkan di tempat yang berbeda. Katakanlah kamu memiliki 100 domain, maka secara otomatis kamu pun harus menghostingkannya di 100 tempat yang berbeda.

Ini karena setiap situs harus berada di dalam IP class A yang unik. Server juga harus tersebar secara geografis. Di samping itu, kita pun harus menggunakan hosting yang berkualitas baik.

Salah satu cara menilai sebuah hosting itu adalah memiliki uptime di atas 90%, down time yang rendah, cepat saat diakses, memiliki sekuriti yang mumpuni, dan bandwidth yang besar.

Tapi ada cara terbaik untuk menghostingkan website PBN kita agar memiliki IP class yang berbeda tetapi masih dilakukan di dalam satu tempat, yaitu dengan menggunakan BulkBuyHosting.

Melalui layanan ini, kita bisa mengumpulkan PBN kita hingga 100 website, dengan harga $200 per bulan. Sebagai percobaan, kamu boleh memilih opsi 10 website dengan harga $10 per bulan.

Baca juga
Apa itu SEO OFF PAGE dan Penjelasannya

Dengan menggunakan BulkBuyHosting, maka kamu tak perlu lagi repot-repot mencari hosting di berbagai macam provider berbeda. Cukup di satu tempat saja, maka semuanya bisa di-manage dengan baik. Tentunya ini bisa menghemat waktu dan tenaga kita.

Langkah 3: Setup PBN Website

Setelah mengetahui apa itu PBN backlink, setiap PBN haruslah memiliki whois registrar yang berbeda, platform CMS yang berbeda, serta tema yang berbeda pula.

Meskipun digunakan untuk tujuan backlinking, tetapi konten yang diisi pun haruslah memiliki kualitas terbaik. Kamu harus memperlakukan website PBN layaknya moneysite, dan diurus dengan penuh kasih sayang.

Bahkan setelah kamu selesai melakukan backlinking, PBN harus tetap diupdate secara berkala. Jadi jangan sampai terabaikan begitu saja, karena bisa mengurangi authority atau bahkan ketahuan oleh Google dan terkena penalty.

Dengan memperlakukan PBN layaknya website utama, maka bisa terbebas dari deindex saat dilakukan manual review dari pihak Google. Ingat, PBN itu tidaklah murah, sehingga harus kamu jaga sebaik mungkin.

Jangan sampai karena gara-gara setup yang ngasal, maka PBN kamu terkena deindex sehingga tidak bisa lagi digunakan. Alhasil, uang pun melayang dan kerja keras kamu menjadi sia-sia. Ada resiko juga website utama kamu terkena dampaknya.

Intinya, membuat PBN itu diibaratkan kita membangun website utama seperti biasanya. Selalu buat konten yang berkualitas tinggi, update plugin secara berkala, dan hindari melakukan spam.

Artinya, link keluar yang boleh disematkan dalam satu postingan itu tidak boleh lebih dari 2 buah, yang satu menuju website utama kita, dan yang satunya lagi disematkan ke website dengan otoritas tinggi seperti Wikipedia, CNN, dan lain sebagainya.

Langkah 4: Rankingkan Website Dengan PBN

Menanam backlink di PBN tidak serta merta dapat memberikan hasil yang positif. Semua itu ada aturannya!

Agar bisa digunakan dalam jangka panjang dan memberikan dampak yang signifikan, maka kamu harus membuat beberapa postingan terlebih dahulu yang tidak menyertakan link keluar.

Selanjutnya, buat artikel yang relevan dan natural untuk tujuan link building. Artikel atau konten tersebut haruslah memiliki kualitas baik, bisa dibaca oleh manusia, memiliki struktur SEO, jumlah katanya di atas 1000, dan memiliki banyak media seperti gambar dan video.

Jika bisa, anchor teks yang dimuat di artikel tersebut haruslah menggunakan keyword yang menjadi target incaran.

Tapi harus menggunakan diversiti di setiap PBN sehingga akan nampak lebih natural. Gunakan pula LSI untuk anchor teks yang digunakan.

Google semakin hari semakin canggih dan pintar. Sekalipun misalnya hari ini kamu lolos dari review dan hitungan algoritmanya, tetapi bukan berarti besok-besok kamu masih tetap aman.

Faktanya, Google akan terus mengembangkan layanannya tersebut, sehingga tak jarang diantara pengguna PBN mengalami penalty dan dilibas dari mesin pencarian.

Jadi untuk menanggulanginya, selalu lakukan senatural mungkin. PBN harus tetap diupdate dan anchor teks yang disediakan haruslah beragam. Asalkan tidak keluar dari niche, keyword utama, dan hindari penggunaan generic anchor teks.

Resiko Menggunakan PBN Backlink

Google secara terang-terangan mengatakan bahwa penggunaan PBN adalah ilegal, dan jika ketahuan bisa-bisa website utama kamu terkena dampaknya.

Tetapi di saat yang bersamaan, hasil yang diberikan bisa begitu efektif. PBN dapat meningkatkan posisi website kita di SERP secara cepat dan menggerus semua kompetitor yang ada.

Jadi tekhnik ini termasuk ke dalam high risk high return. Sekalipun memberikan hasil yang menggiurkan, akan tetapi masih membawa resiko yang mungkin bisa membuat kamu kehilangan segalanya.

Resiko Menggunakan PBN Backlink

PBN sendiri tidak murah! Jadi semakin besar kamu menginvestasikan uang, maka kerugianpun akan semakin tinggi. Jadi tetap berhati-hati ya!

1. Situs Kamu Bisa Di-deindex dan Kehilangan Visitor

Biasanya jika kita melakukan optimasi berlebihan, maka Google akan memukul kita dengan cara manual. Salah satu hukuman yang mereka lakukan adalah dengan menurunkan posisi website kita di SERP, masuk ke dalam sandbox, atau bahkan dideindex secara permanen.

Google sendiri berkata seperti ini:

“Google akan melakukan tindakan manual terhadap situs yang tidak mengikuti pedoman kualitas webmaster Google. Sebagian besar tindakan manual ini demi mengatasi upaya pemanipulasian di mesin pencari kami. Sebagian besar masalah yang dilaporkan tersebut akan mengakibatkan halaman sebuah website diturunkan peringkatnya atau bahkan dihilangkan dari hasil pencarian tanpa indikasi visual apapun kepada pengguna”.

Memang agak sulit untuk dimengerti karena tulisan tersebut menggunakan bahasa Inggris dan kami hanya men-translate-nya sesuai dengan apa yang mereka katakan.

Tetapi singkatnya, kata-kata mereka tersebut mengindikasikan bahwa mereka senantiasa mengecek setiap website yang kita miliki secara manual, dan jika ketahuan bahwa website tersebut merupakan PBN, maka akan langsung diberikan penalty dan hukuman.

Dalam kasus yang paling parah, seluruh link terkait bisa terkena dampaknya. Mereka akan mengetahui bahwa PBN tersebut mengarah ke situs utama kita. Di sana, mereka akan kembali mereview dan melacak backlink profile kita dan mengetahui adanya PBN lain yang kita miliki.

Dengan begitu, besar kemungkinan semua properti kita dibabat habis tanpa sisa.

2. Link Akan Diabaikan

Jadi backlink itu layaknya sistem voting di dunia nyata. Siapa yang paling banyak mendapatkan backlink, maka akan ditinggikan peringkatnya. Tetapi ada satu faktor lagi yang menjadi pembedanya, yaitu kualitas.

Ibaratnya kata-kata presiden pasti lebih didengarkan daripada kata-kata dari rakyat jelata. Bisa dibilang kalimat yang diucapkan oleh Pak Jokowi itu setara dengan kalimat yang dilontarkan oleh jutaan warga Indonesia.

Begitupun dengan backlink, satu link berkualitas bisa mengalahkan ribuan link yang berbentuk spam.

Namun, jika Google menemukan bahwa adanya footprint dan aktivitas backlink yang tidak natural, maka mereka bisa mengetahui hal tersebut dan tidak akan menghitung link dari PBN yang kita sematkan di sana.

Singkatnya, PBN yang disetup asal-asalan dan digunakan secara sembarangan tidak akan berdampak pada peringkat website di SERP, jatuhnya jadi buang-buang waktu saja.

John Mueller dari Google sebelumnya telah mengkonfirmasi bahwa mereka mengabaikan tautan yang tidak alami. Dan jangan lupa bahwa Google sekarang memiliki data dari sejumlah besar file tertentu, sehingga mereka bisa tahu dengan mudah apakah website kita diberi backlink dengan sistem manipulatif atau tidak.

Baca juga
Panduan Memilih Jasa Logo Premium Profesional

Untuk itulah, ada istilah drip feed. Ini adalah tekhnik backlink yang dilakukan secara perlahan dan random agar nampak natural.

Misalnya hari ini kamu menanam 1 backlink, maka besok 3 backlink, besoknya lagi 2 backlink, dan seterusnya.

Jadi jika kamu memiliki 100 PBN, maka jangan langsung menanam backlink dalam satu waktu. Google akan menilai bahwa hal tersebut tidak wajar dan bisa-bisa kamu ketahuan menggunakan PBN.

SDM Google itu bukanlah orang bodoh! Bahkan mereka selalu berada satu langkah di depan kita. Mereka juga dipersenjatai dengan software-software dari kebun binatang, dimulai dari panda, penguin, hummingbird, dan pigeon.

Bahkan sekarang saja ketika kamu membaca artikel ini, tim Google sedang sibuk-sibuknya melakukan pengembangan dan updating agar mesin telusur mereka bebas dari spam dan website yang curang, dan mungkin sasaran berikutnya adalah kita.

3. Peliharaan Si Mbah Google Sangat Ganas

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa Google memiliki codename yang imut untuk menyebut software-software yang mereka hasilkan, diantaranya adalah penguin, panda, hummingbird, dan pigeon.

Sekilas memang sangat lucu, tetapi sebenarnya mereka sangatlah ganas dalam membom-bardir website yang diduga bersifat curang, terutama buat webmaster yang menggunakan PBN.

Peliharaannya si mbah itu tentunya memiliki tugas yang berbeda, agar mereka mampu fokus dalam memberantas website yang tidak sesuai dengan google guideline yang mereka buat.

Berikut adalah penjelasannya:

  • Google Panda. Dirilis pada bulan Februari 2011, update ini ditujukan untuk memilih dan memilah website berkualitas rendah, khususnya sebuah tekhnik yang disebut sebagai “content farm”. Jadi jenis website yang tidak relevan akan segera disingkirkan. Makanya, kita pun harus melakukan link building dengan topik yang sesuai.
  • Google Penguin. Pertama kali diperkenalkan pada tanggal 24 April 2012, software ini bertugas dalam menilai tautan yang masuk ke situs web kita. Penguin ini akan mengidentifikasi situs web yang berkualitas buruk berdasarkan tautan balik tersebut. Algoritma Google sendiri sebenarnya bekerja dengan asumsi bahwa situs berkualitas buruk akan bertautan antara satu sama lain. Inilah alasan kenapa kamu harus membuat PBN berkualitas baik dengan konten yang tak ngasal.
  • Google Hummingbird. Diperkenalkan pada bulan September 2013, hummingbird terfokus pada kosakata dan kueri dalam hasil penelusuran. Jadi algoritma terbaru ini berfungsi untuk memahami arti kueri dan mencocokkannya dengan hasil yang relevan. Dari sinilah sinonim berfungi sangat baik di mesin pencarian. Untuk alasan ini jugalah, anchor teks yang disematkan haruslah beragam, menyesuaikan sinomin dan LSI.
  • Google Pigeon. Diperkenalkan pada tanggal 24 Juli 2014, yang berfokus pada algoritma pencarian lokal. Jadi burung ini bertugas untuk memberikan hasil pencarian berdasarkan lokasi pengguna.

Dari keempat binatang peliharaan si mbah ini, tentunya Panda dan Penguin yang harus diwaspadai, karena berhubungan langsung dengan kinerja kita pada PBN backlink.

Group PBN Cara Termurah Untuk Backlinking

Seperti yang kita tahu bahwa dari satu PBN saja kita harus mengeluarkan dana di atas 1 jutaan. Dana tersebut digunakan untuk pembelian expired domain, menyewa hosting, menyewa tools, dan lain sebagainya.

Group PBN Cara Termurah Untuk Backlinking

Alhasil, memiliki 100 PBN bisa menghabiskan dana sekitar 100 jutaan. Nilai uang tersebut tentunya bukanlah remeh temeh, dan harus dikumpulkan dalam waktu yang lumayan lama jika website kita belum menghasilkan cuan.

Maka dari itulah, ada cara lain yang bisa kita lakukan, yaitu bergabung dengan grup PBN. Melalui grup ini, kita hanya menyediakan satu PBN saja, tetapi bisa mengakses banyak PBN. Kok bisa gitu ya?

1. Cara Kerja Grup PBN

Grup PBN ini bisa menjadi solusi buat siapa saja yang ingin membangun backlink dari PBN tetapi dengan dana yang terbatas. Cara kerjanya cukup sederhana, kita menggunakan PBN secara beramai-ramai.

Jadi masing-masing anggota harus memiiki 1 PBN dan diserahkan baik username dan password agar semua orang bisa mengaksesnya. Itu artinya, jika ada 100 anggota, maka PBN kita tersebut akan diakses oleh 100 orang tersebut. Sebagai gantinya, kita pun boleh mengakses PBN mereka.

Alhasil, sekalipun kita memiliki 1 PBN, tetapi website utama kita akan mendapatkan 100 PBN dari berbagai macam tempat. Cara ini bisa terbilang termurah dalam menantang para saingan yang sudah memiliki modal besar.

Sudah banyak kok orang yang berhasil merankingkan websitenya dengan menggunakan grup PBN dengan anggota yang begitu solid. Tapi tak jarang pula yang mengalami tumbang karena sistem manajemennya sangatlah buruk.

Dengan begitu, kita pun harus berhati-hati ketika bergabung dengan grup PBN tertentu. Jangan mentang-mentang bisa mendapatkan banyak backlink PBN dengan modal minim, terus akhirnya kita tergiur dan melupakan mengenai faktor-faktor penting dan kekurangannya.

Faktanya, grup PBN cenderung lebih resiko, karena semakin banyak orang yang terlibat, maka akan semakin banyak masalah yang muncul.

Maka dari itulah, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebelum masuk ke grup PBN tertentu.

2. Tips Gabung Group PBN

Dikarenakan grup PBN bisa mendatangkan resiko tersendiri, maka ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dengan seksama sebelum bergabung dengan grup PBN tertentu.

Sekalipun kamu mendapatkannya di forum-forum SEO yang terkenal seperti BlackHatWorld dan Ads.id, tetapi belum tentu memberikan hasil yang positif.

Adapun hal-hal yang wajib kamu pertimbangkan dari sebuah grup PBN contohnya seperti ini:

  • Harus dipimpin oleh seseorang. Sekalipun berbentuk grup dan PBN dipakai beramai-ramai, tetapi harus ada satu orang yang mampu memimpin dan melakukan tindakan tegas kepada member yang usil. Ada kok orang yang menyediakan jasa layanan grup PBN, tetapi saat berjalan, orang tersebut malas me-manage dan akhirnya semua PBN tenggelam dan deindeks akibat penggunaannya yang sembarangan.
  • Penyedia layanan harus orang yang berpengalaman. Lebih tepatnya di bidang PBN itu sendiri.
  • Penyedia layanan mau menyediakan jasa pencarian expired domain. Jadi kita memberikan sejumlah uang kepada mereka (termasuk fee), dan kemudian mereka mau mencarikan expired domain. Tidak semua member tahu cara mencari expired domain berkualitas. Jadi dengan adanya layanan ini, sudah dipastikan bahwa semua PBN yang tersedia layak untuk digunakan.
  • Perhatikan Harga. Jika bisa, biaya bergabungnya jangan lebih dari 1,5 jutaan. Rata-rata expired domain sebenarnya bisa didapatkan sekitar 500 ribuan saja dengan DA antara 15-20.
  • Hindari PBN yang memuat niche popon dan jyudai. Dalam grup PBN, maka kita akan bertemu dengan berbagai macam orang lengkap dengan niche yang berbeda dari website yang mereka bangun. Hindari grup yang memiliki member dengan kedua niche terlarang tersebut.
  • Lihat aturan yang disediakan. Aturan dibuat untuk diikuti, dan bukan untuk dilanggar. Pastikan ada aturan yang menyertakan bahwa kita tidak boleh memasang backlink lebih dari 2 link keluar dalam satu postingan, dan masing-masing member hanya boleh melakukan monetasi tidak lebih dari 1 situs. Alasanya bisa dilihat di bagian “kekurangan grup PBN” yang sudah ditulis di bawah.
Baca juga
Apa Itu SEO ON PAGE dan Penjelasannya

Tips ini mungkin bisa membantu kamu yang ingin mencari grup PBN berkualitas dengan member yang solid, bisa diandalkan, tidak jahil, dan tetap awet selama yang kita bisa.

3. Keuntungan Menggunakan Grup PBN

Jika kita berhasil bergabung ke dalam grup PBN berkualitas baik, maka kita pun bisa menikmati berbagai macam manfaat bagi moneysite dan diri kita sendiri.

Salah satunya adalah kita bisa mendapatkan akses ke banyak PBN, sehingga backlink profile website kita akan begitu cemerlang dan berkilauan.

Bayangkan, dari 1 backlink PBN saja sudah bisa meningkatkan otoritas website kita secara drastis, apalagi hingga mencapai puluhan dan ratusan. Sudah dipastikan website kita akan cepat naik ke hasil pencarian Google.

Keuntungan lainnya adalah dari konten itu sendiri. Ingat, PBN kita haruslah diisi konten secara berkala. Tetapi dengan grup PBN, website kita pun akan terisi artikel unik dan berkualitas yang berasal dari member lain. Jadi kita tak perlu lagi repot-repot melakukan update. Cukup fokus saja menanam backlink di PBN milik anggota yang lain.

Keuntungan ketiga adalah kita bisa memiliki akses ke banyak PBN dengan harga murah. Bahkan cara ini bisa menghemat hingga puluhan juta rupiah, entah itu dari segi modal, maintenance, update, dan pengelolaannya secara berkala.

Ada pula ilmu baru yang bisa kita dapatkan. Mungkin grup PBN ini bisa menjadi batu pijakan buat kamu dalam mencari ilmu dan informasi bagaimana sebuah PBN bekerja. Bisa dilihat dari peraturan yang dibuat oleh leader.

Peraturan ini secara tak langsung merupakan tata cara bagaimana kita menggunakan PBN dengan baik dan benar, sehingga bisa kita implementasikan jikalau kamu ingin membuat PBN sendiri di kemudian hari.

Ikutan kursus membuat PBN tentunya sangat mahal, tetapi melalui grup PBN kita bisa belajar secara langsung bagaimana cara membuatnya, memeliharanya, dan menggunakannya. Jadi tidak semata-mata bermanfaat bagi moneysite kita, juga bisa meningkatkan pengetahuan kita terhadap dunia blogging dan PBN.

Ilmu bahkan jauh lebih berharga daripada uang, karena dengan ilmu kita bisa menciptakan uang secara berkelanjutan.

4. Kekurangan Menggunakan Grup PBN

Selain manfaat, grup PBN juga tentunya memiliki kekurangannya sendiri, apalagi jika di­-manage oleh orang yang kurang bertanggung jawab.

Bahkan kekurangan ini bisa bikin kita kesal, sakit kepala, atau bahkan berdampak langsung terhadap situs utama kita.

Beberapa diantaranya yang harus kamu waspadai adalah:

  • Outbond link yang berlebihan. Idealnya, PBN tidak boleh memberikan terlalu banyak link keluar, karena semakin banyak maka akan mengurangi kualitas dan kekuatannya. Misalnya, katakanlah kekuatan PBN itu adalah 100, sementara ada 50 link keluar di sana, maka 100 tersebut akan dibagi ke 50 link keluar, sehingga masing-masingnya hanya mendapatkan kekuatan 2 saja.
  • Tak bisa mendapatkan link dari homepage. Backlink yang berkualitas biasanya datang dari homepage. Tetapi dengan menggunakan grup PBN, maka sang leader biasanya mengharamkan kita untuk melakukan sticky post. Alhasil, backlink yang kita dapatkan pun berasal dari inner page, dan bukan dari root page.
  • Banyak masalah. Ingat, semakin banyak orang terlibat maka akan semakin banyak drama bermunculan. Ada orang yang jahil dan melanggar aturan, sehingga bisa berdampak pada PBN dan moneysite kita secara keseluruhan. Misalnya, ada diantaranya yang diam-diam memasang link popon atau jyudai, memasang link yang banyak dalam satu postingan, dan lain sebagainya.
  • Rawan deindeks. Dikarenakan ada dari member yang menyalahi aturan, maka PBN kita rawan terkena deindeks. Saat itu terjadi, maka moneysite kita pun akan terancam.
  • Nampak tak natural. Semakin banyak member yang bergabung, maka PBN kita mungkin akan diupdate lebih sering dari yang seharusnya. Ini bisa menjadi sinyal buat binatang peliharaan si mbah untuk segera menindaklanjuti keanehan tersebut.
  • Konten yang sembarangan. Sekalipun leader kita menetapkan aturan untuk memposting artikel berkualitas dan unik, tapi faktanya masih ada saja orang iseng yang menggunakan artikel copas dan tak layak dibaca manusia. Ini tentunya bisa mengurangi otoritas dari PBN itu sendiri.
  • Hasilnya sia-sia. Dikarenakan faktor-faktor di atas terjadi, maka hasil kerja keras dan uang yang dikeluarkan pun akan menjadi sia-sia. Namun, ilmu yang didapatkan bisa digunakan di kemudian hari.

Jadi, mending grup PBN atau membangun sendiri? Pilihan tentunya ada di tangan kamu. Jika misalnya kamu memiliki budget sedikit tetapi mampu menemukan member yang solid, maka grup PBN bisa menjadi jawabannya.

Mencari ilmu, pengalaman, dan mempelajari cara membangun PBN juga bisa dilakukan melalui grup. Dengan begitu kamu bisa membuat PBN sendirian dengan cara yang benar dan berkualitas baik.

Pada dasarnya, tidak ada hal yang terbaik, karena masing-masing membawa kekurangannya sendiri.

Jika grup PBN bisa mendatangkan banyak masalah, maka membangun PBN sendiri haruslah menginvestasikan waktu, tenaga, dan uang yang lebih besar.

Backlink PBN Masih Layak Digunakan

Secara logika maka cukup sederhana! Alasan kenapa Google melarang penggunaan PBN karena – tidak lain dan tidak bukan – adalah karena tekhnik ini bisa memberikan hasil yang begitu cepat dan efisien.

Jika tidak, Google tidak akan repot-repot membahasnya secara panjang lebar, bahkan dalam bentuk video segala.

Baca juga
Apa itu Website Personal

Segala sesuatu yang dilarang memang selalu menarik hati kita untuk melakukannya, begitu pun dengan PBN. Jadi, jika ada yang bertanya apakah PBN masih work? Jawabannya adalah YA!

Backlink PBN Masih Layak Digunakan

Makanya ini menjadi tantangan buat Google untuk mengatasi tekhnik semacam ini, dan sebagian besar website memang menggunakannya.

Terutama jika kita ingin bergelut di niche yang kompetitif

PBN biasanya digunakan sebagai senjata terakhir untuk melawan berbagai macam kompetitor yang promosinya gila-gilaan. Beberapa jenis niche yang kompetitif itu biasanya diawali dengan kata “jual”.

Bagaimana tidak, kata “jual” ini memang bisa membawa visitor tertarget yang memang sudah siap membeli produk kita. Fakta bahkan menyebutkan bahwa visitor yang mengetikkan kata “jual” ini memiliki kecenderungan untuk membeli, sehingga akan menambah tingkat konversi website secara nyata.

Jika tidak percaya, coba saja kamu cek salah satu website yang nongkrong di halaman satu, atau bahkan posisi satu di niche yang kompetitif. Silahkan cek sendiri backlink profile yang dimiliki dengan tool pribadi seperti ahref, maka sudah dipastikan bahwa kebanyakan backlink yang didapatkan pastinya berasal dari PBN.

Jadi, PBN memang dapat memberi kita tautan balik yang berkualitas baik untuk mendorong website kita berada di hasil pencarian pertama miliknya Google.

Bahkan saking kuatnya, jasa PBN backlink sendiri tidaklah murah. Rata-rata harus merogoh kocek jutaan hingga puluhan juta untuk mendapatkan antara 10 hingga 100 backlink. Itupun dengan satu website dan kata kunci saja.

Di saat yang bersamaan, Google pun merasa gerah dengan tekhnik PBN tersebut karena cenderung manipulatif dan tingkat kesuksesannya cenderung tinggi.

Tentunya boleh saja menggunakan PBN, apalagi jika ingin menghemat waktu

Tekhnik SEO lainnya cenderung memakan banyak waktu, yang minimal menghabiskan 6 bulan hingga tahunan.

Tetapi dengan PBN, semuanya bisa dilakukan dengan sangat cepat, sekalipun umur moneysite kita masih baru.

Bahkan jika kita ingin melakukan SEO selain PBN, maka cara dan kinerjanya jauh lebih merepotkan dan berbelit-belit. Misalnya ada outreach, tier link building, ego bait, dan tekhnik lainnya dengan istilah-istilah yang bikin kepala mumet.

Belum lagi tingkat keberhasilannya yang belum tentu setinggi PBN, karena kita harus bersaing dengan kompetitor lain yang mungkin saja menggunakan private blog network sebagai tekhnik SEO mereka. Alhasil, website kita akan kepayahan dalam melawan arus tersebut.

Jenis backlink lainnya pun cenderung lebih sulit untuk diindeks oleh Google. Ingat, backlink yang belum terindeks berarti secara otomatis tidak masuk ke dalam hitungan. Menggunakan jasa indexer juga bisa membuat kamu mengeluarkan biaya tambahan.

Berbeda dengan PBN, indexing tersebut sudah sangat mudah terjadi, bahkan dalam hitungan jam. Pasalnya, PBN menggunakan expired website yang sudah memiliki authority yang begitu baik, dan bahkan sebelumnya sudah memiliki banyak konten berkualitas.

Dengan begitu, Google akan senang hati langsung mengindeks artikel dan backlink kita secara cepat. Inilah yang disebut sebagai menghemat waktu.

Akhirnya, website pun akan cepat naik dan mendatangkan cuan

Segera setelah website naik ke atas, maka kamu harus mempersiapkan monetasi, sehingga tingkat konversi pun akan tinggi. Alhasil, cuan dan passive income pun akan terus berdatangan dengan sendirinya.

Dengan begitu, kita pun harus memiliki konten yang menarik agar website kita tetap aman berada di urutan pertama Google. Buat juga landing page agar visitor kita diarahkan ke call to action.

Selain itu, jika kamu membangun PBN sendirian, maka kamu pun bisa menjual backlink kepada orang lain sebagai pemasukan tambahan. Rata-rata dari satu backlink saja bisa dihargai antara $10-$50 per postingan.

Bayangkan jika kamu memiliki 100 PBN dan kamu jual per postingan dengan harga $10 saja, maka sudah bisa mendatangkan $1000 secara nyata. Apalagi jika PBN kamu merupakan blog bule.

Jadi memiliki PBN itu sebenarnya tidak akan membuat kita rugi. Masih ada cara menghasilkan cuan darinya – selain dari moneysite utama kita.

Intinya, tetap pertahankan situs PBN kita agar tetap memiliki authority terbaik dan kualitas yang oke. Dengan begitu bisa bernilai di mata orang-orang yang ingin menyematkan situs utama mereka tersebut.

Pekerjaan yang dilakukan secara serius bisa mendatangkan hasil yang sepadan. Investasi terbaik dari memiliki PBN adalah dengan memastikannya tetap berjalan secara normal dan diperlakukan layaknya website utama.

Semakin banyak PBN yang kamu miliki memang bisa membebani pengeluaran kamu, akan tetapi di saat yang bersamaan bisa menjadi aset yang berharga jika kamu tahu cara memanfaatkannya.

5/5 (2 Reviews)