SEON One Stop Solution

Sumedang, ID

}

Mon - Sat 9.00 - 18.00

Sunday CLOSED

Customer Enquiry

0822-1914-1914

SEON One Stop Solution

Sumedang, ID.

}

Mon - Sat 8.00 - 18.00

Sunday CLOSED

Customer Enquiry

0822-1914-1914

Apa Itu Keyword Jenis Keyword dan Cara Riset Keyword Yang Benar

Search Button SEON PORTAL BISNIS One Stop Solution Bisnis Online Indonesia Transparent

Apa Itu Keyword dan Cara Riset Keyword Yang Benar !

Keyword atau Kata Kunci menurut pengertiannya adalah kata atau kumpulan beberapa yang digunakan oleh pengguna internet untuk mencari informasi yang diinginkan. Sebutan kata kunci menurut SEM berarti sebuah kata atau frasa yang digunakan untuk menemukan halaman web yang sesuai dan berguna. Kata kunci pada blog terbagi menjadi dua yaitu kata kunci pendek dan kata kunci panjang. Kata kunci pendek adalah kata kunci yang hanya terdiri dari maksimal dua suku kata sedangkan kata kunci panjang adalah kata kunci yang lebih dari dua suku kata. Kata kunci pendek biasanya memiliki persaingan yang sangat ketat di mesin pencari sedangkan kata kunci panjang relatif lebih kurang persaingannya sehingga banyak digunakan oleh para blogger pemula. Untuk menentukan kata kunci pada blog yang akan kita buat sebaiknya kita melakukan riset kata kunci.

Riset Keyword merupakan teknik SEO website untuk menargetkan kata kunci (keyword) yang nantinya akan digunakan dalam sebuah postingan blog ataupun situs. Jelas bahwa situs tanpa cara riset keyword ibarat memasak suatu jenis makanan tanpa mengetahui resep dasarnya. Jadi penting sekali mengenal berbagai macam keyword dan melakukan riset untuk keyword atau kata kunci yang banyak dicari oleh pengguna internet, sehingga bidikan keyword tersebut tidak akan sia-sia. Pertanyaanya sekarang, kenapa harus melakukan cara riset keyword dulu dan bagaimana cara riset keyword yang benar ? Kegiatan ini merupakan tahapan paling awal saat membangun situs dan ketika riset kata kunci sudah dilakukan secara tepat maka langkah untuk mengoptimasi postingan lewat teknik SEO Onpage dan SEO Offpage akan semakin mudah bahkan mampu bersaing di posisi pertama search engine.

Dalam melakukan riset keyword kita juga harus memperhatikan tingkat persaingan mulai dari high, middle dan low competition. Memilih tingkat persaingan terendah (low competition) tentu lebih gampang mengoptimasinya dibanding menargetkan kata kunci high atau middle competition. Disisi lain, ternyata ada teknik sendiri dalam cara riset keyword yakni memanfaatkan tools-tools yang bertebaran luas di dunia maya baik bersifat premium (berbayar) maupun free alias gratis. Maka tidak ada kata “malas” bagi para blogger maupun siter untuk tidak melakukan riset kata kunci karena semuanya juga demi menempati rangking 1 sekaligus mendapatkan trafik sebanyak-banyaknya.

Jenis Keyword dalam SEO website !

Jika sudah memahami penjelasan diatas, saatnya mengenal jenis-jenis keyword. Setidaknya ada sekitar 4 jenis keyword dalam dunia SEO website, meski masih ada beberapa jenis lainnya.

1. Short tail keyword

Adalah kata kunci yang menargetkan pencarian dengan hanya satu sampai dua kata saja. Jenis ini bisa dibilang memiliki tingkat persaingan high competition sehingga butuh keahlian khusus (expert) agar bisa menempati urutan pertama, kedua atau ketiga di pencarian search engine. Seperti misalnya teknologi, kesehatan, smartphone terbaru dan sebagainya.

2. Long tail keyword

Artinya kata kunci panjang dan bisa terdiri dari 3 kata bahkan lebih. Disebut juga kata kunci turunan dari short tail keyword. Jika kita ingin menargetkan sebuah keyword yang power full, maka akan sangat direkomendasikan untuk memiliih long tail ini karena tingkat persaingannya rendah dan cenderung lebih mudah dalam menguasai rangking pertama di SERP. Walau demikian, memang agak sulit menemukan keyword long tail potensial disisi lain hasil akhir trafik biasanya tidak sebanyak bidikan melalui short tail keyword . Contohnya, teknologi canggih 2016daftar smartphone terbaru dan terbaikteknik belajar cepat dengan corel draw, tips memasak ala chef juna dan masih banyak lagi.

3. Keyword musiman

Mungkin keyword ketiga ini tak terdengar asing dan umumnya digunakan oleh situs situs tertentu. Tak jarang pula situs besar juga menerapkan keyword musiman. Pasti sudah pada tahu bahwa kata kunci musiman hanya tenar atau sering dicari saat memasuki moment khusus misalnya ketika pertandingan liga champion, ketika idul fitri, ketika idul adha dan sejenisnya. Adapun contohnya seperti hasil pertandingan barcelona vs sporting gijonjenis baju muslim di hari raya idul fitriharga hewan kurban tahun 2016 dan lain-lain.

4. Keyword abadi

Keyword abadi tentunya kebalikan dari keyword musiman. Dalam artian, para pengguna internet pasti dan selalu mencari keyword tersebut  karena sudah menjadi kebutuhan. Misalnya cara mengatasi sakit kepalacara belajar secara efektif, tips tidur yang nyaman. Diantara ketiga keyword itu, terdapat kata kunci abadi dimana orang- orang pasti mengalaminya sehingga memerlukan berbagai macam solusi.

Manfaat Riset Keyword !

Apa manfaat melakukan riset keyword ? pertanyaan ini sering kali di lontarkan oleh pembisnis online pemula yang biasanya disaat baru membuat blog terkesan asal asalan tanpa ada perhitungan dan pertimbangan matang. Kalaupun ada pertimbangan, satu-satunya yang menjadi pertimbangan adalah pertanyaan “Keyword Apakah Yang Saat Ini Banyak Dicari?” atau bisa di artikan dengan mengandalkan perkiraan saja. Berikut beberapa manfaat riset keyword.

1. Membantu untuk riset pasar

Kegiatan riset keyword dapat mempermudah kita untuk melihat pasar secara luas. Dengan begitu hasilnya bisa dipilah-pilah mana yang sekiranya memiliki persaingan low competition dan cocok dijadikan targeted keyword. Bandingkan saat membuat konten tanpa riset kata kunci, diyakini hasilnya akan jauh berbeda bahkan terlihat kurang efektif dimana dampaknya tentu saja tidak mampu memperoleh trafik sesuai ekspetasi.

2. Memudahkan situs ditemukan oleh mesin pencari

Ketika suatu keyword atau kata kunci bidikan banyak dicari pengunjung internet, maka ini merupakan peluang besar untuk membidik keyword tersebut sehingga mesin pencari seperti google, yahoo atau bing akan dengan mudah menemukan situs unggulan yang memiliki dukungan penuh dari segi SEO onpage maupun SEO offpage.

3. Mengetahui kondisi persaingan keyword

Persaingan keyword di posisi teratas search engine bisa dengan mudah diketahui lewat riset keyword. Jadi kita dapat memutuskan apakah perlu menembak keyword yang dimaksud atau mencari keyword turunan lainnya agar nantinya tidak salah langkah memilih keyword high competition dimana teknik optimasinya pasti sangat sulit sekali.

4. Memenangi kompetisi di posisi SERP

Website yang melalukan riset keyword lebih berpotensi memenangi persaingan SERP. Alasanya tentu berdasar atas penemuan kata kunci low competition namun masih dalam lingkup pencarian terbanyak sehingga bisa langsung menargetkan keyword tersebut beserta turunanya (long tail keyword). Diiringi optimasi sederhana seperti pembuatan konten berkualitas serta penyebaran link tautan yang relevan cukup untuk membawanya bersaing di rangking tertinggi search engine.

5. Mempermudah dalam pembuatan materi (konten)

Melakukan riset keyword akan mempermudah kita dalam pembuatan materi atau isi postingan. Disamping itu, hasilnya juga jauh lebih baik ketimbang tanpa riset keyword sama sekali. Ingat! bahwa riset keywod seringkali menjadi tujuan utama ketika ingin menentukan topik atau niche suatu situs.

 

Baca juga  Pengertian dan Cara Optimasi SEO On Page Terbaru 2017

Tools Untuk Cara Riset Keyword !

1. Google keyword planner

Aplikasi google keyword planner adalah aplikasi bawaan dari google yang mampu menyediakan statistis kata kunci mulai dari besarnya pencarian, perkiraaan CPC (cost per klik) maupun keyword turunan. Menurut informasi dari pihak google, Google Keyword Planner dapat mengarahkan kata kunci dasar namun tidak selalu memberi hasil yang tepat karena pemilihan keywordnya sangat luas sekali.

2. Ubersuggest

Termasuk aplikasi pilihan oleh para blogger. Selain mudah dalam menggunakanya, hasil pencarian kata kunci lewat ubersuggest  menawarkan puluhan sampai ratusan hasil kata kunci short tail maupun long tail sehingga akan terasa gampang menemukan jenis keyword yang cocok dan pas.

3. Keyword tool

Bentuknya hampir mirip dengan ubersuggest mengingat konsepnya diambil dari google autocomplete. Tool ini nampaknya lebih sedikit unggul karena bisa menghasilkan ratusan sampai ribuan kata kunci beserta frasa-frasanya. Jadi pas sekali bila kita ingin mencari kata kunci panjang (long tail keyword).

4. Wordstream free keyword tool

Tools ini menyediakan 2 versi yaitu free dan berbayar. Untuk fitur free, meski agak terbatas tapi masih mampu memberikan kata kunci short maupung long tail keyword sekaligus keyword relevan satu sama lain. Tapi masih disayangkan beberapa metric seperti search competition dan search volume kurang akurat kecuali jika mendaftar melalui sistem berbayar.

5. Keyword eye (basic)

Termasuk aplikasi kata kunci visual yang artinya menampakkan ukuran dan warna pada masing- masing hasil keyword yang dimaksudkan mewakili besarnya pencarian maupun kompetesi secara luas. Dalam versi free, pengguna bisa mendapatkan sekitar 20-100 kata kunci perhari bersamaan 25 database keyword dari google.

Yang jelas, keseluruhan materi berikut tidak hanya diketahui dan dipahami saja. Butuh eksperimen setiap penggunaan tools-tools cara riset keyword agar bisa melihat hasilnya langsung. Lebih dari itu, sesudah memperoleh kata kunci tertarget segeralah membuat materinya (isi postingan) tetapi jangan sampai lupa menambahkan porsi SEO onpage maupun SEO Offpage nya. Jika belum jelas mengenai kedua hal itu, cobalah cari tulisan sebelumnya yang membahas tentang SEO secara detail. Selamat mencobanya.

Baca juga  Tips Cara Ampuh dan Cepat Mengatasi Google Sandbox 2017
😡
☹️
😐
☺️
😍